<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699</id><updated>2012-01-14T10:37:10.262+07:00</updated><category term='wisata batangtoru'/><category term='berita'/><category term='pendidikan'/><category term='tokoh'/><category term='listrik'/><category term='berita kiriman'/><category term='Batangtoru'/><category term='Galeri foto'/><category term='arung jeram'/><category term='sungai batangtoru'/><category term='Artikel'/><category term='nasional'/><category term='film'/><category term='pilkada'/><category term='tambang emas'/><category term='Panorama Batangtoru'/><category term='Notice'/><category term='Hutan batangtoru'/><title type='text'>BATANGTORU HARI INI</title><subtitle type='html'>Blog Ini Sengaja Kami Buat Untuk Warga Batangtoru Di Perantauan &amp;amp; Kampung Halaman Yang Membutuhkan Informasi Seputar Batangtoru,terupdate setiap hari.
Kritik &amp;amp; Saran : ariefin(dot)sibuea(at)gmail(dot)com</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>47</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-8136851036691873463</id><published>2011-10-03T15:40:00.000+07:00</published><updated>2011-10-03T15:40:07.062+07:00</updated><title type='text'>Stevi Thomas, Manager Agincourt Resources Ditetapkan Sebagai Tersangka</title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;PADANGSIDEMPUAN (EKSPOSnews): Karena menghalangi wartawan yang melaksanakan tugas peliputan, Stevi Thomas Manager PT Agincourt Resources di Desa Aek Pining, Kecamatan Batangtoru Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Selasa 27 September 2011 resmi ditetapkan pihak Polres Tapsel sebagai tersangka.Kapolres Tapsel AKBP Subandriya melalui Kasat Reskrim AKP Lukmin Siregar kepada wartawan melalui telepon mengatakan, pihaknya sudah menetapkan Stevi Thomas sebagai tersangka setelah yang bersangkutan diperiksa terkait pengusiran yang dilakukan tersangka terhadap wartawan. ''Nanti kami kirim pemberitahuan perkembangan hasil sidik kepada korban,'' kata Lukmin.Stevi Thomas diperiksa Polres Tapsel, Jumat (23/9) lalu terkait ulahnya yang mengusir wartawan Harian Waspada, Ahmad Cerem Meha, yang juga anggota PWI Cabang Sumatera Utara. Pengusiran dilakukan secara tidak manusiawi ketika pertemuan antara PT.AR, Tim Fasilitasi Pemkab Tapsel dengan masyarakat sekitar pertambangan yang tergabung dalam FK-ALAM (Forum Komunikasi Adat Luat Marancar).Kasat Reskrim menerangkan, Polres Tapsel akan menindaklanjuti proses hukum yang menimpa korban setelah Manager PT.AR itu dilaporkan atas pengusiran terhadap dirinya belum lama ini ketika pertemuan dengan masyarakat Kecamatan Marancar, Batangtoru sekitarnya terkait aktivitas perusahaan yang ditengarai mencaplok tanah ulayat. ''Kita akan proses dan tindaklanjuti sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku,'' imbuh Kasat Reskrim.Sebelumnya, ahli dari Dewan Pers, HA Ronny Simon, Rabu (14/9) telah dimintai keterangannya sebagai saksi ahli oleh pihak penyidik Polres Tapsel terkait Undang-Undang (UU) Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.''Manager PT.AR Batangtoru, Stevi Thomas telah melanggar UU Pers karena tindakannya termasuk menghalang-halangi tugas seorang wartawan untuk mencari, memperoleh dan menyebarluaskan gagasan dan informasi. Dalam hal tersebut Stevi Thomas dapat dipidana dengan Pasal 18 Ayat (1) UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dengan ancaman 2 tahun penjara atau denda Rp 500 juta,” tegas Ronny Simon.Harusnya, lanjut Simon, seorang manager apalagi membidangi publik relation Stevi Thomas tidak semestinya melakukan pengusiran terhadap wartawan terlebih di depan umum. ”Semestinya Stevi Thomas mempersilahkan wartawan tersebut keluar ruangan dengan bahasa yang sopan bila rapat tersebut memang ada hal-hal yang dirahasiakan, bukan malah mengusir dengan suara lantang,” ujarnya. (rel)Sources : &lt;a href="http://eksposnews.com/view/6/26841/Stevi-Thomas--Manager-Agincourt--Resources-Ditetapkan-Sebagai-Tersangka-.html"&gt;Ekspos News&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-8136851036691873463?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/8136851036691873463/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2011/10/stevi-thomas-manager-agincourt.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/8136851036691873463'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/8136851036691873463'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2011/10/stevi-thomas-manager-agincourt.html' title='Stevi Thomas, Manager Agincourt Resources Ditetapkan Sebagai Tersangka'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-3749883647991393168</id><published>2011-09-27T15:26:00.000+07:00</published><updated>2011-09-27T15:26:31.082+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Notice'/><title type='text'>Undangan Halal Bi Halal 1432 H IKKBM Jabodetabek</title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Bagi anggota atau simpatisan IKKBM se Jabodetabek Gambar berikut ini sudah merupakan undangan resmi dari panitia,demikian informasi yang kami terima dari panitia melalui email..terimakasih&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-86DhFAcQ7rg/ToGICSxfSsI/AAAAAAAAANM/EjJx22cSKZc/s1600/Note2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="226" width="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-86DhFAcQ7rg/ToGICSxfSsI/AAAAAAAAANM/EjJx22cSKZc/s320/Note2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Silakan di klik atau di save..&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-3749883647991393168?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/3749883647991393168/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2011/09/undangan-halal-bi-halal-1432-h-ikkbm.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/3749883647991393168'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/3749883647991393168'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2011/09/undangan-halal-bi-halal-1432-h-ikkbm.html' title='Undangan Halal Bi Halal 1432 H IKKBM Jabodetabek'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-86DhFAcQ7rg/ToGICSxfSsI/AAAAAAAAANM/EjJx22cSKZc/s72-c/Note2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-1313324702631237409</id><published>2011-08-01T20:59:00.005+07:00</published><updated>2011-08-01T21:06:31.119+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Batangtoru'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><title type='text'>Rombongan NNB Diamuk Massa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://a4.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/198648_211509005568284_134245133294672_579816_2175231_n.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 500px; height: 468px;" src="http://a4.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/198648_211509005568284_134245133294672_579816_2175231_n.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Oleh:W.trinanda&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuntut Pelaku Ditangkap, Warga Sisipa Blokir Jalan&lt;br /&gt;Warga Desa Siloung, Sialang, dan Parindoan atau Sisipa, Kecamatan Batang Toru, Tapsel, memblokir jalan dengan mendirikan tenda dan menanam pohon karet, Minggu (31/7) pagi. Aksi ini menyebabkan kemacetan sekitar 3 kilometer selama 6 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BLOKIR JALAN: Warga Desa Sisipa memblokir jalan Minggu (31/7) pagi. Mereka mendirikan tenda dan meletakkan batang-batang pohon di tengah jalan.&lt;br /&gt;Menurut Kades Sisipa Ikhlas Rambe, pemblokiran jalan tersebut merupakan buntut dari aksi pengeroyokan yang dilakukan sekitar 50 pemuda Desa Hutaraja, Kecamatan Muara Batang Toru, Minggu (24/7) lalu. Massa mengeroyok rombongan Naposo Nauli Bulung (NNB) Sisipa yang pulang berlibur dari Pantai Barat Muara Upu.&lt;br /&gt;Diceritakan kades, rombongan NNB Sisipa pergi dengan menggunakan tiga angkot. Salah satu angkot terkena amuk warga Desa Hutaraja. Dan, angkot yang dimassa itu bernomor polisi BB 1124 HC dengan sopir Indra Syahwani Rambe (28). Di dalam angkot, ada sekitar 20 NNB Sisipa, dan 15 di antaranya wanita.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya, kata kades, rombongan NNB bermain bola di pantai. Lalu, tanpa sengaja salah seorang warga Desa Hutaraja terkena bola. Selanjutnya, rombongan NNB meminta maaf.&lt;br /&gt;Sekitar pukul 19.30 WIB, rombongan hendak pulang ke Sisipa, tiba-tiba saja rombongan terakhir yang menaiki angkot BB 1124 dicegat beberapa orang yang tidak mereka kenal. Selanjutnya, tanpa ada ucapan apa pun bersama dengan puluhan massa lainnya, langsung melakukan aksi kekerasan dengan menghancurkan mobil dan memukuli penumpang yang ada di dalam menggunakan kayu dan botol. Akibat aksi ini, angkot hancur dan penumpang di dalamnya mengalami luka-luka serius.&lt;br /&gt;Kades menambahkan, beberapa penumpang yang mengalami luka adalah Indra Syahwani Rambe (sopir), Rita Siregar (18), Dodi (18), Mita (20), Mujur Siregar (22), Asda (17), Tilom (17), Lasmi (17), Iman Rambe (17), Saddam (17) dan lainnya.&lt;br /&gt;Setelah diamuk massa, rombongan ini melanjutkan perjalanan pulang. Lalu, melaporkan kejadian tersebut kepada warga Desa Sisipa. Lantas, oleh warga kejadian ini dilaporkan ke Polsek Batang Toru. Dan, para korban dirawat di klinik Ryiski Batang Toru.&lt;br /&gt;Namun, sambung kaeds, seminggu setelah dilaporkan tidak ada tanda-tanda pelaku pengeroyokan akan diproses oleh Polsek Batang Toru. Selanjutnya, perwakilan Desa Sisipa diutus ke Desa Hutaraja untuk membicarakan masalah tersebut, tetapi tidak mendapatkan respon dari pihak Desa Hutaraja.&lt;br /&gt;Akhirnya, karena tidak ada respon dari warga dan polisi, masyarakat Sisipa memutuskan memblokir jalan agar persoalan mereka ditanggapi. “Itu lah alasan mengapa kita sampai melakukan aksi blokir jalan. Harapan kita persoalan yang sedang kami hadapi ditanggapi oleh pemerintah. Dan, pihak kepolisian segera menangkap pelaku kekerasan, lalu diproses secara hukum dan kerugian yang kami alami diganti,” tegas kades.&lt;br /&gt;Setelah dilakukan mediasi antara Polres Tapsel yang dipimpin Kompol Zainuddin P dengan tokoh masyarakat Desa Sisipa dan Camat Batang Toru A Raja Nasution, disepakati dalam surat perjanjian persoalan ini akan diserahkan kepada muspida plus. Akhirnya, masyarakat membuka blokir jalan sekitar pukul 14.00 WIB.&lt;br /&gt;Wakapolres Tapsel Kompol Zainuddin didampingi Kabag Ops Kompol J Siregar mengatakan, pihaknya sudah mengetahui identitas para pelaku kekerasan. Jumlahnya lebih dari satu orang. Namun, sejauh ini pihaknya masih mengumpulkan bukti-bukti kuat untuk bisa menyeret para pelaku ke ranah hukum. “Secepatnya para pelaku akan kita tangkap,” tegas keduanya.&lt;br /&gt;Sementara itu, soal permintaan ganti rugi yang diajukan warga Desa Sisipa, pihaknya akan membantu kecamatan untuk melakukan mediasi antara warga Sisipa dengan Hutaraja. “Kita berada di jalur hukumnya. Soal ganti rugi jadi ranah pemerintah. Namun, kita akan bantu mediasi,” sebut keduanya.&lt;br /&gt;Camat Batang Toru A Raja Nasution menegaskan, pihaknya akan berupaya melakukan mediasi dengan Camat Muara Batang Toru agar persoalan ini segera selesai. (sdrn.phn)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-1313324702631237409?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/1313324702631237409/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2011/08/rombongan-nnb-diamuk-massa.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/1313324702631237409'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/1313324702631237409'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2011/08/rombongan-nnb-diamuk-massa.html' title='Rombongan NNB Diamuk Massa'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-5471888346159644131</id><published>2011-06-28T02:27:00.000+07:00</published><updated>2011-06-28T02:29:46.328+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nasional'/><title type='text'>Seluruh Korban Kecelakaan Bus ALS Berhasil Dievakuasi</title><content type='html'>Jakarta - Evakuasi para korban kecelakaan bus PT Antar Lintas Sumatera (ALS) di Aek Latong, Sumatera Utara (Sumut) dinyatakan selesai seiring dengan ditemukannya korban terakhir, Senin (27/6/2011) malam. Jumlah korban yang tewas akibat kecelakaan itu seluruhnya sebanyak 19 orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Korban terakhir ditemukan bersamaan dengan berhasilnya diangkat bus naas tersebut dari telaga. Jenazah Siti Rahayu (30), warga Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, ditemukan setelah terhimpit sejak kecelakaan terjadi, Minggu (26/6/2011) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Proses evakuasi bus dari dalam telaga berhasil dilakukan setelah tim evakuasi dibantu puluhan warga setempat mengerahkan dua alat berat ke lokasi kejadian Senin sore. Operator alat berat sempat mengalami kesulitan mengangkat bus dari dalam telaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Evakuasi bus yang disaksikan Plt Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho tersebut, menandai berakhir pula masa evakuasi korban. Polisi menyatakan dengan ditemukannya korban terakhir, maka sudah seluruh korban tewas berhasil dievakuasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Proses evakuasi korban sudah berakhir," kata Kepala Kepolisian Resor (Polres) Tapanuli Selatan, AKBP Subandriya kepada wartawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bus ALS BK 7088 DL yang berangkat dari Medan menuju Bengkulu, tak kuat menanjak ketika melintas di lokasi kejadian di Desa Aek Latong, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, sekitar 312 kilometer dari Medan, ibukota Sumatera Utara (Sumut). Sebagian besar penumpang yang menjadi korban dalam kecelakaan ini merupakan perempuan dan anak-anak. Sedangkan supir dan kernet bus melarikan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(rul/her)&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.detiknews.com/read/2011/06/28/020007/1670046/10/seluruh-korban-kecelakaan-bus-als-berhasil-dievakuasi"&gt;detiknews.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-5471888346159644131?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/5471888346159644131/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2011/06/seluruh-korban-kecelakaan-bus-als.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/5471888346159644131'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/5471888346159644131'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2011/06/seluruh-korban-kecelakaan-bus-als.html' title='Seluruh Korban Kecelakaan Bus ALS Berhasil Dievakuasi'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-8952154073980682069</id><published>2011-06-28T01:29:00.001+07:00</published><updated>2011-06-28T01:29:36.152+07:00</updated><title type='text'>Update, Korban Tewas Bus ALS Berjumlah 16 Orang</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Berikut nama korban tewas yang berhasil ditemukan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Siti Rahayu (30)&lt;br /&gt;2. Desi Trifiona (4)&lt;br /&gt;3. Poppy Mustika  (4)&lt;br /&gt;4. Maulida Asmar  (30)&lt;br /&gt;5. Putri Balkis (15)&lt;br /&gt;6. Eka Santi (31)&lt;br /&gt;7. Adinda Pratiwi (5)&lt;br /&gt;8. Refki Anugrah (2)&lt;br /&gt;9. Dahniar (56)&lt;br /&gt;10. Asifa Ahzahra (7)&lt;br /&gt;11. Desi Indriani (30)&lt;br /&gt;12. Yuni Sipiani (3)&lt;br /&gt;13. Dimas (3)&lt;br /&gt;14  Dedi berdasarkan data pada tiket penumpang&lt;br /&gt;15. Rendi (5) tahun&lt;br /&gt;16. Belum diketahui identitasnya&lt;br /&gt;Jumlah korban kemungkinan akan bertambah karena masih ada keluarga mereka yang belum ditemukan hingga malam in&lt;br /&gt;(Senin, 27 Juni 2011 00:46 wib).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftar korban yang belum ditemukan:&lt;br /&gt;1. Siti Rahayu (30)&lt;br /&gt;2. Popi Mustika (12)&lt;br /&gt;3. Adinda Pratiwi (5)&lt;br /&gt;4. Rifki Anugrah (2)&lt;br /&gt;(Lukman Hakim/Koran SI/ugo)&lt;br /&gt;http://news.okezone.com/read/2011/06/27/340/472899/update-korban-tewas-bus-als-berjumlah-16-orang&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-8952154073980682069?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/8952154073980682069/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2011/06/update-korban-tewas-bus-als-berjumlah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/8952154073980682069'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/8952154073980682069'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2011/06/update-korban-tewas-bus-als-berjumlah.html' title='Update, Korban Tewas Bus ALS Berjumlah 16 Orang'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-4526852935152393801</id><published>2011-06-28T01:16:00.002+07:00</published><updated>2011-06-28T01:20:09.479+07:00</updated><title type='text'>10 Jenazah Korban Kecelakaan Bus Dibawa ke Medan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.mediaindonesia.com/spaw/uploads/images/article/image/20110627_024742_2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 465px; height: 310px;" src="http://www.mediaindonesia.com/spaw/uploads/images/article/image/20110627_024742_2.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;MEDAN--MICOM: 10 jenazah korban kecelakaan Bus ALS di Desa Aek Latong, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, tiba di Stasiun PT ALS, Jalan Sisingamangaraja, Km 7, Medan, Sumatra Utara (Sumut), Senin (27/6).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke-10 jenazah tersebut yaitu, Dahniar 56 dan Assyiffa Azzahra, 7, warga Jalan Bhayangkara. Kemudian, Desi Indriani 30, Yuni Asti 9, Dimas, 3, dan Rizki, 2 warga Jalan Pasar III Tembung. Lalu, Usni Amelia, 9, Kumalasari 11 dan Rohana 46, warga Jalan Krakatau dan Risna Wati 58 warga Perum Akroria Blok VI, Tembung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;isak tangis keluarga pecah begitu lima mobil jenazah yang membawa korban tiba pada pukul 11.30 WIB. Satu persatu keluarga melihat jenazahn untuk memastikan korban merupakan keluarga mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah bisa dipastikan dan didata, kelima mobil jenazah kemudian mengantarkan jenazah korban ke rumah duka masing-masing untuk proses pemakaman selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manajemen PT ALS mengatakan bus jurusan Medan-Bengkulu itu layak jalan dan memenuhi standar untuk dioperasionalkan. Mereka membiayai semua angkutan yang membawa korban dari Sipirok menuju rumah masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Biaya mobil pengangkut kita yang tanggung dan memberikan santunan belasungkawa ala kadarnya," ujar Alwi Matondang, Humas PT ALS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, korban juga akan mendapatkan biaya santunan dari Jasa Raharja, yang nantinya akan diberikan langsung oleh pihak jasa raharja. (YN/wt/X-12)&lt;br /&gt;sumber:&lt;a href="http://www.mediaindonesia.com/read/2011/06/27/237679/126/101/10-Jenazah-Korban-Kecelakaan-Bus-Dibawa-ke-Medan"&gt;mediaindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-4526852935152393801?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/4526852935152393801/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2011/06/10-jenazah-korban-kecelakaan-bus-dibawa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/4526852935152393801'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/4526852935152393801'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2011/06/10-jenazah-korban-kecelakaan-bus-dibawa.html' title='10 Jenazah Korban Kecelakaan Bus Dibawa ke Medan'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-6540183896139518851</id><published>2011-04-23T17:17:00.000+07:00</published><updated>2011-04-23T17:19:40.413+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Batangtoru'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tambang emas'/><title type='text'>Desember 2011, Tambang Emas BT. Toru Berproduksi</title><content type='html'>P. Sidimpuan, (Analisa)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direncanakan akhir tahun 2011 atau tepatnya bulan Desember, tambang emas di Kecamatan Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan mulai berproduksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian Permitting &amp; Government Relation Manager G-Rosurces Martabe, Linda Siahaan kepada Analisa disela-sela kunjungan Bupati H. Syahrul M Pasaribu bersama sejumlah anggota komisi D DPRD SU di tambang mas Bt Toru Kecamatan Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan, Rabu (20/4) sore.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan, saat ini perusahaan pertambangan emas yang telah berganti kepemilikan dari Aginrcourt, Australia ke G. Resources, Hongkong ,sudah memasuki tahap konstruksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Direncanakan tahapan konstruksi berlangsung 5 hingga 9 bulan kedepan, sehingga akhir desember tambang emas ini sudah bisa memasuki tahapan produksi seiring semua infrastruktur penunjang perusahaan selesai, "katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan, sebelumnya Agricourt sempat menghentikan kegiatan eksplorasi dan eksploitasi tambang emas di Batang Toru, Sumut karena perusahaan pertambangan asal Australia itu mengalami dampak akibat krisis keuangan global.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;"Sejak Februari 2009, perusahaan itu sempat merumahkan karyawan harian dan kontrak selama setahun lebih, sebelum lokasi pertambangan emas itu dilepas kepemilikannya kepada G. Resources, Hongkong. Itulah sebenarnya salah satu alasan kenapa hingga saat ini tambang ini belum berproduksi," ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disinggung mengenai kandungan mineral yang bernilai ekonomis tinggi pada proyek Martabe tersebut, Linda mengatakan, sumber daya emas di tambang Martabe sekitar 6,5 juta ons dan perak 66,4 juta ons.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun yang sudah dipastikan, cadangan emasnya sekitar 2,7 juta ons dan perak 32,8 juta ons," terangnya sembari menyebut, wilayah eksplorasi kontrak karya G-Resources seluas 163.927 hektare, membentang di wilayah Kabupaten Tapsel, Taput, Tapteng,Madina dan Kota P. Sidimpuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut Linda mengatakan, kendala dan kesulitan yang dihadapi G-Resources saat ini adalah, teknis lahan berupa pergeseran lokasi pembangunan pabrik, dan hujan terus menerus yang mengakibatkan pekerjaan lapangan harus dihentikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait ganti rugi lahan dan invetasi yang ditargetkan G-Resources di proyek Martabe ini Linda mengatakan, lahan warga yang sudah diganti rugi sekitar 1.000 Ha dan untuk sementara tidak ada lagi ganti rugi. Sedangkan investasi yang ditanamkan untuk proyek ini sekitar US$440 juta atau sekitar Rp 3,5 Triliun lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terpisah, Bupati Tapsel H. Syahrul M Pasaribu mengungkapkan harapan agar proses konstruksi dapat selesai sesuai jadwal yang ditentukan, sehingga tahapan produksi dapat segera dilakukan. (hih/sah)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;sources: &lt;a href="http://www.analisadaily.com/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=93184:desember-2011-tambang-emas-bt-toru-berproduksi&amp;catid=51:umum&amp;Itemid=31"&gt;Analisa&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-6540183896139518851?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/6540183896139518851/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2011/04/desember-2011-tambang-emas-bt-toru.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/6540183896139518851'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/6540183896139518851'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2011/04/desember-2011-tambang-emas-bt-toru.html' title='Desember 2011, Tambang Emas BT. Toru Berproduksi'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-7181706788489629007</id><published>2011-01-25T23:27:00.002+07:00</published><updated>2011-01-25T23:45:48.580+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Panorama Batangtoru'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wisata batangtoru'/><title type='text'>Suguhan Menakjubkan dari Danau Siasis</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/TT79-vkvn_I/AAAAAAAAAM0/MsIeMpg1GVs/s1600/danau%2Bsiais.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/TT79-vkvn_I/AAAAAAAAAM0/MsIeMpg1GVs/s320/danau%2Bsiais.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5566165443840810994" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bertualang di Desa Rianiate rasanya belum lengkap jika tidak mengunjungi Danau Siasis. Apabila pengunjung menyusuri Sungai Rianiate sejauh satu kilometer ke arah hilir, perjalanan akan berakhir di Danau Siasis yang sangat indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Danau Siasis merupakan danau terluas kedua di Sumatra Utara setelah Danau Toba. Puluhan sungai besar dan kecil dari gugusan pegunungan di sekeliling danau berkontribusi memberikan pasokan air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aek Batang Toru menjadi penyumbang terbesar air bagi danau itu. Meski memiliki pemandangan alam yang demikian indah, sayangnya, Danau Siasis belum dimanfaatkan sebagai tempat tujuan wisata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih ironis, para mafi a kayu telah mencederai hutan-hutan di sekelilingnya. Selain menyajikan pemandangan yang menakjubkan, sebagai danau alam, Siais memberikan manfaat ekonomi yang besar bagi masyarakat di sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga kerap kali menangkap ikan yang hidup di dalam danau untuk memenuhi kebutuhan akan laukpauk. Danau juga dimanfaatkan sebagai jalur transportasi air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menggunakan sampan, masyarakat setempat dapat menyeberangi danau untuk mencapai wilayah lainnya. Warga Desa Rianiate memang terkenal sebagai orang-orang yang terampil membuat sampan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, saat ini, penduduk Rianiate berhasil membuat perahu yang lebih besar untuk digunakan sebagai moda transportasi air. Perahu dengan kapasitas 20 penumpang itu berukuran panjang 15 meter dan lebar 1 meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai penggeraknya, perahu menggunakan mesin kompeng berbahan bakar solar. Tidak kurang dari tujuh unit perahu kompeng melayani rute Rianiate - Batang Toru dan Batang Toru – Rianiate setiap harinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sungai Rianiate yang sempit, perahu motor pelan-pelan akan menghilir ke danau, lalu keluar melalui mulut Sungai Batang Toru. Setelah meninggalkan panorama Siais yang indah dan tenang, perahu kompeng selanjutnya bergerak ke hulu menentang arus Batang Toru yang cukup deras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke Batang Toru sekitar tiga jam dengan jarak tempuh kira-kira 60 kilometer. Selama menyusuri sungai, panorama indah terbentang di depan mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa jenis satwa liar, seperti elang, biawak, dan kera, menjadi daya tarik tersendiri yang bisa dinikmati di sepanjang pinggiran sungai. Sesekali, rumah-rumah penduduk yang lebih tepat disebut gubuk pun teramati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Para penghuninya ialah anak-anak kandung pedalaman yang hidup dengan sangat sederhana. Sungai Batang Toru merupakan salah satu sungai terbesar di Tapanuli Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bagian hilir, arusnya berakhir ke laut di pesisir barat setelah lebih dulu membagi airnya sebagian ke Danau Siais. Sedangkan di hulu, Batang Toru melintasi Tarutung, Tapanuli Utara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat sana mengenalnya dengan nama Aek Sarulla. Saking populernya, sungai itu menginspirasi lahirnya lagu Batak yang juga cukup dikenal. Coba simak petikan lagu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aek sarulla, tu dia ho laho. Na ginjang ma nian jalan mi.… (Sungai Sarulla, ke mana kau pergi. Panjang nian jalanmu….)” Lagu itu sering kali diajarkan kepada anak-anak SD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain karena besar dan panjangnya, belakangan, Batang Toru alias Sarulla mulai disebut-sebut memiliki jeram yang sangat menantang. Jeram itu dapat ditemui mulai dari Desa Sipetang hingga Jembatan Trikora di Batang Toru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 2002, kelompok pencinta alam Kompas USU yang dipimpin Robert AP Lubis kali pertama berarung jeram di Batang Toru. Menurut salah seorang aktivis Kompas USU, Popoy, Sungai Batang Toru memiliki satu jeram besar dengan grade 6.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga saat ini, belum ada orang yang berani melewatinya karena jeram itu sangat berbahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang berani melintasinya berisiko terenggut nyawanya. Sebagai perbandingan, arung jeram Asahan yang berskala internasional saja memiliki jeram tertinggi dengan grade 5+.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kondisi seperti itu, belum ada satu pun kelompok pencinta alam yang berani mengarunginya.&lt;br /&gt;MD/L-2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;source:http://koran-jakarta.com/berita-detail.php?id=63271 &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-7181706788489629007?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/7181706788489629007/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2011/01/suguhan-menakjubkan-dari-danau-siasis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/7181706788489629007'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/7181706788489629007'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2011/01/suguhan-menakjubkan-dari-danau-siasis.html' title='Suguhan Menakjubkan dari Danau Siasis'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/TT79-vkvn_I/AAAAAAAAAM0/MsIeMpg1GVs/s72-c/danau%2Bsiais.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-1464411310438957009</id><published>2010-11-23T20:21:00.001+07:00</published><updated>2010-11-23T20:24:12.062+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='arung jeram'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sungai batangtoru'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wisata batangtoru'/><title type='text'>Arung Jeram di Indonesia</title><content type='html'>Kegiatan arung jeram di Indonesia sudah dikenal masyarakat sejak dekade 70-an dan dicap sebagai kegiatan beresiko tinggi dan pernah menewaskan beberapa penggiatnya. Namun sejak dasawarsa 90-an, arung jeram berkembang menjadi kegiatan komersil dan sebagai rekreasi alternatif untuk keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa lokasi telah dikembangkan untuk tujuan tersebut, berikut diantaranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungai Wampu (Class II – III)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungai Wampu merupakan sungai paling populer untuk arung jeram di provinsi Sumatra Utara.Sungai ini mengalir melintasi dua kabupaten, yaitu Karo dan Langkat sepanjang lebih dari 140 kilometer. Hulunya berada pada dataran tinggi Karo dan bermuara di kawasan Suaka Margasatwa Karang Gading, Langkat Timur Laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kawasan tertentu masyarakat memberi nama yang berbeda-beda untuk Sungai Wampu. Masyarakat di Karo menyebutnya Lau Biang, lalu ada yang menyebut Lau Tuala. Sedangkan untuk bagian hilir di Langkat dinamakan Wampu. Agak ke bagian muara, masyarakat menyebutnya dengan Ranto Panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rute utama untuk berarung jeram biasanya dimulai dari desa Kaperas di Marike sampai dengan jembatan Bahorok di Kab. Langkat. Jarak tempuh kurang lebih sepanjang 22 km, waktu tempuh normal 4-5 jam. Rute pengarungan yang lebih panjang dapat dimulai dari desa Rih Tengah, kab. Karo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja perjalanan menuju ke desa ini cukup sulit, disamping harus melewati jalan off road selama 3 jam, harus dilanjutkan pula dengan trekking selama 3 jam. Tetapi jangan khawatir karena anda akan disuguhi pemandangan yang indah di titik awal pengarungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungai Alas (Class III – IV)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungai ini terletak di dalam TN Gunung Leuser dan mengalir ke arah Aceh Selatan. Sungai ini termasuk sungai yang selalu diimpikan untuk diarungi oleh penggiat arung jeram. Tingkat kesulitan jeram-jeramnya antara III – IV. Ada beberapa trip yang bisa dipilih. Untuk perjalanan satu hari pengarungan dapat dimulai dari Serkil ke Ketambe atau Natam dekat Kutacane. Jika memang tertarik untuk trip panjang, pangarungan dapat dimulai dari Ketambe ke Gelombang, Aceh Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalur ini adalah jalur ekspedisi yang cukup menegangkan sekaligus mengasyikkan, karena melintas hutan tropis selama tiga hari penuh. Di titik-titik perhentian telah disediakan fasilitas pondok-pondok wisata yang dapat digunakan untuk bermalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungai Tripa (Class III – IV)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungai ini juga terdapat di TN Gunung Leuser. Titik awal pengarungan dimulai dari desa Pasir dan berakhir di desa Tongra, Terangun Aceh Tenggara. Muara sungai Tripa berada di Aceh Barat dan mengalir ke Samudera Hindia. Untuk mencapai desa Pasir dapat melalui Blangkejeren melalui jalan-jalan berlumpur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungai Asahan (Class III – V)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungai ini mengalir dari mulut Danau Toba melewati Kab. Asahan dan berakhir di Teluk Nibung, Selat Malaka. Jeram sungai asahan terkenal liar dan deras. Topografi daerah ini bergelombang membuat jeram-jeram di sungai asahan ini menjadi sangat variatif, berombak tinggi, dan panjang. Titik awal dapat dimulai dari Sampuran Harimau yang terletak di desa Tangga di Kab. Asahan dan titik akhirnya di desa Bandar Pulau. Jeram terbesar dan terganas adalah rabbit hole yang mempunyai grade V.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungai Batang Toru (Class III – IV)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungai Batang Toru terletak di wilayah Tapanuli Selatan berhulu di Danau Toba. Mengalir ke arah Barat daya dan bermuara di Samudera Hindia. Sungai ini dikenal juga dengan nama Aek Sigeon oleh orang-orang Tarutung sampai ke hulu, sedang orang di sekitar Batang Toru ini menyebutnya dengan nama Aek Sarula. Panjang sungai sekitar 125 km.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Way Semangka (Class II – III)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Way Semangka terletak di pingir perbatasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Lampung. Lintasan yang asyik untuk diarungi adalah sepanjang 23 km dengan waktu tempuh antara 5 s/d 7 jam. Pemandangan di sisi sungai sangat menarik terutama di separuh sungai bagian atas. Start dimulai dari desa Tugu Ratu dan finish di Dam Talang Asahan. Untuk mencapai tempat start di Tugu Ratu memakan waktu sekitar 5-6 jam dari Tanjung Karang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungai Citarik (Class III)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungai ini cukup terkenal di antara para penggemar pengarung jeram. Kondisi airnya cukup jernih dan relatif stabil sepanjang tahun. Lintasan yang cukup asyik untuk diarungi sepanjang 17 km. Start dapat dimulai dari Parakan Telu desa Cigelong atau dari Pajagan, desa Cigelong. Sedang finish di desa Citangkolo, Cikidang atau di desa Cikadu, Pelabuhan Ratu. Total pengarungan sekitar 4 jam. Namun pada umumnya pengarungan dimulai dari Pajagan dan berakhir di desa Cikadu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungai Cicatih (Class III – IV)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terletak di Kab. Sukabumi, sungai cukup lebar antara 25 s/d 100 meter. Entry point pertama adalah dari Dam PLTA Ubruk, sedang entry point ke dua dari desa Bojongkerta. Sedang finish di jembatan gantung Leuwilalai. Lama pengarungan sekitar 3 jam jika titik mulai dari DAM Ubruk, jika mulai dari Bojongkerta lama pengarungan sekitar 2 jam. Jeram terrbesar adalah jeram gigi dengan tingkat kesulitan Class IV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungai Cimandiri (Class III)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terletak di daerah Sukabumi Jawa barat. Sungai yang berhulu di Gunung Gede Pangrango ini merentang sepanjang 8,6 km. Biasanya, jalur pengarungan yang ditempuh adalah antara jembatan Padabeunghar dan jembatan desa Cilalai, titik yang sama untuk mengakhiri pengarungan di Sungai Cicatih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungai Cikandang (Class III – IV+)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air sungai Cikandang berasal dari Gunung Cikuray dan Papandayan yang bermuara di Samudra Hindia (laut selatan), terletak di wilayah selatan kabupaten Garut. Sungai ini masih sangat asri dan jauh dari polusi karena jauh dari daerah permukiman. Air sungai Cikandang relatif stabil baik dimusim kemarau ataupun musim hujan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebar sungai bervariasi antara 50 meter – 300 meter. Titik awal pengarungan dapat dimulai dari kampung Sindang Ratu, Pakenjeng dan berakhir di pesisir pantai selatan di desa Cijayana. Lama pengarungan sekitar 4 – 5 jam, jarak tempuh sekitar 20 km. Jeram dengan tingkat kesulitan IV+ adalah Jeram Bangkai, Jeram Sobek, Jeram Erlan Hole, Jeram Tepung, Jeram Batu Nunggul, Jeram Panjang, Jeram Anis, Jeram Parakan Lubang dan Jeram Goodbye.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungai Cimanuk (Class III – IV+)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hulu sungai Cimanuk berasal dari Gunung Papandayan, melintasi 4 Kabupaten, yaitu Garut, Sumedang, Majalengka dan Cirebon. Sungai ini bermuara di laut Jawa dengan beberapa pilihan lokasi dan lama pengarungan. Beberapa entry point untuk pengarungan sungai ini antara lain: Jager – Leuwi Goong, Leuwi Goong – Sasak Besi, Sasak Besi – Limbangan, namun ada pula yang berakhir sampai ke Wado (kab. Majalengka) dengan lama pengarungan mencapai 3 Hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungai Cipeles (Class II – III)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terletak di Kab. Sumedang dan merupakan sungai yang baru untuk kegiatan arung jeram. Panjang lintasan yang biasa diarungi sejauh 10 Km dengan lama pengarungan 2 jam. Lokasi entry point sungai ini adalah Rumah Makan Sari Bumi dan finish di Bendungan Sentig.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungai Cikaso (Class III – IV)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hulu sungai Cikaso berada di daerah pegunungan di Sukabumi utara. Sedang muara sungai ini berada di pantai selatan di daerah Kecamatan Surade, Sukabumi Selatan. Panjang sungai yang sudah diarungi baru sekitar 24 km. Sungai ini mempunyai daya tarik tersendiri, karena di sepanjang aliran sungai banyak ditemui air terjun yang meluncur dari tebing-tebing sungai yang ditumbuhi lumut-lumut hijau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebar sungai Cikaso bervariasi antara 50 sampai 100 meter. Di jeram Sarongge yang terletak di kampung Cimampar, Cangkuang aliran sungai menyempit di antara tebing-tebing terjal, bahkan di salah satu bagian aliran sungai tertutup runtuhan batu breksi, sehingga tak dapat diarungi. Entry point dimulai dari jembatan Bojong Kecamatan Kalibunder dan finish di jembatan Cikaso kecamatan Tegal Buleud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungai Palayangan (Class III – IV)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air sungai Palayangan berasal dari Situ Cileunca yang terletak di Pangalengan, Kabupaten Bandung yang terkenal dengan kesejukannya. Sungai Palayangan memiliki gradien tinggi dengan arus yang cukup deras. Sungai ini dapat diarungi sepanjang tahun. Lebar sungai antara 5-10 meter dengan kelokkan tajam dan beberapa drop menyertainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jeram dengan tingkat kesulitan tertinggi adalah jeram blender yaitu berupa drop setinggi 2 meter, sedang jeram yang paling menarik adalah jeram Kecapi. Airnya dingin, jernih dan bersih. Panjang lintasan sungai yang dapat diarungi adalah 5 km dengan lama pengarungan 1-2 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber  : &lt;a href="http://catros.wordpress.com/2007/07/03/arung-jeram-indonesia-01/"&gt;catros.wordpress.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-1464411310438957009?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/1464411310438957009/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2010/11/arung-jeram-di-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/1464411310438957009'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/1464411310438957009'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2010/11/arung-jeram-di-indonesia.html' title='Arung Jeram di Indonesia'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-4474169659195283731</id><published>2010-10-23T21:54:00.001+07:00</published><updated>2010-10-23T21:55:28.213+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='film'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nasional'/><title type='text'>Film Bioskop Laskar Pemimpi</title><content type='html'>&lt;h2&gt;Film Bioskop Laskar Pemimpi – Project Pop, Masayu Anastasia&lt;/h2&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;br class="spacer_" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://www.tdwclub.com/wp-content/uploads/2010/10/Laskar-pemimpi.jpg"&gt;&lt;img class="aligncenter size-full wp-image-5303" title="Laskar-pemimpi" src="http://www.tdwclub.com/wp-content/uploads/2010/10/Laskar-pemimpi.jpg" alt="Laskar-pemimpi" width="480" height="284"  /&gt;&lt;/a&gt;Sipnosis ini dikutip dari kaskus.us id : projectpop&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;a title="Film Bioskop Laskar Pemimpi-Project Pop, Masayu Anastasia" href="http://www.tdwclub.com/berita/film-bioskop-laskar-pemimpi-project-pop-masayu-anastasia/" target="_blank"&gt;LASKAR PEMIMPI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Laskar Pemimpi berkisah tentang sekelompok gerilyawan amatir dengan latar belakang yang beragam. Mereka adalah Sri Mulyani (Tika Project Pop) gadis desa Maguwo yang lugu dan suka tidur, Dimas (Udjo Project Pop) keturunan ningrat yang manja, Tumino (Gugum Project Pop) peternak bebek dan Ahok (Odie Project Pop) seorang pedagang kecil keturunan Tionghoa. Mereka bergabung dalam pasukan gerilya pimpinan Kapten Hadi Sugito (Gading Marten) setelah menjadi korban Agresi Milliter Belanda II bulan Desember 1948.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Dalam pasukan gerilya yang bermarkas di desa Panjen itu Sri, Udjo, Tumino dan Ahok bertemu dengan Toar (Yosi Project POP) gerilyawan asal Manado yang matanya rabun dan Kopral Jono, playboy kelas teri yang pangkatnya sudah sering diturunkan oleh Kapten Hadi. Mereka ternyata ditakdirkan untuk berjuang bersama-sama sejak Letnan Kuyt yang memimpin sebuah regu pasukan KNIL menyerbu Panjen dan menawan Wiwid (Shanty) dan Yayuk (Masayu Anastasia).&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Kejadian tersebut membuat keenam gerilyawan itu bertekad untuk membebaskan Wiwid dan Yayuk walau tidak mendapat restu dari pimpinan mereka. Maka, hanya dengan berbekal semangat dan informasi dari seorang prajurit KNIL yang sedang menderita gegar &lt;a target="_blank" title="otak" href=" http://www.tdwclub.com/life/cara-melatih-otak-anda-untuk-melihat-peluang/"&gt;otak&lt;/a&gt; bernama Once (Oon Project Pop) mereka pun berangkat menuju markas Letnan Kuyt.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Setelah tiba di tujuan kenekadan keenam gerilyawan itu ternyata masih tidak mampu menandingi Letnan Kuyt dan pasukannya. Belum-belum mereka sudah terpojok dan malah ikut tertawan bersama Wiwid dan Yayuk. Untungnya, segera datang bantuan dari Panjen yang dipimpin tangan kanan Kapten Hadi bernama Letnan Bowo (T. Rifnu Wikana). Keenam gerilyawan dan para tawanan lain pun &lt;a target="_blank" title="berhasil" href=" http://www.tdwclub.com/life/tiga-langkah-mencapai-tujuan-hidup/"&gt;berhasil&lt;/a&gt; dibebaskan oleh Letnan Bowo dan pasukan gerilya Panjennya.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Tentu saja Kapten Hadi marah besar atas ulah Kopral Jono dan teman-temannya itu. Mereka dianggap tidak disiplin dan membahayakan rencana penyerbuan besar-besaran atas Jogja yang tengah disiapkan oleh pimpinan tinggi TNI. Akibatnya, Sri, Udjo, Tumino, Ahok, Toar dan Kopral Jono dipecat dari ketentaraan secara tidak hormat. Bahkan Once yang telah membelot ke pihak mereka pun dihukum oleh Kapten Hadi.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Ternyata semangat berjuang yang berkobar dalam diri mereka belum padam. Kesempatan untuk membuktikan diri datang tak lama kemudian melalui peristiwa serangan besar ke Yogya tanggal 1 Maret 1949 yang dipimpin Letkol Soeharto. Walau sudah bukan prajurit resmi lagi Kopral Jono dan &lt;a target="_blank" title="anak" href=" http://www.tdwclub.com/life/persamaan-menanam-tomat-dan-mengasuh-anak/"&gt;anak&lt;/a&gt; buahnya diam-diam bergerak membantu pasukan TNI yang tengah terdesak menghadapi serangan KNIL.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Mereka bergerak sendiri untuk menghadang pasukan bantuan KNIL yang sedang menuju Jogja. Seperti sebelumnya mereka berangkat tanpa perencanaan yang matang dan kemampuan yang memadai. Namun, kali ini para pejuang itu sadar bahwa demi keberhasilan misi tersebut mereka harus siap mengorbankan nyawa. Mereka harus berjuang mati-matian untuk menghambat laju pasukan bantuan KNIL yang memiliki kekuatan berlipat-berlipat besarnya itu.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;AKPC_IDS += "5173,";&lt;/script&gt;&lt;h4&gt;Orang lain mencari artikel ini dengan keyword :&lt;/h4&gt; &lt;a href="http://www.tdwclub.com/berita/film-bioskop-laskar-pemimpi-project-pop-masayu-anastasia/" title="laskar pemimpi project pop"&gt;laskar pemimpi project pop&lt;/a&gt; (5), &lt;a href="http://www.tdwclub.com/berita/film-bioskop-laskar-pemimpi-project-pop-masayu-anastasia/" title="film project pop"&gt;film project pop&lt;/a&gt; (3), &lt;a href="http://www.tdwclub.com/berita/film-bioskop-laskar-pemimpi-project-pop-masayu-anastasia/" title="laskar pemimpi"&gt;laskar pemimpi&lt;/a&gt; (2), &lt;a href="http://www.tdwclub.com/berita/film-bioskop-laskar-pemimpi-project-pop-masayu-anastasia/" title="dimas udjo"&gt;dimas udjo&lt;/a&gt; (2), &lt;a href="http://www.tdwclub.com/berita/film-bioskop-laskar-pemimpi-project-pop-masayu-anastasia/" title="tw LASKAR PEMIMPI"&gt;tw LASKAR PEMIMPI&lt;/a&gt; (1), &lt;a href="http://www.tdwclub.com/berita/film-bioskop-laskar-pemimpi-project-pop-masayu-anastasia/" title="streaming laskar pemimpi"&gt;streaming laskar pemimpi&lt;/a&gt; (1), &lt;a href="http://www.tdwclub.com/berita/film-bioskop-laskar-pemimpi-project-pop-masayu-anastasia/" title="Project pop film"&gt;Project pop film&lt;/a&gt; (1), &lt;a href="http://www.tdwclub.com/berita/film-bioskop-laskar-pemimpi-project-pop-masayu-anastasia/" title="Project Pop – laskar pemimpi"&gt;Project Pop – laskar pemimpi&lt;/a&gt; (1), &lt;a href="http://www.tdwclub.com/berita/film-bioskop-laskar-pemimpi-project-pop-masayu-anastasia/" title="Naskah film laskar pemimpi"&gt;Naskah film laskar pemimpi&lt;/a&gt; (1), &lt;a href="http://www.tdwclub.com/berita/film-bioskop-laskar-pemimpi-project-pop-masayu-anastasia/" title="laskar pemimpi ful filem"&gt;laskar pemimpi ful filem&lt;/a&gt; (1)&lt;!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 3.277 ms --&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Artikel &lt;a href="http://www.tdwclub.com/berita/film-bioskop-laskar-pemimpi-project-pop-masayu-anastasia/"&gt;Film Bioskop Laskar Pemimpi – Project Pop, Masayu Anastasia&lt;/a&gt; ini dipersembahkan oleh &lt;a href="http://www.TDWClub.com" title="TDWClub"&gt;TDWClub.com&lt;/a&gt;. &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-4474169659195283731?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/4474169659195283731/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2010/10/film-bioskop-laskar-pemimpi-project-pop.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/4474169659195283731'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/4474169659195283731'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2010/10/film-bioskop-laskar-pemimpi-project-pop.html' title='Film Bioskop Laskar Pemimpi'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-2845433991969622469</id><published>2010-09-23T23:45:00.001+07:00</published><updated>2010-09-23T23:46:54.120+07:00</updated><title type='text'>Ibu Kota Tapsel Tetap Sipirok</title><content type='html'>SIPIROK-; Ibu kota Kabupaten Tapanuli Selatan tetap di Kecamatan Sipirok seperti yang diamanahkan dalam UU Nomor 37 dan Nomor 38 Tahun 2007 tentang pemindahan ibukota Kabupaten Tapsel dari Padangsidimpuan ke Sipirok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ibu kota Tapanuli Selatan tetap di Sipirok. Yakinlah tak akan dipindahkan ke Batang Toru, Marancar atau ke tempat lain," tegas Bupati Tapsel Syahrul Martua Pasaribu, menanggapi pertanyaan tokoh masyarakat Sipirok, Mangaraja Tenggar dalam acara silaturahmi dan halalbihalal atau temu kangen Ikatan Keluarga Alumni Pelajar Sipirok Sekitarnya (IKAPSI) di kompleks kantor Camat Sipirok, Minggu (12/9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hami porsaya dohot marharop tu amang nami Bupati dohot Wakil Bupati, botul de Sipirok on ibukota ni Tapsel. Anggo botul aha do do tandana (Kami sebagai warga percaya dan sangat berharap terhadap Bupati dan Wakil Bupati, benarkah Sipirok ini merupakan ibu kota Tapsel, apa buktinya Sipirok sebagai ibukota Tapsel?" tanya Mangaraja Tenggar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan Syahrul Pasaribu, dirinya bersama Aldinz Rapolo Siregar selaku Bupati dan Wakil Bupati Tapsel yang dipilih langsung oleh masyarakat, sedang mengupayakan solusi terbaik tentang pemindahan pusat pemerintahan Tapsel dari Padangsidimpuan (Psp) menuju Sipirok sebagai ibu kota Tapsel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami terus bekerja keras mengupayakan solusi yang terbaik agar hal tersebut dapat terealisasikan dengan cepat, jika memang solusi yang kami jalankan belum menemui sasaran. Bila perlu kami akan meminta fatwa," ucap Bupati Tapsel sembari berharap kesamaan dan kebersamaan masyarakat Sipirok dalam menyimak UU Nomor 37 dan Nomor 38 tersebut. (ran) &lt;br /&gt;Source: &lt;a href="http://metrosiantar.com/Metro_Tabagsel/Ibu_Kota_Tapsel_Tetap_Sipirok"&gt;METRO SIANTAR&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-2845433991969622469?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/2845433991969622469/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2010/09/ibu-kota-tapsel-tetap-sipirok.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/2845433991969622469'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/2845433991969622469'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2010/09/ibu-kota-tapsel-tetap-sipirok.html' title='Ibu Kota Tapsel Tetap Sipirok'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-5615247007814386096</id><published>2010-07-04T15:54:00.008+07:00</published><updated>2010-07-08T14:09:34.533+07:00</updated><title type='text'>Kebakaran Satu Rumah Beserta Kedai Hangus Total</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/TDBN-6CunvI/AAAAAAAAAMU/Tk8Scmgg2IE/s1600/Foto588.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/TDBN-6CunvI/AAAAAAAAAMU/Tk8Scmgg2IE/s400/Foto588.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5489973688892563186" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/TDBN0pfz4fI/AAAAAAAAAMM/JqFjibDgmSU/s1600/Foto587.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/TDBN0pfz4fI/AAAAAAAAAMM/JqFjibDgmSU/s400/Foto587.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5489973512652448242" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/TDBNl-fcp3I/AAAAAAAAAME/7ag8Tug_Y_w/s1600/Foto586.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/TDBNl-fcp3I/AAAAAAAAAME/7ag8Tug_Y_w/s400/Foto586.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5489973260590032754" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini(tanggal posting berita ini 04-07-2010) Sekira pukul 14.30 Wib satu rumah beserta kedai hangus total di lalap si jago merah di kelurahan wek II pasar Batangtoru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berawal saat anak(6thn)pemilik rumah sedang membakar sampah berbahan kertas.kemudian sang anak membuang secara acak ke tong sampah yang didekatnya terdapat minyak tanah sehingga api dengan mudahnya menyebar ke berbagai penjuru rumah&lt;br /&gt;.Tak pelak lagi seisi rumah ikut terbakar tak terkcuali kedai yang posisinya berdempetan dgn rumah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam insiden ini Tidak ada korban jiwa ..&lt;br /&gt;kerugian belum bisa dikonfirmasi..saat kejadian penulis blm bisa menemui Sdr Melos pemilik rumah. Laporan Mhd Syifullah Rizky lubis_parsariaran&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-5615247007814386096?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/5615247007814386096/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2010/07/kebakaran-satu-rumah-beserta-kedai.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/5615247007814386096'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/5615247007814386096'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2010/07/kebakaran-satu-rumah-beserta-kedai.html' title='Kebakaran Satu Rumah Beserta Kedai Hangus Total'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/TDBN-6CunvI/AAAAAAAAAMU/Tk8Scmgg2IE/s72-c/Foto588.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-2967440322715762043</id><published>2010-05-14T19:33:00.000+07:00</published><updated>2010-05-14T19:35:19.181+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pilkada'/><title type='text'>Terpilihnya SARASI, kemenangan seluruh rakyat Tapsel</title><content type='html'>P.SIDIMPUAN -  Terpilihnya pasangan calon bupati-calon wakil bupati No 4, Syahrul M Pasaribu/Aldinz Rapolo Siregar (SARASI) pada pilkada 2010, merupakan kemenangan bagi seluruh rakyat kabupaten Tapanuli Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Semua ini berkat doa dan dukungan seluruh rakyat Tapsel,” kata Syahrul, pagi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu diungkapkan sekaitan dengan hasil perolehan suara pilkadaTapsel 2010 yang sudah 99 persen dapat dipastikan dimenangkan pasangan SARASI cukup dengan satu putaran saja.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Terkait kemenangan SARASI yang tinggal menunggu pengesahan dari KPUD Tapsel. Syahrul dan Rapolo mengajak seluruh masyarakat, khususnya lima pasangan calon lainnya di pilkada serta para tim sukses dan pendukungnya, untuk sama-sama menjaga kondusifitas daerah dan kemanan pilkada ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh elemen masyarakat yang sudah sempat berbeda pandangan dan dukungan calon di pilkada, agar bersatu kembali. Kemudian mengajak kelima calon lainnya untuk bergandengan tangan dalam membangun Tapsel ke arah yang lebih maju dan sejahtera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Rahmat Nasution, menegaskan bahwa kemenangan SARASi di pilkada ini benar-benar kemenangan rakyat Tapsel. Kemenangan SARASI jelas-jelas akan memperbaiki kembali hubungan antara eksekutif (Pemkab) dan legislatif (DPRD) yang sudah sempat tidak memiliki sinkronisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan yang sempat putus itu dapat dirajut kembali setelah SARASI terpilih di pilkada Tapsel 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Syahrul merupakan politisi murni dan sangat memahami tugas serta fungsi legislatif. Karena sudah lima periode terpilih sebagai anggota DPRD Medan dan DPRD Sumut,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Editor: SATRIADI TANJUNG&lt;br /&gt;(dat04/wsp)&lt;br /&gt;Sources:http://www.waspada.co.id&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-2967440322715762043?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/2967440322715762043/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2010/05/terpilihnya-sarasi-kemenangan-seluruh.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/2967440322715762043'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/2967440322715762043'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2010/05/terpilihnya-sarasi-kemenangan-seluruh.html' title='Terpilihnya SARASI, kemenangan seluruh rakyat Tapsel'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-6529133019260422363</id><published>2010-05-14T19:30:00.000+07:00</published><updated>2010-05-14T19:32:00.414+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pilkada'/><title type='text'>KPUD Tapsel Hitung Perolehan Suara</title><content type='html'>Sources:MedanPunya.Com&lt;br /&gt;Tapsel, Jumat (14/5), KPUD Kabupaten Tapanuli Selatan direncanakan melakukan penghitungan rekapitulasi jumlah perolehan suara enam pasangan calon bupati dan wakil calon bupati di Pilkada 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kotak suara dari 12 kecamatan di Kabupaten Tapanuli Selatan telah tiba di KPUD Tapsel di Jalan Williem Iskandar, Kelurahan Sadabuan, Kota Padang Sidimpuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kotak suara paling terakhir tiba dari Kecamatan Aek Bilah yang merupakan daerah paling jauh dari kantor KPUD Tapsel. Keterlambatan itu sudah diprediksi, karena mobilisasi yang butuh waktu hingga 7 jam di jalan berlumpur dan penuh jurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua KPUD Tapsel, Mustar Edy Hutasuhut, yang dihubungi di kantornya, tidak berada di tempat. Semenatra kotak suara di KPUD mendapat penjagaan ketat dari pihak Polres Tapsel. Hal ini untuk mencegah terjadinya hal-hal yabg tidak diinginkan dan dapat merusak hasil pesta demokrasi dan kondusifitas daerah.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penghitungan rencananya berlangsung di sekretariat kantor KPUD Tapsel yang dihadiri sejumlah saksi pasangan calon dan unsur Muspida Plus serta elemen masyarakat lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang penghitungan suara berlangsung, diperkirakan mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian. Setelah penghitungan suara selesai, KPUD Tapsel akan mengadakan rapat pleno untuk penetapan resmi hasil suara sah calon bupati/wakil bupati Tapsel.***Kontri4&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-6529133019260422363?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/6529133019260422363/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2010/05/kpud-tapsel-hitung-perolehan-suara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/6529133019260422363'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/6529133019260422363'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2010/05/kpud-tapsel-hitung-perolehan-suara.html' title='KPUD Tapsel Hitung Perolehan Suara'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-1746103691128205398</id><published>2010-04-14T14:37:00.000+07:00</published><updated>2010-04-14T14:40:16.372+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pilkada'/><title type='text'>Hanya Dua Pasangan Kandidat Bupati Tapsel yang Asli Putra Daerah</title><content type='html'>P.Sidimpuan, (&lt;a href="http://www.analisadaily.com/"&gt;Analisa&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari enam kandidat pasangan Bupati Tapsel yang resmi mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) setempat, hanya dua yang asli putra daerah. Demikian Ketua Aliansi Pemuda-Mahasiswa Tapanuli Selatan M Sukri Pulungan kepada Analisa di Padangsidimpuan, Selasa (23/2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan, kedua pasangan asli putra daerah itu, H.Syahrul M Pasaribu-Ir Aldinz Rapolo Siregar (Maraccar-Sipirok) dan Ir Mustafa Nauli Harahap- Drs H.Baleman Siregar (Batang Toru-Sipirok).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasangan Syahrul-Rapolo (Sarasi) merupakan refresentasi masyarakat Angkola dan Sipirok sedangkan Mustafa Nauli-Baleman (Nauli Basa) refresentasi masyarakat Batang Toru dan Sipirok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Salah satu dari pasangan inilah yang sesungguhnya layak memimpin Tapsel kedepan dibanding kandidat lain yang bukan putra asli daerah ini, "ujar Syukri yang juga aktivis mahasiswa Tapsel itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan, dari hasil berbagai survei menunjukkan daerah yang dipimpin putra asli akan lebih berkembang dan maju dibanding daerah yang dipimpin orang luar daerah. "Figur asli putra daerah akan lebih memahami sosial kultur serta lebih mampu , berinteraksi dengan masyarakat karena hubungan emosional yang sudah terbina lama, sehingga akan berimbas pada kelancaran pembangunan, "terangnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Disinggung siapa yang memiliki kans besar memenangkan Pilkada Tapsel Mei mendatang, Syukri menilai kedua pasangan asli putra daerah itu sama-sama memiliki kelebihan masing-masing, namun untuk memimpin tidak hanya dibutuhkan kepintaran tapi juga harus bijak dan mampu menggiring dana pembangunan dari tingkat satu dan pusat ke daerah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tempat terpisah Ketua DPD PAN Tapsel Nazwardi Sihaloho kepada Analisa kembali menegaskan, jika seluruh kader mulai tingkat Sumut hingga paling bawah solid untuk memenangkan pasangan H.Syahrul Martua Pasaribu dan Aldinz Rapolo Siregar pada Pilkada 12 Mei 2010 mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan, untuk menyukseskan kemenangan pasangan Sarasi , pihaknya secara langsung maupun tidak langsung jauh-jauh hari telah melakukan gerakan dan pendekatan kepada seluruh elemen dan komponen masyarakat khususnya family dan handaitolan di Tapsel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita melakukan kontak dan komunikasi intensif kepada semua koum sisolkot (Family) dan masyarakat pada umumnya untuk merapatkan barisan memenangkan pasangan Sarasi pada Pilkada 12 Mei mendatang, "ujar Sihaloho juga mantan Sekretaris PWI Tapsel itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sihaloho menghimbau, agar seluruh kader dari tingkat atas hingga akar rumput untuk kompak dan bersatu demi memaksimalkan dukungan supaya kemenangan dapat diraih. "Tidak ada keraguan dan kita akan all out untuk memenangkan pasangan Sarasi meski harus mengeluarkan kocek sendiri ,"katanya. (hih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-1746103691128205398?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.analisadaily.com/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=45517:hanya-dua-pasangan-kandidat-bupati-tapsel-yang-asli-putra-daerah-&amp;catid=571:24-februari-2010&amp;Itemid=207' title='Hanya Dua Pasangan Kandidat Bupati Tapsel yang Asli Putra Daerah'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/1746103691128205398/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2010/04/hanya-dua-pasangan-kandidat-bupati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/1746103691128205398'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/1746103691128205398'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2010/04/hanya-dua-pasangan-kandidat-bupati.html' title='Hanya Dua Pasangan Kandidat Bupati Tapsel yang Asli Putra Daerah'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-176405973270223591</id><published>2010-01-13T11:23:00.003+07:00</published><updated>2010-01-13T11:28:01.392+07:00</updated><title type='text'>Banjir Bandang  Landa Aek pahu,Enam Rumah Hanyut</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;9 Rumah Rusak Diterjang Arus&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TAPSEL-METRO; Sembilan rumah semi permanen dihuni 18 kepala keluarga (kk) karyawan PTPN 3 Batang Toru rusak diterjang arus Aek Pahu, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) yang meluap Selasa (12/1) kemarin sekira pukul 16.00 WIB. Tiga rumah rusak parah dan enam rusak ringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada korban jiwa dalam banjir tersebut, namun saat ini 18 KK sudah dievakuasi ke rumah perkebunan dan karyawan lainnya mengingat hujan masih mengguyur wilayah tersebut hingga Selasa (12/1) malam sekira pukul 20.30 WIB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi dihimpun METRO dari Camat Batang Toru, Ibnu Salam menjelaskan, akibat hujan deras Selasa sekira pukul 15.00 WIB, permukaan air naik dan meluap hingga kedalam sekitar 3-4 meter. Sembilan rumah semi permanen yang diterjang banjir tersebut terdapat sekitar 20 meter dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Aek Pahu. &lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;18 KK yang menjadi korban banjir yaitu Poiman, Mujadi, Ngatino, Daniel, Tanjadi, Muji, Basailin, Tugimun, Feri Kurniawan, Marison, Edi Syahputra, Imron, Yunus Tanjung, Swandi, Pujiono, Agus Susatno, Rian, Soritua Situorang, dan Nasib. "Seluruh perumahan merupakan karyawan PTPN 3 Batang Toru, " ujar Camat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diungkapkan Camat, para korban sudah dievakuasi ke rumah karyawan dan perumahan PTPN dan jaraknya sekitar 1 kilometer dari Jalinsum Psp-Sibolga. Air sungai sudah mulai surut dengan ketinggian sekitar 1-2 meter hingga pukul 20.30 WIB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga rumah dikatakan ruska berat karena memang hancur total dan harus di bangun baru agar bisa ditempati, sedangkan 6 rumah ruska ringan, dengan perbaikan sedikit dan dibersihkan sudah bisa ditempati lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diungkapkannya, kejadian ini merupakan yang pertama kali yang terbesar meski tahun 2007 lalu sudah pernah, namun hanya menggenangi rumah warga dan tidak sampai merusak dan korban jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saat ini masyarakat sudah kita himbau untuk waspada di musim penghujan ini," tuturnya sembari mengatakan bencana alam tersebut sudah dilaporkan ke Bupati Tapsel. (phn) &lt;br /&gt;Referensi: &lt;a href="http://metrosiantar.com/Metro_Tabagsel/Aek_Pahu_Batang_Toro_Tapsel_Meluap"&gt;metrosiantar.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-176405973270223591?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/176405973270223591/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2010/01/banjir-bandang-landa-aek-pahuenam-rumah.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/176405973270223591'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/176405973270223591'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2010/01/banjir-bandang-landa-aek-pahuenam-rumah.html' title='Banjir Bandang  Landa Aek pahu,Enam Rumah Hanyut'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-7632957581137961811</id><published>2009-12-17T22:00:00.001+07:00</published><updated>2009-12-17T22:12:31.915+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita kiriman'/><title type='text'>LONGSOR AYAH DAN DUA ANAK TEWAS</title><content type='html'>Batangtoru,&lt;br /&gt;Sekeluarga dilaporkan tewas akibat longsor perbukitan di kampung Mandailing,kecamatan Batangtoru,kabupaten Tapanuli selatan (Tapsel)-16/12-.&lt;br /&gt;    Hujan lebat yang mengguyur daerah Tapanuli selatan (Tapsel) tadi malam mengakibatkan bukit di kampung tersebut menimpa rumah penduduk yang berada di lereng.Dalam musibah ini,ayah dan dua anaknya tewas tertimbun.Korban bernama IbrahimGea,28; dan Lisna gea,2; dan Lisna gea,10 bulan(anak).Sedangkan istri korban dalam kondisi kritis.&lt;br /&gt;     Kapolsek Batangtoru AKP JW Sijabat yang di hubungi tadi malam mengatakan,ketiga jenajah telah dievakuasi dari reruntuhan dan dibawa ke puskesmas Batangtoru.”Begitu hujan reda,kita(Polisi) bersama masyarakat setempat melakukan evakuasi dengan peralatan seadanya,”bebernya.&lt;br /&gt;     Longsoran lereng bukit itu berawal dari hujan lebat yang mengguyur daerah Batangtoru,sekitr 30 Kilometer diUtara kota Padangsidimpuan,mulai dari pukul 18.00-21.00 Wib,sehingga lereng perbukitan longsor terbawa air dan menimpa pemukiman korban.&lt;br /&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;     Dari informasi di lapangan,kataJW Sijabat,posisi rumah korban berada persis di lereng bukit,sehinggah rumah yang dihuni korban menjadi sasaran.”Kebetulan saat hujan lebat semua korban seadang beristirahat di rumah,”ujarnya.&lt;br /&gt;     Begitu menerima laporan,Polsek Batangtoru bersama warga langsung turun ke lokasi melakukan evakuasi.Satu persatu korban berhasil di temukan,dan tiga di antaranya masing-masing seorang ayah dan dua anak ditemukan sudah tak bernyawa.Sedangkan seorang perempuan yang diduga istri korban masih dalam perawatan di Puskesmas Batangtoru yang bejarak 1 Kilometer dari lokasi.&lt;br /&gt;     Sementara itu dari situs resmi www.bmkg.go.id, sejak dua hari mulai tanggal 15 hinggah 16 Desember.Banyak lokasi yang masuk daerah rawan untuk bencana ini,salah satunya Sumatera utara.selain itu Sumatera bagian Tengah dan Selatan,pesisirBarat Sumatera bagian Sealatan dan Tengah,Pesisir Timur Sumatera bagian tengah,Jawa bagian Barat dan Selatan,Jabotabek,Kalimantan bagian Tengah dan Selatan,Maluku bagian Tengah dan Tenggara,NTB bagian Barat,NTT  bagian Selatan dan Papua bagian Tengah ,Barat dan Sealatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber Harian Seputar indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-7632957581137961811?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/7632957581137961811/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2009/12/longsor-ayah-dan-dua-anak-tewas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/7632957581137961811'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/7632957581137961811'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2009/12/longsor-ayah-dan-dua-anak-tewas.html' title='LONGSOR AYAH DAN DUA ANAK TEWAS'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-1962286844073415305</id><published>2009-12-11T03:01:00.001+07:00</published><updated>2009-12-11T03:04:11.456+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hutan batangtoru'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita kiriman'/><title type='text'>Konservasi Hutan Batang Toru  Dilakukan Melalui Badan Pengelola</title><content type='html'>Kesepakatan Multipihak 3 Kabupaten&lt;br /&gt;Konservasi Hutan Batang Toru &lt;br /&gt;Dilakukan Melalui Badan Pengelola&lt;br /&gt;• Diperkuat dengan SK Gubernur &lt;br /&gt;Medan (4/12)&lt;br /&gt;Setelah melalui proses dialog yang berlangasung alot, akhirnya para pihak yang berkepentingan dalam pemanfataan dan perlindungan Hutan Batang Toru menyepakati agar pengelolaan kolaboratif Hutan Batang Toru Blok Barat (HBTBB) dilakukan melalui kelembagaan Badan Pengelola (BP) yang pembentukannnya ditetapkan melalui surat keputusan (SK) dari pemerintah.&lt;br /&gt;Kesepakatan itu dicapai dalam Lokakarya Pemilihan Bentuk Kelembagaan Kolaboratif yang difasilittasi oleh Orangutan Conservation Service Program (OCSP) di Sibolangit, 2-3 Desember 2009. Lokakarya ini dihadiri oleh perwakilan dari lembaga adat, LSM, tokoh masyarakat, perusahaan pemegang izin konsesi lahan, dan unsur pemerintah daerah (dinas kehutanan dan dinas lingkungan hidup) dari tiga kabupaten yang wilayahnya meliputi kawasan HBTBB, yakni Kabupaten Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah dan Tapanuli Utara.&lt;br /&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sejalan dengan terpilihnya bentuk kelembagaan kolaboratif HBTBB, peserta juga membentuk Tim Inisiator yang diketuai oleh Djati Witjaksono Hadi (Kepala BBKSDA Sumut), dengan tugas inti mensosialisasikan konsep kelembagaan Badan Pengelola HBTBB kepada lembaga-lembaga terkait, menegosiasikan upaya pembentukan kelembagaan BP HBTBB kepada banyak pihak, dan mengorganisasikan lokakarya pembentukan struktur dan pengurus BP HBTBB&lt;br /&gt;Sebelumnya, peserta mendiskusikan tiga opsi bentuk kelembagaan, antara lain berbentuk yayasan/perkumpulan tanpa SK pemerintah, bentuk yayasan/perlumpulan dengan SK dari pemerintah, atau badan pengelola yang pembentukannya ditetapkan melalui SK dari pemerintah, terutama SK Gubernur Sumatera Utara (Gubsu). Opsi terakhir menjadi pilihan ideal karena lebih terbuka, fleksibel, adaptif dan akuntabel. Pembentukan BP HBTBB dengan pelibatan masyarakat dan penetapan dengan SK Gubsu  akan membuat lembaga kolaboratif ini mendapat legitimasi dan dukungan politik yang kuat.&lt;br /&gt;Wakil Ketua Tim Inisiator Pembentukan BP HBTBB, Erwin Alamsyah Siregar, mengatakan lingkup kewengan HBTBB antara lain meliputi penguatan ekonomi masyarakat, revolusi hijau, kampanye dan penyadartahuan, penguatan kearifan tradisional, pendidikan lingkungan bermuatan lokal bagi sekolah, dan kampanye penyadartahuan tentang pentingnya pemanfataan hutan Batang Toru secara lestari.  &lt;br /&gt;Deputi Koordinator OCSP Regional Sumattera, Pahrian SIregar, mengatakan BP HBTBB bersifat adaftif terhadap skenario perubahan status fungsi kawasan hutan Batang Toru ke depan, baik menjadi hutan lindung, taman hutan raya (Tahura)  atau tetap dengan status kawasannya selama ini. Saat ini, fungsi hutan di kawasan HBTBB beragam status, antara lain cagar alam (CA), hutan produksi terbatas (HPT), hutan produksi (HP), dan area penggunaan lain (APL) atau kawasan budidaya bukan hutan.  &lt;br /&gt;Apapun status fungsi kawasan hutan Batang Toru yang ditetapkan pemerintah ke depan, katanya, tidak akan berpengaruh terhadap eksistensi Badan Pengelola HBTBB. Artinya, jika kelak pemerintah menetapkan status fungsi hutan Batang Toru menjadi hutan lindung atau Tahura HBTBB dan membentuk unit pelaksana teknisnya (UPT), toh UPT ini tetap merupakan bagian dari keanggotaan BP HBTBB.&lt;br /&gt;“BP HBTBB tidak mengambil alih tugas UPT. Sebaliknya akan mendorong dan membantu tugas-tugas UPT, sehingga bisa lebih efektif dan optimal,” tegas Pahrian Siregar.&lt;br /&gt;Lingkup kewenangan UPT yang akan dikoordinasikan dan didukung oleh BP HBTBB antara lain pengelolaan zonasi kawasan hutan dan kawasan konses/pemanfaatan, manajemen penelitian, peningkatan kapasitas SDM Amdal, patroli pengamanan hutan, mediasi konflik dengan satwa,  penanggulangan kebakaran hutan, jalur hijau/sekat bakar, penyuluhan, dan pengelolaan pusat informasi. &lt;br /&gt;Seperti ketahui, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga telah menetapkan kawasan HBTBB sebagai salah satu daerah prioritas dalam pelestarian keragaman hayati  di Indonesia, terutama Orangutan Sumatera (Pongo abelii) dan Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae).&lt;br /&gt;Selama ini banyak pihak berkepentingan terhadap eksistensi HBTBB, terutama masyarakat dan dan sektor swasta.  Bagi masyarakat di sekitarnya, HBTBB merupakan kawasan penting. Kurang lebih 344.520 jiwa atau 81.870 Kepala Keluarga yang menerima manfaat dari eksistensi kawasan Batang Toru.  Sementara tidak sedikit pula perusahaan yang memanfaatkan sumber daya alam HBTBB, antara lain PLTA Sipansihaporas di Tapanuli Tengah yang memiliki kapasitas 50 megawatt (MW); Konsosium Medco, Itochu, dan Ormat yang sedang melakukan eksplorasi panas bumi di Sarulla, Kabupaten Tananuli Utara dengan potensi energi listrik 335 MW; dan PT Agincourt Resources Australia yang tahun depan akan mengekploitasi tambang emas di  Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Jika tidak dikelola dengan manajemen yang baik dan terpadu, dikhawatirkan akan muncul konflik kepentingan dan ancaman yang lebih besar terhadap sumber daya alam dan keragaman hayati di kawasan hutan ini. ##&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB: Untuk informasi lebih lengkap, dapat menghubungi kontak person di bawah ini:&lt;br /&gt;Erwinsyah&lt;br /&gt;Communication Specilaist Coordinator&lt;br /&gt;OCSP Regional Sumatera&lt;br /&gt;HP: 081263610034&lt;br /&gt;Email: erwinsyah@dai.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orangutan Conservation Services Program&lt;br /&gt;Jl. Slamet Riyadi No. 6 Medan 20152, North Sumatra - Indonesia&lt;br /&gt;Tel. 62 61-4531007    Fax: 62 61- 4512884&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-1962286844073415305?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/1962286844073415305/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2009/12/konservasi-hutan-batang-toru-dilakukan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/1962286844073415305'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/1962286844073415305'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2009/12/konservasi-hutan-batang-toru-dilakukan.html' title='Konservasi Hutan Batang Toru  Dilakukan Melalui Badan Pengelola'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-3487094080332219073</id><published>2009-09-12T02:45:00.003+07:00</published><updated>2009-10-01T02:46:37.769+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><title type='text'>Ibukota Tapsel Idealnya Batang Toru</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SqqtkjE4IgI/AAAAAAAAAKk/3NvPv1Lt2Gw/s1600-h/Lapangan+Pasar+Batangtoru.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SqqtkjE4IgI/AAAAAAAAAKk/3NvPv1Lt2Gw/s400/Lapangan+Pasar+Batangtoru.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5380303548250071554" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ribut-ribut mengenai kota yang ideal menjadi ibukota Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumut, ternyata muncul pendapat yang berkelayakan untuk dipertimbangkan. Nyonya M. Hutasuhut yang lahir di Padang Sidimpuan lebih dari 40 tahun yang lalu mengatakan, ibukota Tapsel idealnya Batang Toru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan ketetapan pemerintah pusat, kota kecamatan di Sipirok ditetapkan menjadi ibukota Tapsel sehubungan dengan pemekaran Tapsel menjadi beberapa kabupaten dan Padang Sidimpuan menjadi pemko yang berdiri sendiri. Akan tetapi Bupati Tapsel, Ongku P. Hasibuan masih tetap ngotot berkantor di Padang Sidimpuan dan berkesan seperti tidak mau pindah dengan berbagai alasan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabupaten Tapsel yang luasnya seperempat wilayah Provinsi Sumut, dimekarkan menjadi beberapa kabupaten dan kota. Sekitar 10 tahun yang lalu dibentuklah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dengan ibukota Panyabungan, yang merupakan pemekaran pertama Tapsel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 2008 yang lalu kabupaten ini dimekarkan kembali dengan munculnya Kabupaten Padang Lawas (Palas) yang beribukota Sibuhuan dan Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) dengan ibukota Gunung Tua. Kota Padang Sidimpuan naik peringkat dari kota administratif menjadi pemerintahan kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan ini memaksa ibukota Tapsel harus pindah ke Sipirok. Walau pun surat teguran dari Gubernur Sumut sudah dilayangkan pada Bupati Tapsel, namun Ongku Hasibuan sepertinya tidak peduli. Ongku malah minta dukungan dana lebih dari Rp 100 milyar pada Gubsu untuk pembangunan  perkantoran bupati dan lahan lebih dari 140 ha dari Dep Kehutanan untuk kompleks perkantoran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut nyonya Hutasuhut, jarak Padang Sidimpuan dengan Batang Toru sekitar 30 km, demikian juga jarak Sipirok dengan Padang Sidimpuan 30 km. Jika ibukota dipindahkan ke Sipirok, ada kawasan di Tapsel yang sangat kepayahan untuk mencapai ibukota, karena terasa demikian jauh. Untuk itu idealnya ibukota Tapsel ditetapkan di Batang Toru, jalan dari arah Padang Sidimpuan ke Sibolga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun nyonya Hutasuhut mengakui, ia tidak berani mengkampanyekan perubahan ibukota ini, karena kelak orang-orang Sipirok akan murka. Masalahnya, orang-orang Sipirok sangat berharap agar ibukota kabupaten segera dipindahkan ke tempat mereka. Sebaliknya Ongku Hasibuan yang juga orang Sipirok malah ngotot untuk bertahan di Padang Sidimpuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : &lt;a href="http://www.antarasumut.com/berita-sumut/daerah/ibukota-tapsel-idealnya-batang-toru/"&gt;antarasumut.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-3487094080332219073?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/3487094080332219073/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2009/09/ibukota-tapsel-idealnya-batang-toru.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/3487094080332219073'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/3487094080332219073'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2009/09/ibukota-tapsel-idealnya-batang-toru.html' title='Ibukota Tapsel Idealnya Batang Toru'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SqqtkjE4IgI/AAAAAAAAAKk/3NvPv1Lt2Gw/s72-c/Lapangan+Pasar+Batangtoru.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-3903609923052711738</id><published>2009-08-21T18:27:00.003+07:00</published><updated>2009-08-22T14:50:24.357+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pendidikan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><title type='text'>Lima Tahun Berdiri, SMK N 1 Batang Toru Belum Punya Gedung</title><content type='html'>Batang Toru, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah lima tahun berdiri, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pertanian N 1 Batang Toru belum juga memiliki gedung sendiri. Selama lima tahun tersebut SMK Pertanian N 1 Batang Toru menumpang di gedung SMP N 2 Batang Toru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerinduan sekolah tersebut ingin memiliki gedung sendiri disampaikan ke Anggota DPD RI Asal Sumut Parlindungan Purba. Dalam kunjungan kerjanya ke Tapanuli Selatan beberapa waktu lalu, Parlindungan Purba menyempatkan diri untuk mendengar laporan dan aspirasi orangtua, siswa, guru, komite sekolah dan tokoh masyarakat.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Parlindungan Purba diterima oleh Ketua Komite SMK N 1 Djihat Siregar, Kepala Sekolah SMK N 1 Marnaek Siregar SPd, tokoh masyarakat OK Hazmi Isman, Koordinator Masyarakat Peduli Pembangunan (FMPP) Andika SS, kepala desa Aek Pining serta guru-guru SMK N 1 Batang Toru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kesempatan tersebut, Kepala Sekolah SMK N 1 Batang Toru Marnaek Siregar sangat mengharapkan kesediaan Anggota DPD RI Asal Sumut untuk memediasi pihak sekolah dengan pemerintah dalam mewujudkan pembangunan gedung SMK N 1 Batang Toru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Selama ini kita masih menumpang di gedung sekolah SMP N 2 Batang Toru. Proses belajar mengajar tetap terasa tidak nyaman kalau masih menumpang di gedung orang lain,” paparnya. Sama halnya dengan komite sekolah dan tokoh masyarakat.Harapan mereka, pemerintah segera mencarikan lokasi lahan baru untuk pembangunan gedung sekolah SMK N 1 Batang Toru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasar pada survei yang dilakukan masyarakat, beberapa lahan yang cocok untuk digunakan sebagai lahan pembangunan gedung sekolah berada di lahan perkebunan milik BUMN. Untuk melepaskan lahan milik BUMN perlu proses yang panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menanggapi permohonan masyarakat Batang Toru tersebut, dengan tegas Parlindungan menyampaikan akan berupaya untuk memediasinya sampai ke pusat. “Yang terpenting adalah ada kesungguhan dari masyarakat untuk memiliki fasilitas pendidikan yang lebih memadai demi untuk pengembangan SDM di Batang Toru,” paparnya. Selain dari itu, tambahnya masyarakat, siswa, guru dan komite sekolah harus bersabar dan mengikuti prosedur yang telah disepakati.  “Saya percaya, dengan doa dan dukungan dari semua pihak kerinduan untuk memiliki gedung sekolah baru akan terwujud,” katanya. (jam)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.analisadaily.com/"&gt;(Analisa)&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-3903609923052711738?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/3903609923052711738/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2009/08/lima-tahun-berdiri-smk-n-1-batang-toru.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/3903609923052711738'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/3903609923052711738'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2009/08/lima-tahun-berdiri-smk-n-1-batang-toru.html' title='Lima Tahun Berdiri, SMK N 1 Batang Toru Belum Punya Gedung'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-4495541907926096196</id><published>2009-08-21T18:22:00.001+07:00</published><updated>2009-08-22T14:51:54.621+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tambang emas'/><title type='text'>Oktober, Tambang Emas Batang Toru Beroperasi</title><content type='html'>Perusahaan China Akuisisi Saham PT Agincourt Resources&lt;br /&gt;TAPSEL-METRO; Bulan Oktober mendatang, aktivitas tambang emas di Desa Batang Toru Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan dipastikan beroperasi setelah perusahaan baru asal China bernama Sci-Tech Holdings (CST) Limited mengakuisisi saham PT Agincourt Resorces Australia yang bangkrut akibat terimbas krisis global.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum menyatakan bangkrut, PT Agincourt Resources Australia menargetkan proyek tambang emas di Batangtoru sudah mulai berproduksi akhir 2009 atau paling lambat awal tahun 2010. Bahkan, kata Chief Executive Officer OZ Mineral PT Agincourt Resources Australia, Andrew Michiermore bulan Agustus lalu, proyek itu masih dalam tahap konstruksi.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andrew Michiermore yang ketika itu berdialog dengan Gubernur Sumut Syamsul Arifin mengatakan, produksi emas di tambang Batangtoru itu diperkirakan sebanyak 6,3 juta ton per tahun ditambah perak sekitar 60,7 ton per tahun dengan masa produksi hingga 10 tahun. Produksi emas dan perak di Batangtoru masih bisa diperpanjang lima hingga 10 tahun lagi dengan melakukan eksplorasi tambahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Tapanuli Selatan, Ir Baduaman Siregar melalui sekretaris, Helmi, mengatakan secara resmi Sci-Tech Holdings (CST) Limited menggantikan pengambilan hak dan pembelian saham pada 30 April lalu, setelah menyelesaikan seluruh administrasi dalam eksplorasi tambang emas Batang Toru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pemegang saham dan penanggung jawab proyek penambangan emas adalah CST dengan memberikan tanggung jawab manajemen pengelolaan proyek martabe penambangan emas Batang Toru kepada anak perusahaan G Resorces, Sister Company yang dipimpin oleh Owen Hegarty dan Peter Albert yang menjabat sebagai senior eksekutif G Resources. Maka di bawah naungan manajemen anak perusahaan inilah pengelola proyek penambangan," ujar Helmi, Selasa (28/7) kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkan Helmi, sebenarnya perusahaan CST hanya membeli saham perusahaan sebagai penanggung jawab proyek pertambangan, sedangkan pelaksana manajemen penambangan adalah anak perusahaan G Resources yang merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penambangan di bawah naungan perusahaan besar asal Amerika yakni Oxiana Zenifed (OZ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jadi ke depan pada bulan Oktober mendatang perusahaan baru ini akan memulai aktivitas penambangan setelah selama ini tidak aktif karena perusahaan sebelumnya mengalami krisis, karena tidak memiliki dana dalam memasuki tahap kontruksi pembangunan proyek. Jadi perusahaan baru ini bukan lagi dalam pengerjaan proyek eksplorasi tapi sudah memasuki tahap kontruksi," pungkasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk diketahui, sebelum akhirnya bangkrut, PT Agincourt Resources berencana melakukan eksplorasi emas di kawasan Batang Toru sebanyak 6,3 ton per tahun selama 10 tahun. Proses eksplorasi akan dimulai pada awal 2010. Perusahaan ini juga akan menambang perak sebanyak 60,7 ton per tahun selama 10 tahun. Bahkan, di luar lokasi juga akan terus dilakukan eksplorasi untuk mencari sumber tambang emas dan perak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang dikatakan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Sumatera Utara Washington Tambunan selepas mengikuti pertemuan antara tim PT Agincourt dan Gubernur Sumatera Utara Syamsul Arifin bulan Agustus lalu, PT Agincourt Resources berencana melakukan konstruksi eksplorasi akhir 2009, sementara produksi pada awal 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal bagi hasil, Washington mengatakan tidak ada istilah bagi hasil dalam proses eksplorasi, tetapi menggunakan royalti sesuai dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1967. Pemerintah diperkirakan akan menerima bagian sekitar 2 persen dari hasil tambang yang diproduksi perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari angka 2 persen itu, 20 persen merupakan bagian pemerintah pusat, 64 persen bagian pemerintah kabupaten, dan 16 persen merupakan bagian pemerintah provinsi. Pemerintah daerah juga akan mendapatkan kepemilikan saham sebesar 5 persen. Sebanyak 3,5 persen diperuntukkan bagi Kabupaten Tapanuli Selatan, sisanya 1,5 persen untuk Provinsi Sumatera Utara. Selain itu, PT Aneka Tambang juga akan menguasai 10 persen saham dengan nilai 65 juta dollar AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski demikian, 5 persen saham yang dimiliki pemerintah daerah Sumut dan Tapanuli Selatan bernilai sekitar 10 juta dollar AS. "Kami tidak membayar sampai 30 juta dollar AS, dari mana kami punya uang. Angka 5 persen itu dibayarkan dari dividen yang kami (pemerintah daerah) peroleh," kata Washington. Dan ini, kata Washington, membuat pemerintah daerah tidak menanggung kerugian jika perusahaan merugi.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-4495541907926096196?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/4495541907926096196/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2009/08/oktober-tambang-emas-batang-toru.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/4495541907926096196'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/4495541907926096196'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2009/08/oktober-tambang-emas-batang-toru.html' title='Oktober, Tambang Emas Batang Toru Beroperasi'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-5507187965526698527</id><published>2009-08-14T21:09:00.002+07:00</published><updated>2009-08-22T14:55:17.609+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nasional'/><title type='text'>Fupei Situs Jaringan Sosial Pertama Indonesia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SoVx9hL_twI/AAAAAAAAAJ8/kKi7hsQ_-Bk/s1600-h/FUPEI_logo.gif"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 163px; height: 60px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SoVx9hL_twI/AAAAAAAAAJ8/kKi7hsQ_-Bk/s400/FUPEI_logo.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5369823432403826434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FUPEI merupakan salah satu website karya anak bangsa yang baru saja selesai dari beta testing dalam mengimplementasikan dukungannya terhadap program terbuka berskala dunia yaitu OpenID, dengan menjadi sebuah OpenID Provider, FUPEIs (sebutan member FUPEI) dapat mengakses kedalam halaman member website-website yang menerima OpenID sebagai salah satu cara loginnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersama dengan website-website besar yang juga sebagai OpenID Provider seperti Yahoo, Google, Mixi dan lain-lainnya, FUPEI akan selalu berusaha mengikuti perkembangan internet dunia, dan mencoba untuk membuktikan kepada dunia bahwa Indonesia tidak selalu menjadi konsumen terhadap website-website luar, Indonesia memiliki kemampuan untuk mengikuti perkembangan yang ada terutama dalam teknologi internetnya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OpenID adalah layanan pengenal identitas, yang membolehkan FUPEIs untuk masuk kedalam banyak website dengan hanya menggunakan sebuah identitas digital, yang menyebabkan FUPEIs tidak perlu lagi mendaftarkan baru di website yang FUPEIs kunjungi. OpenID tidak terpusat hanya kepada satu website, gratis dalam pemakaiannya, dan memiliki standarisasi pengelolaan informasi yang sudah FUPEIs miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menggunakan FUPEIs tidak perlu mengingat ID dan password di sebuah website. Melainkan cukup dengan menggunakan identifikasi milik FUPEI dan passwordnya di FUPEI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah website yang dipercaya menggunakan OpenID, akan menggunakan form masuk milik OpenID. Berbeda dengan website kebanyakan yang biasanya memiliki form masuk dengnan pertanyaan ID dan password, apabila menggunakan form OpenID, akan terlihat sebuah pertanyaan saja, yaitu form identifikasi OpenID, biasanya juga disertakan dengan logo kecil dari OpenID. Form ini yang akan terhubung kepada pusat data di FUPEI untuk melakukan pengesahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FUPEIs hanya membutuhkan sebuah kode identifikasi OpenID. Pada saat FUPEIs mengunjungi website yang menggunakan OpenID, FUPEIs cukup memasukkan kode identifikasi tersebut. Dan silahkan lihat keajaiban dari OpenID bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FUPEI-Friends Uniting Program Especially Indonesia- adalah sebuah website komunitas yang berisi tentang jurnal persahabatan dan kreatifitas di internet, dikhususkan untuk kalangan Indonesia, FUPEI terus berusaha untuk mengembangkan fasilitasnya agar tidak kalah dengan fasilitas website-website yang sejenis diluar, memiliki anggota sebanyak 80.000 lebih orang dengan 96,3 persen adalah pengguna yang berasal dari Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fupei diharapkan dapat menjadi portal anak muda terbesar di Indonesia dengan menyediakan berbagai macam fasilitas-fasilitas yang berguna untuk kepentingan membernya. Dan mengenalkan ke dunia Internasional bahwa anak muda Indonesia kreatif dan bersahabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk terus menonjolkan Fupei sebagai situs lokal, Fupei akan dilengkapi dengan bahasa pengantar lain. Selain bahasa Indonesia dan Inggris, Fupei juga akan dilengkapi dengan bahasa daerah. Hingga saat ini sudah ada lima bahasa daerah seperti Jawa, Sunda, Padang, Lampung dan Betawi. Sedangkan beberapa bahasa lainnya seperti Bugis, Papua, Palembang dan Manado masih dalam proses pengerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fasilitas unggulan Fupei adalah kostumisasi profil Fupeis, games, blog, forum dan chatroom. Fupeis juga dapat menikmati photo album, musik, video dan ecard dengan teknologi yang tidak kalah dengan flickr, MySpace, YouTube dan Friendster       &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://tutor-internet.com/&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-5507187965526698527?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/5507187965526698527/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2009/08/fupei-situs-jaringan-sosial-pertama.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/5507187965526698527'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/5507187965526698527'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2009/08/fupei-situs-jaringan-sosial-pertama.html' title='Fupei Situs Jaringan Sosial Pertama Indonesia'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SoVx9hL_twI/AAAAAAAAAJ8/kKi7hsQ_-Bk/s72-c/FUPEI_logo.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-2243577221555536696</id><published>2009-07-10T11:28:00.006+07:00</published><updated>2009-10-04T04:13:09.626+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Panorama Batangtoru'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wisata batangtoru'/><title type='text'>Perjalanan Ikan Jurung Keramat, Danau Siais Dan Aek Batangtoru</title><content type='html'>&lt;a href="http://batangtoruhariini.blogspot.com/"&gt;Home&lt;/a&gt; &lt;br&gt;&lt;br /&gt;Kamis, 15 Januari 2009 | 09:38:44&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Menyusuri Pedalaman Tapsel&lt;/B&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;Ikan Jurung Keramat, Danau Siais, dan Aek Batang Toru&lt;br /&gt;Sebuah keajaiban bertahan selama hampir satu abad di desa Rianiate, Kecamatan Padangsidimpuan Barat, Tapanuli Selatan. Ribuan ikan jurung berukuran sampai 50 cm dengan berat mencapai 2 kg lebih, hidup liar dalam sebuah sungai kecil dan dangkal yang mengalir di belakang rumah penduduk. Bila kemarau tiba dan debit sungai mengecil, hanya 1/3 dari tubuh ikan-ikan itu yang benam dalam air. Gampang sekali menangkapnya. Tapi penduduk tidak memakan atau mengganggunya. Sebuah kepercayaan keramat telah menyelamatkan mereka dari kepunahan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebelet menyaksikan pemandangan ajaib ini? Tidak gampang! Desa Rianiate adalah desa pedalaman yang terisolir dari darat dan merupakan pemukiman terakhir ke arah pesisir timur Kabupaten Tapsel. Jalan daratnya melewati beberapa puncak perbukitan dengan bebatuan yang sudah dibungkus lumpur. Saat ini, praktis tidak ada mobil yang berani masuk. Bahkan kendaraan roda dua pun sangat jarang melintas, sehingga rerumputan mulai tumbuh di bekas lindasan roda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Padangsidimpuan, ibu kota Tapsel, simpang menuju desa Rianiate dicapai dengan melewati jalur beraspal Padangsidimpuan-Sibolga selama satu jam perjalanan. Sebelum mencapai jembatan Batang Toru, terdapat tempat wisata pemandian Aek Parsariran. Kita bisa beristirahat atau mandi-mandi di sini, karena Parsariran memang sudah dikelola sebagai lokasi wisata dan pemerintah sudah membangun fasilitas-fasilitas seperti pondok-pondok, ruang ganti, mushalla, dan toko-toko jualan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Parsariran, simpang Rianiate hanya berjarak sekitar 3 km, persis sebelum jembatan Aek Batang Toru. Kita harus berbelok ke kiri dan melanjutkan perjalanan melewati desa Hapesong dan perkebunan milik swasta. Sampai beberapa kilometer ke dalam, kondisi jalan masih bagus. Setelah itu, jalan sudah berbatu dan berlobang, meski masih dilewati satu dua angkutan pedesaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segalanya menjadi suram dan sulit begitu sampai di desa Simataniari. Dari sini, perjalanan mulai mendaki dengan batu-batunya yang tajam dan besar. Satu gugusan pegunungan lagi harus dilalui dengan perjalanan sulit yang memakan waktu sekitar tiga jam. Penduduk sekitar melewatinya dengan berjalan kaki, termasuk anak-anak SD dari desa Bahung yang berlokasi di sebuah lembah di balik gunung tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Cuma di sana SD paling dekat. Aku sama kawan-kawan sudah biasa melewati gunung, tapi karena jalannya curam dan berlumpur, kami nggak bisa pakai sepatu,” kata Dalian, seorang siswa SD kelas 6. Desa Bahung hanyalah pemukiman yang berisi belasan rumah dan satu gereja kecil. Sekitar 30-an anak SD tetap bersekolah meski harus melewati hutan dan gunung tiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Bahung ke desa Rianiate, badan jalan makin menyempit dengan beberapa jembatan kayu yang sudah bobrok. Perkampungan terakhir di pinggiran Danau Siais itu menampilkan suasana masa lalu. Sebagian besar rumah penduduk terbuat dari papan yang sudah berusia tua dan berbentuk panggung. Satu-satunya bangunan mewah di sana adalah mesjid yang berdiri di pinggir sungai Rianiate yang konon pembiayaannya dibantu oleh mantan Gubernur Sumatera Utara Raja Inal Siregar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mesjid ini punya sejarah yang cukup panjang, karena desa Rianiate juga termasuk perkampungan tua. Saat ini jumlah penduduknya sekitar 270 rumah tangga. Pada awalnya bangunan mesjid itu hanyalah sebuah tempat peribadatan sederhana. Alkisah, pada tahun 1939, seorang syekh pengikut tarekat naqsabandiyah datang dari Desa Tabuyung, pesisir barat. Ia mendirikan persulukan persis di pinggiran sungai Rianiate.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu masa, sang syekh menghadapi masalah dengan air sungai yang dipakainya sebagai tempat wuduk. Ia merasa air sungai makin kotor oleh aktivitas penduduk di bagian hulu, sehingga syarat untuk sebuah tempat wuduk yang bersih tidak terpenuhi lagi. Setelah berikhtiar dan berdoa pada Tuhan, beliau akhirnya mendapat pemecahan yang konon datang dari sebuah mimpi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah ia dapatkan dari mana, suatu hari ia membawa seekor ikan jurung besar (penduduk setempat menyebutnya ikan merah). Ikan itu ia lepas di sungai belakang mesjid dengan tujuan menjadi penyaring kotoran dari hulu. Ini sebenarnya bisa dijelaskan lewat ilmu biologi, yakni membasmi sesuatu dengan memanfaatkan sifat rantai makanan makhluk hidup. Ikan jurung tersebut memakan kotoran-kotoran dari hulu dan seterusnya berkembang biak menjadi ribuan ekor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kelestariannya, syekh dan pengikutnya melarang penduduk mengambil dan memakan ikan-ikan itu. Sebuah kepercayaan kemudian berkembang. Sampai hari ini penduduk sangat meyakini bahwa ikan jurung itu bukanlah ikan biasa. Mereka “dilindungi” oleh sang syekh dan tidak ada seorang pun yang selamat bila berani memakan atau mengambilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Henry Dalimunthe, seorang penduduk yang tinggal di tepi sungai, sudah banyak kejadian yang membuktikan keyakinan mereka itu. Suatu hari dua orang pendatang dari Padangsidimpuan menangkap dan membakar ikan untuk “teman” (tambul) minum tuak. Keduanya lantas meninggal dalam keadaan mabuk. Kemudian seorang anak muda tiba-tiba buta matanya dalam tugasnya sebagai operator alat berat untuk pelebaran sungai. Diduga, ia telah mengganggu ketenteraman ikan karena membuat sungai keruh. Beberapa kasus lain adalah orang-orang yang perutnya gembung setelah nekad mengabaikan peringatan warga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami tidak pernah melarang siapapun menangkap atau memakan ikan merah. Tapi kami sudah memberi peringatan duluan. Tapi kalau tidak percaya juga, kami biarkan saja. Jadi, jangan salahkan kami kalau terjadi sesuatu kemudian,” ujar Henry serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keanehan lain yang memperkuat mitos itu adalah tingkah laku ikan yang tidak pernah jauh-jauh dari sekitar mesjid. Mereka hanya mau berenang paling jauh dalam radius sekitar 20 meter ke hilir atau ke hulu. Dalam sungai yang dangkal tersebut, ikan-ikan jurung bergerombol dan bergabung dengan penduduk yang mandi atau mencuci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan, ribuan ekor jurung seberat 2 kiloan berkeliaran di sekeliling Anda dengan sebagian tubuhnya tak muat lagi dalam air. Ini adalah pemandangan langka dan mungkin satu-satunya di dunia!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah kearifan tradisional telah menjaga populasi jurung di Rianiate. Entah sampai kapan hubungan unik manusia dan ikan ini bertahan. Menurut penduduk setempat, belakangan, kasus kematian ikan merah makin sering terjadi. Bila kemarau terlalu panjang, ikan-ikan mati mengambang sampai ratusan ekor. Persentuhan warga dengan produk-produk modern seperti deterjen telah mempengaruhi kualitas air sungai. Diduga, pada saat kemarau, tingkat konsentrasi pencemaran sungai menjadi tinggi, dan akhirnya membunuh ikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panorama Siais dan Aek Batang Toru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain keajaiban ikannya, desa Rianiate masih punya simpanan lain untuk dikunjungi. Menyusuri sungai Rianiate sejauh kira-kira 1 km lagi ke hilir, kita akan berakhir pada sebuah danau yang sangat indah: Danau Siais.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puluhan sungai besar dan kecil dari gugusan pegunungan di sekelilingnya memberikan kontribusi air, termasuk Aek Batang Toru sebagai penyumbang terbesar. Danau Siais adalah danau terluas kedua yang dimiliki Sumatera Utara setelah Danau Toba. Tapi potensi wisata ini belum terjamah sama sekali. Sebaliknya, para mafia kayu sudah mencederai duluan hutan-hutan di sekelilingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai danau alam, Siais menyimpan manfaat ekonomi yang besar bagi masyarakat di sekitarnya. Warga memenuhi lauk-pauk dengan cara menangkap ikan. Sebagai sarana transportasi penyeberangan, mereka membuat sampan. Tak heran bila warga Rianiate sendiri adalah orang-orang yang terampil membikin sampan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, hari ini, warga Rianiate telah membuat perahu yang lebih besar untuk alat transportasi sungai. Perahu dengan kapasitas 20 penumpang itu memiliki ukuran sepanjang 15 meter dengan lebar badan 1 meter. Sebagai penggeraknya, mereka memakai mesin kompeng berbahan bakar solar. Tak kurang dari 7 perahu kompeng melayani rute Rianiate—Batang Toru dan sebaliknya setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sungai Rianiate yang sempit, perahu motor pelan-pelan menghilir ke danau, lalu keluar melalui mulut sungai Batang Toru. Setelah meninggalkan panorama Siais yang indah dan tenang, perahu kompeng selanjutnya bergerak ke hulu menentang arus Batang Toru yang cukup deras. Waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke Batang Toru sekitar 3 jam dengan jarak tempuh kira-kira 60 km.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama penyusuran sungai ini, panorama juga cukup menyenangkan. Beberapa jenis satwa liar seperti elang, biawak, dan monyet menjadi daya tarik pemandangan di sepanjang pinggiran sungai. Sekali-sekali, rumah-rumah penduduk yang lebih tepat disebut gubuk dapat dilihat. Penghuninya adalah anak-anak kandung pedalaman yang hidup dengan sangat sederhana.&lt;br /&gt;Sungai Batang Toru adalah salah satu sungai terbesar di Tapanuli Selatan. Ke hilir, arusnya berakhir ke laut di pesisir barat setelah lebih dulu membagi airnya sebagian ke Danau Siais. Sedangkan ke hulu, Batang Toru melintasi Tarutung, Tapanuli Utara. Di sana masyarakat mengenalnya dengan nama Aek Sarulla. Saking populernya, sungai ini sudah memberi inspirasi pada terciptanya sebuah lagu Batak yang juga cukup dikenal karena sering diajarkan pada anak-anak SD. Petikannya antara lain “Aek Sarulla, tu dia ho laho. Na ginjang ma nian jalan mi…”. (Sungai Sarulla, ke mana kau pergi. Panjang kali nian jalanmu…).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain karena besar dan panjangnya, belakangan Batang Toru alias Sarulla juga mulai disebut-sebut karena memiliki jeram yang sangat menantang antara Desa Sipetang sampai jembatan Trikora di Batang Toru. Kelompok pecinta alam Kompas USU yang dipimpin Robert AP Lubis pertama kali mengarunginya pada tahun 2002. Menurut salah seorang aktivis Kompas USU, Popoy, sungai Batang Toru memiliki satu jeram besar dengan grade 6. Belum ada yang berani melewatinya, karena risikonya sangat dekat dengan maut. Sebagai perbandingan, arung jeram Asahan yang berkapasitas internasional, hanya memiliki jeram tertinggi dengan grade 5+ dan juga belum ada kelompok yang berani mengarunginya.&lt;br /&gt; sumber:&lt;a href="http://www.insidesumatera.com/?open=view&amp;newsid=875&amp;cat=2"&gt;insidesumatera.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-2243577221555536696?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/2243577221555536696/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2009/07/home-perjalanan-ikan-jurung-keramat.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/2243577221555536696'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/2243577221555536696'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2009/07/home-perjalanan-ikan-jurung-keramat.html' title='Perjalanan Ikan Jurung Keramat, Danau Siais Dan Aek Batangtoru'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-8705224024371240269</id><published>2009-05-22T10:18:00.003+07:00</published><updated>2009-10-01T02:53:33.721+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Batangtoru'/><title type='text'>LUPA POSTING</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/ShYaKgbSN5I/AAAAAAAAAIE/ME1C6n8aJKg/s1600-h/Foto010.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/ShYaKgbSN5I/AAAAAAAAAIE/ME1C6n8aJKg/s400/Foto010.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5338483176099690386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:180%;" &gt;S&lt;/span&gt;ebenarnya kejadiannya uda setahunan dari tgl hari ini,Disimpan di komputer,lupa..kemarin waktu iseng-iseng lihat2 isi komputer ketemu lagi sama nih foto..Karena unik kayaknya blm basi buat di tampilin di blog ini..&lt;br /&gt;Kejadian tepat di desa sangkunur kec:Angkola barat sekitar 10Km dari batangtoru,tapanuli selatan,Sumut..Jembatan rubuh karena kelebihan beban dan tak sanggup menahan tekanan dari truk tsb.Jembatan tsb mnerupakan jembatan darurat,Sebelum pembangunan rampung..&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Korban Lagi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Pada waktu pemilu Legislatif beberapa bulan lalu jembatan ini juga memakan korban,tiga orang pengendara sepeda motor terjatuh  sebelum melewati jembatan yang kondisi jalan menanjak dan berpasir.dua orang meninggal satu orang selamat&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-8705224024371240269?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/8705224024371240269/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2009/05/lupa-posting.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/8705224024371240269'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/8705224024371240269'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2009/05/lupa-posting.html' title='LUPA POSTING'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/ShYaKgbSN5I/AAAAAAAAAIE/ME1C6n8aJKg/s72-c/Foto010.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-5140719406838064044</id><published>2009-05-10T13:09:00.005+07:00</published><updated>2009-08-22T15:19:27.407+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Panorama Batangtoru'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wisata batangtoru'/><title type='text'>Tenaga Air dan Panas Bumi Hutan Batangtoru Mampu Produksi Listrik 350 MW</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/Sg1gXmmqCQI/AAAAAAAAAHc/ygbChUzdsOQ/s1600-h/bhi_foto.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/Sg1gXmmqCQI/AAAAAAAAAHc/ygbChUzdsOQ/s400/bhi_foto.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336027092119849218" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="meta"&gt;&lt;img src="http://hariansib.com/news/wp-content/themes/blue-tech/images/postheaderend.gif" style="margin: -4px 0pt 0pt;" alt="" align="right" height="22" width="22" /&gt;Posted in &lt;a href="http://hariansib.com/category/marsipature-hutanabe/" title="Lihat seluruh tulisan dalam Marsipature Hutanabe" rel="category tag"&gt;Marsipature Hutanabe&lt;/a&gt; by Redaksi on Maret 5th, 2009 &lt;/div&gt;          &lt;p&gt;Marancar (SIB)&lt;br /&gt;Bupati Tapsel Ongku P Hasibuan diwakili Asisten II Untung Swandi mengatakan, kawasan hutan Batangtoru yang berada pada tiga wilayah adminsitratif Kabupaten yakni, Kabupaten Tapsel, Tapteng dan Taput ternyata mampu memproduksi pembangkit listrik tenaga air dan panas bumi sebesar 350 Mega Watt (MW), karenanya kelestarian kawasan hutan Batangtoru yang sebagian besar berada di Kabupaten Tapsel harus tetap dijaga.&lt;br /&gt;Demikian amanat tertulis Bupati Tapsel yang dibacakan Asisten II Untung Swandi pada Musyawarah Besar Menjaga Hutan dan Air di Daerah Aliran Sungai Batangtoru yang diselenggarakan Conservation International (CI) Indonesia di Desa Tanjung Rompa Kecamatan Marancar Tapsel, Senin (2/3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Disebutkan, khusus di Kabupaten Tapsel salah satu kawasan hutan yang masih menjanjikan adalah kawasan hutan Batangtoru, karena memiliki sumber air yang menjadi gantungan hidup sekitar 1,3 juta orang di wilayah sekitarnya. “Selain untuk dikonsumsi, airnya juga dipergunakan untuk mengairi dan menyuburkan lahan pertanian dan persawahan, bahkan menjaga iklim sekitarnya,” ujar Ongku.&lt;br /&gt;Manfaat lainnya, kata Ongku, Sungai Sipanhaporas dari blok Barat hutan Batangtoru telah dijadikan sebagai PLTA berkekuatan 50 MW, dari blok Timur di Sarulla mampu menghasilkan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi 300 MW. “Pada dasarnya, masyarakat di kawasan hutan Batangtoru ini sudah menjaga kelestarian hutan dengan tidak membuka kawasan hutan atau penebangan kayu secara illegal untuk perkebunan dan bisnis kayu,” sebutnya.&lt;br /&gt;Ongku menilai, masih perlu dilakukan upaya-upaya pelestarian yang komprehensif, koloboratif dan terukur dalam perencanaannya sebagaimana yang akan dilakukan pihak Conservation International (CI) Indonesia bersama pemerintah daerah. Jadi musyawarah digelar agar dapat merangkul pendapat-pendapat dari berbagai pihak untuk mencapai kesepakatan baru dalam melindungi hutan alam yang masih tersisa, sebab perencanaan konservasi secara partisipatif menjadi hal yang sangat penting.&lt;br /&gt;Karena jika hutan dirusak masyarakat sekitar hutan Batangtoru merupakan orang-orang pertama yang akan menjadi korban, karena kerusakan hutan akan mengakibatkan terjadinya bencana alam seperti, banjir dan tanah longsor. Namun sebaliknya, jika hutan Batangtoru terpelihara dengan baik, tentunya masyarakat sekitar menjadi orang yang pertama merasakan manfaatnya, sebab dengan kondisi hutan yang terjaga tentu ketersediaan air akan tetap terjaga dan lingkungan tetap asri. “Menjaga dan melestarikan hutan khususnya kawasan hutan Batangtoru sudah harga mati, karenanya sangat diharapkan peran serta seluruh masyarakat dan unsur Muspida dalam upaya melestarikannya,”&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-99b02d66c90004c8" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v1.nonxt3.googlevideo.com/videoplayback?id%3D99b02d66c90004c8%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331053644%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D12D616441C378524CE33FE60297BEBFBB96C8A82.69E546D910394E1D47A040BFD9B0872A16E2FBB8%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D99b02d66c90004c8%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DPfXx6rb55duZYArXROUCcvi_H-0&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v1.nonxt3.googlevideo.com/videoplayback?id%3D99b02d66c90004c8%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331053644%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D12D616441C378524CE33FE60297BEBFBB96C8A82.69E546D910394E1D47A040BFD9B0872A16E2FBB8%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D99b02d66c90004c8%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DPfXx6rb55duZYArXROUCcvi_H-0&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;sebut Ongku seraya mengajak menjaga bersama hutan lindung yang menjadi populasi Orang Utan Sumatera beserta flora dan fauna langka di dunia demi kepentingan anak cucu ke depan.&lt;br /&gt;Hadir dalam acara itu Presiden Direktur CI Indonesia Jatna Supriatna, Herwaksono Soedjito, Saodah Lubis, Kepala BKSDA Sumut Djati Wicaksono, Kadis Kehutanan dan Pertanahan Akhmad Ibrahim, Ketua Bappeda Saulian Sabbih, Kakan Pedalda Samsul Bahri, Camat Marancar dan undangan lainnya.(T7/g)&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-5140719406838064044?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://hariansib.com/2009/03/tenaga-air-dan-panas-bumi-hutan-batangtoru-mampu-produksi-listrik-350-mw/' title='Tenaga Air dan Panas Bumi Hutan Batangtoru Mampu Produksi Listrik 350 MW'/><link rel='enclosure' type='video/mp4' href='http://www.blogger.com/video-play.mp4?contentId=99b02d66c90004c8&amp;type=video%2Fmp4' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/5140719406838064044/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2009/05/tenaga-air-dan-panas-bumi-hutan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/5140719406838064044'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/5140719406838064044'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2009/05/tenaga-air-dan-panas-bumi-hutan.html' title='Tenaga Air dan Panas Bumi Hutan Batangtoru Mampu Produksi Listrik 350 MW'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/Sg1gXmmqCQI/AAAAAAAAAHc/ygbChUzdsOQ/s72-c/bhi_foto.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-7495778981816667136</id><published>2009-04-25T18:23:00.002+07:00</published><updated>2009-05-12T03:58:45.034+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wisata batangtoru'/><title type='text'>WISATA SUMATERA UTARA : PANTAI MUARA OPU – WISATA PASIR PUTIH</title><content type='html'>&lt;div class="entry"&gt;          &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p style="background: white none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;Muara Opu merupakan satu - satunya desa di Kabupaten Tapanuli Selatan terletak di pesisir pantai Barat berhadapan langsung dengan Samudra Hindia. Penduduknya berjumlah 80 KK bermata pencaharian sebagai nelayan, sedangkan luas wilayah menurut sejarah sekira 37 km2 dan telah ada penduduknya sejak 103 tahun yang lalu.&lt;br /&gt;Kawasan ini sangat potensial dikembangkan menjadi tujuan wisata namun karena miskinnya sarana membuat daerah ini masih sulit berkembang. deburan ombaknya cukup bagus dan sangat menggoda. Kita bebas memandang ke lautan lepas tanpa ada yang menghalanginya, benar- benar menakjubkan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="background: white none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;Jarak antara Kecamatan Batangtoru dengan Muara Opu tersebut hanya sekitar 30-an kilometer, akan tetapi waktu yang dibutuhkan mencapai 4 jam. Perjalanan agar tembus ke desa dimaksud, itupun mesti menggunakan mobil gardan dua. Perjalanan yang cukup melelahkan memang namun mengasyikkan juga karena disisi kiri dan kanan jalan mulai tampak perkebunan kelapa sawit milik perusahaan swasta maupun milik masyarakat serta lahan pertanian yang berbatas dengan hutan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="background: white none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;Pantai Muara Opu memiliki pasir putih dan bersih serta kelihatan asri,sampai saat ini belum dimanfaatkan untuk peningkatan perekonomian masyarakat. Masyarakat disana cukup ramah dan sangat familiar. Bahasa sehari-hari warga mengunakan dialek melayu pesisir. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="background: white none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;Pemandangan mengasyikkan sesaat ingin kembali dari Muara Opu yaitu ketika menikmati detik- detik menjelang sang surya kembali ke peraduan. Pemandangan indah tampak bagai Aurora dimana seluit merah jingga memancar di kejauhan. Jika ingin menikmati pemandangan seperti itu, silahkan datang ke Muara Opu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;Sumber:&lt;a href="http://listiaji.wordpress.com/page/2/"&gt;listiaji&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;          &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-7495778981816667136?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://listiaji.wordpress.com/page/2/' title='WISATA SUMATERA UTARA : PANTAI MUARA OPU – WISATA PASIR PUTIH'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/7495778981816667136/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2009/04/wisata-sumatera-utara-pantai-muara-opu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/7495778981816667136'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/7495778981816667136'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2009/04/wisata-sumatera-utara-pantai-muara-opu.html' title='WISATA SUMATERA UTARA : PANTAI MUARA OPU – WISATA PASIR PUTIH'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-3017325705980422106</id><published>2009-04-20T13:30:00.007+07:00</published><updated>2009-08-22T15:17:49.598+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hutan batangtoru'/><title type='text'>Dephut Didesak Tinjau Izin HPH di Kawasan Hutan Batang Toru</title><content type='html'>Oleh Jalaluddin Ibrahim (Journalis)&lt;br /&gt;&lt;br&gt;Medan – Departemen Kehutanan didesak segera meninjau ulang pemberian izin Hak Pengelolaan Hutan (HPH) yang pernah diterbitkan terhadap PT Teluk Nauli yang beroperasi di seputaran Kawasan Hutan Batang Toru. Desakan ini diharapkan ditindaklanjuti mengingat dampak negative yang timbul akibat keberadaan perusahaan yang tidak beroperasi itu.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Tapanuli Tengah, APM Simanjuntak ditemui di Medan setiba dari kunjungan ke Gedung Manggala Wanabhakti Departemen Kehutanan RI di Jakarta, mengatakan dirinya baru kembali dari Jakarta untuk menyerahkan surat. Surat berisi permohonan agar Menteri Kehutanan Malem Sambat Kaban dapat meninjau kembali perpanjangan izin pemanfaatan hasil hutan yang pernah diterbitkan kepada PT Teluk Nauli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami mendatangi Departemen Kehutanan untuk menyampaikan permohonan agar departemen dapat meninjau ulang perpanjangan izin PT Teluk Nauli,” kata APM Simanjuntak Jumat (17/4).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tambah dia, surat nomor 522/714/III/2009 disampaikan ke Departemen Kehutanan, mengingat sejak tahun 2001 hingga saat ini perusahaan pemegang konsesi tersebut tidak beraktivitas sama sekali. Akibatnya, jalan logging sepanjang 33 km yang pernah dibuka perusahaan tersebut di Kecamatan Sibagangun Kabupaten Tapanuli Tengah, memicu terjadinya praktek perambahan liar oleh masyarakat asal Nias. Kawasan yang dihuni masyarakat asal Nias ini pun telah dimanfaatkan sebagai areal perkebunan karet dan sawit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibatnya, sudah sejak tahun 2001 kawasan hutan Batang Toru dibuka secara liar. Sedangkan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Tapanuli Tengah tidak dapat bertindak. Pasalnya, dalam Peraturan Pemerintah No 6 tahun 2007, diatur fungsi pengawasan hutan pada lokasi konsesi menjadi tanggung jawab perusahaan bersangkutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, jangankan untuk melakukan pengawasan kawasan hutan, APM Simanjuntak mengaku kalau kantor PT Teluk Nauli yang beralamat di Jalan Sibolga-Barus telah lama tutup. Bahkan untuk mengirimkan surat , pihak kesulitan untuk mencari di mana PT Teluk Nauli berkantor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Tapanuli Tengah, PT Teluk Nauli memperoleh izin pemanfaatan hasil hutan kayu di Belok B Aek Kolang seluas 1.343 ha di areal hutan produksi tepi pantai yang merupakan rawa yang sudah merupakan kawasan hutan bekas tebangan. Temasuk Blok F Anggoli yang meliputi Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara dan Tapanuli Selatan yang berdasarkan kajian merupakan kawasan sempadan sungai/kawasan lindung dan Plasma Nurfah. Hanya sebagian kecil yang merupakan hutan primer. Blok ini juga terdapat pada ketinggian 200 hingga 1.200 mdpl (meter di atas permukaan laut).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Tapanuli Tengah, keberadaan PT Teluk Nauli juga menjadi persoalan besar bagi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Kepala Dinas Kehutanan Tapanuli Utara, Yunus C Hutauruk mengakui tidak beroperasinya perusahaan pemilik izin HPH tersebut jelas merugikan pemerintah daerah. Selain tidak dipenuhinya kewajiban pajak perusahaan, hutan di kabupaten Tapanuli Utara juga ikut rusak. Apalagi 70 persen dari total konsesi milik PT Teluk Nauli seluas 30 ribu hektar berada di Tapanuli Utara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Demi mewujudkan usulan terbentuknya kawasan hutan Batang Toru sebagai hutan lindung, kami berharap Departemen Kehutanan dapat mengkaji ulang izin yang pernah diberikan bagi PT Teluk Nauli,” kata Yunus C Hutauruk yang ditemui di Medan setelah tiba dari Jakarta .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hutauruk menanmbahkan, di tahun 2001, ketika PT Teluk Nauli mengusulkan perpanjangan izin HPH, pihaknya telah menyampaikan hasil kajian pihaknya. Hasil hutan berupa kayu yang terdapat di kawasan hutan Batang Toru tidak bernilai ekonomis untuk dikelola. Selain secara topografi yang sangat curam, sehingga sulit untuk mengangkut kayu, kayu yang tumbuh di daerah itu umumnya merupakan kayu berharga murah. Seperti kayu Cemara Gunung dan Atur Mangan yang hanya dapat diolah menjadi kayu bakar atau arang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, berdasarkan hasil survey yang dilakukan Dinas Kehutanan, Cemara Gunung merupakan pohon yang buahnya disenangi oleh orangutan Sumatera (pongo abelii). Sehingga di Tapanuli Utara masih sering ditemukan orangutan yang hidup liar di dalam hutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, berdasarkan data Dinas Kehutanan Tengah, PT Teluk nauli memiliki izin perpanjangan Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu-Hutan Alam (IUPHHK-HA) pada hutan produksi. Berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan SK.414/Menhut-II/2004 bertanggal 19 Oktober 2004. Berupa izin pemanfaatan areal seluas 83.143 ha sampai dengan 30 Juni 2044. Yang terletak di lima kabupaten di Sumatera Utara yaitu Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal dan Nias Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PT Teluk Nauli juga mendapatkan persetujuan dan pengesahan Rencana Kerja Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu-Hutan Alam (RKUPHHK-HA) pada hutan produksi periode tahun 2008-2017 berdasarkan Kepmenhut No Sk.192/V1-BPHA/2008 tenggal 28 Mei 2008 dengan Rencana Penebangan Maksimum seluas 17 ribu ha per tahun dengan volume maksimum 551 ribu meter kubik atau 55.100 m kubik per tahunnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski demikian, Dinas Kehutanan Kabupaten Tapanuli Utara dan Tapanuli Tengah telah menetapkan kebijakan untuk tidak menerima usulan Rencana Kerja Tahunan (RKT) maupun Rencana Kerja Lima Tahunan (RKL) PT Teluk Nauli. Sehingga perusahaan tersebut tetap tidak dapat melakukan pemanfaatan hasil hutan kayu yang terdapat di kawasan hutan Batang Toru yang tersebar di tiga kabupaten, Kabupaten Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dikirim via email&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-3017325705980422106?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/3017325705980422106/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2009/04/dephut-didesak-tinjau-izin-hph-di.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/3017325705980422106'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/3017325705980422106'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2009/04/dephut-didesak-tinjau-izin-hph-di.html' title='Dephut Didesak Tinjau Izin HPH di Kawasan Hutan Batang Toru'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-4506306221498174807</id><published>2009-04-20T13:25:00.000+07:00</published><updated>2009-04-20T13:27:18.546+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hutan batangtoru'/><title type='text'>Menhut Setuju Kawasan Hutan Batang Toru Menjadi Hutan Lindung</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;" lang="IN"&gt;&lt;div style="margin: 0cm 0cm 0pt;"&gt;&lt;span style="color:#0000bf;"&gt;Oleh:Jalaluddin Ibrahim&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color:#0000bf;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;div style="margin: 0cm 0cm 0pt;"&gt;&lt;span style="color:#0000bf;"&gt;&lt;em&gt;     journalist&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;&lt;/span&gt;   &lt;p style="background: white none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;Jakarta - Menteri Kehutanan Malem Sambat Kaban setuju dilakukannya perubahan fungsi Kawasan Hutan Batang Toru menjadi hutan lindung. Mengingat kondisi topografi dan keanekaragaman hayati yang terdapat di kawasan hutan yang tersebar di Kabupaten Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan dan Kabupaten Tapanuli Tengah Tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="background: white none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="background: white none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;Hal tersebut diungkapkan Kaban dalam pertemuan koordinasi yang dilakukan Konsorsium Yayasan Ekosistem Lestari (YEL) bersama Dinas Kehutanan Sumatera Utara, Kabupaten Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah. Juga dihadiri oleh Bappeda dan DPRD Sumut Kamis (16/4) pagi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="background: white none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="background: white none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;"Dari pengalaman beberapa kali terbang di atas kawasan hutan Batang Toru, saya setuju bila kawasan ini diubah fungsinya menjadi hutan lindung," kata Kaban dalam pertemuan yang berlangsung selama satu jam itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="background: white none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="background: white none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;Apalagi, menurut Kaban, bila dikaji kembali Kawasan Hutan Batang Toru (KHBT) dengan kondisi topografi sangat curam dapat berfungsi sebagai Menara Air bagi kabupaten yang terdapat di sekelilingnya. Sehingga ke depan pembangkit listrik yang beroperasi di daerah itu dapat tetap berjalan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="background: white none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="background: white none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;Meski demikian, MS Kaban mendesak pemerintah ketiga kabupaten dapat melakukan kajian lebih komprehensif terkait adanya usulan perubahan fungsi Kawasan Hutan Batang Toru. Baik dari sisi kajian potensi jasa lingkungan maupun kajian ekonomi yang terdapat di daerah tersebut. Sebab khawatir nantinya kembali terbit usulan perubahan atas fungsi kawasan tersebut. Hal ini harus dilakukan menimbang keberadaan hutan di Sumatera Utara sudah kurang dari 30 persen.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="background: white none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="background: white none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;"Merubah fungsi hutan itu mudah sekali saya lakukan, tapi saya tidak mau kalau kemudian hari kembali ada usulan lain yeng meminta dilakukannya perubahan," tambah MS Kaban.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="background: white none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="background: white none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Tapanuli Utara Yunus C Hutauruk menjelaskan, usulan perubahan fungsi hutan di daerahnya telah diajukan dalam usulan revisi SK Menhut No 44 tahun 2005. Tentang penetapan luas kawasan hutan berdasarkan fungsinya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="background: white none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="background: white none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;Dalam usulannya, pihaknya telah mengusulkan total hutan yang dirubah menjadi hutan lindung seluas 70.663,65 hektar. Terdiri atas 51.576,78 hektar hutan produksi yang dirubah menjadi hutan lindung. Areal Peruntukan Lain (APL) menjadi hutan lindung seluas 785,71 ha dan Hutan Produksi Terbatas menjadi hutan lindung seluas 18.301,16 ha.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="background: white none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="background: white none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;"Usulan ini kita ajukan setelah adanya survey yang dilakukan dalam rangka melindungi keberadaan sumber daya alam," kata Yunus C Hutauruk yang juga hadir dalam pertemuan tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="background: white none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="background: white none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;Sama halnya dengan Kadis Kehutanan Kabupaten Tapanuli Tengah, APM Simanjuntak yang mengakui pihaknya telah mengajukan perubahan fungsi Hutan Produksi (HP) menjadi hutan lindung seluas 5.415,63 ha dan APL menjadi hutan lindung seluas 138,21 ha. Sedangkan Kabupaten Tapanuli Selatan dalam usulan revisi SK Menhut No 44 tahun 2005 mengusulkan perubahan fungsi hutan produksi menjadi hutan lindung seluas 14.977,29 ha.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="background: white none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="background: white none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;"Kami berharap usulan perubahan fungsi hutan ini dapat disetujui oleh Departemen Kehutanan. Sebab saat ini usulan tersebut sudah kami serahkan kepada Pemerintah Propinsi Sumatera Utara," kata APM Simanjuntak.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="background: white none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="background: white none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;Sehingga total usulan usulan hutan lindung dari ketiga kabupaten tersebut seluas 116.509,78 ha. Dari luas ideal KHBT yang dijadikan sebagai hutan lindung seluas 136.284 ha. Secara keseluruhan dalam SK Menhut No 44 yang diterbitkan di tahun 2005, luas hutan lindung di ketiga kabupaten tersebut mencapai 25.315 ha.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="background: white none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="background: white none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;Pameran&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="background: white none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="background: white none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;Sebagai upaya mendorong terbentuknya Kawasan Hutan Batang Toru (KHBT) sebagai hutan lindung, Konsorsium YEL bersama Dinas Kehutanan Kabupaten Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah juga menggelar pameran kehutanan dalam IndoGreen Forestry Expo 2009 di Assembly Hall Jakarta Convention Center, Jakarta 14-17 April 2009.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="background: white none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="background: white none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;"Keikutsertaan kita dalam pameran ini sebagai salah satu upaya mendorong percepatan perubahan fungsi hutan," kata Sofyan Tan di Kantor YEL di Medan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="background: white none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="background: white none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;Hal ini dilakukan dalam rangka melindungi keberlanjutan pembangkit listrik di seputaran hutan Batang Toru. Di tengah krisis energi yang melanda Sumatera Utara akhir-akhir ini. Termasuk perlindungan keanekaragaman hayati yang terdapat di dalamnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-4506306221498174807?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/4506306221498174807/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2009/04/menhut-setuju-kawasan-hutan-batang-toru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/4506306221498174807'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/4506306221498174807'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2009/04/menhut-setuju-kawasan-hutan-batang-toru.html' title='Menhut Setuju Kawasan Hutan Batang Toru Menjadi Hutan Lindung'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-6820976880916524848</id><published>2009-03-04T21:27:00.002+07:00</published><updated>2009-10-01T02:47:24.398+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><title type='text'>Warga Tuntut Pembentukan Provinsi Sumatra Tenggara</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;a href="http://www.liputan6.com/"&gt;Liputan6.com&lt;/a&gt;, Medan:&lt;/strong&gt; Ribuan warga Tapanuli bagian selatan, Senin (2/2) siang, berunjuk rasa ke Gedung DPRD dan Kantor Gubernur Sumatra Utara. Mereka mendesak DPRD segera merekomendasikan pembentuan Provinsi Sumatra Tenggara berpisah dari Provinsi Sumut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daerah yang mendukung tuntutan ini antara lain Mandailing Natal, Tapanuli Selatan, Padang Lawas Utara, Kota Padang Sidempuan, dan Padang Lawas. Potensi alam yang melimpah serta kondisi ekonomi mereka anggap cukup sebagai modal membentuk provinsi baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menanggapi tuntutan itu, Ketua DPRD Sumut berjanji bakal membahasnya dalam rapat paripurna. Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Mardianto menyatakan tahun ini tak ada peluang bagi usulan pemekaran lantaran ada pemilihan umum.(BOG/Chaerul Dharma dan Cuk Arbianto)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-6820976880916524848?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.liputan6.com/news/?id=172329&amp;c_id=7' title='Warga Tuntut Pembentukan Provinsi Sumatra Tenggara'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/6820976880916524848/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2009/03/warga-tuntut-pembentukan-provinsi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/6820976880916524848'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/6820976880916524848'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2009/03/warga-tuntut-pembentukan-provinsi.html' title='Warga Tuntut Pembentukan Provinsi Sumatra Tenggara'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-1879302272774738214</id><published>2009-01-31T14:51:00.002+07:00</published><updated>2009-01-31T14:58:04.567+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><title type='text'>PT.MITRA KARUNIA KAPITAL KISARAN TUTUP MENDADAK</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SYQEALrgxQI/AAAAAAAAAG4/p7dCQezly38/s1600-h/logo.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 266px; height: 60px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SYQEALrgxQI/AAAAAAAAAG4/p7dCQezly38/s400/logo.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5297363462876349698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;*LARIKAN UANG NASABAH Rp1,4 Milliar&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;kisaran,&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;PT.mitra karunia capital&lt;/b&gt; cabang Kisaran di Jalan Rivai Kisaran,Asahan yang beroperasi bagaikan “bank gelap”,medadak tutup,Jumat(23/1).Diduga keras Pimpinan AHR bersama semua stafnya melarikan diri membawa kabur uang simpanan deposito 28 org nasabah sebesar Rp1,4 miliar.Nasabah yang sangat dirugikan tersebut mengadu ke polres asahan,rabu(28/1).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sementara itu,di Batangtoru &lt;b style=""&gt;PT.mitra karunia capital &lt;/b&gt;juga mempunyai kantor,dan satu bulan terakhir sepi dari kegiatan dan kantornya sering tutup.menurut beberapa sumber puluhan nasabah di batangtoru juga telah mempercayakan uangnya didepositokan kepada &lt;b style=""&gt;PT.mitra karunia capital &lt;/b&gt;yang juga bernilai milliaran rupiah.Nasabah Batangtoru dan Padangsidempuan telah mengadukan Hal ini ke Pihak Berwajib S sedang ditangani Polda Sumut.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Petrus Budiman(55) warga perumahan Bakrie Sumatra Plantations(BSP) bunut Kecamatan kisaran Barat mewakili 28 org nasabah &lt;b style=""&gt;PT.mitra karunia capital&lt;/b&gt; dalam pengaduannya di mapolres Asahan menjelaskan,mereka masuk menjadi nasabah &lt;b style=""&gt;PT.mitra karunia capital &lt;/b&gt;yang berpraktek bagai bank gelap tersebut atas rayuan manisdari pada gadis cantik petugas lapangan baik secara langsung maupun via telepon.bunga deposito yang ditawarkan sangat menggiurkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yakni sebesar 2-3% per bulan.dibanding bunga deposito bank pemerintah maupun swasta besaran bunga tersebut cukup besar dan menarik.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Satu persatu ke 28 nasabah tersebut masuk menjadi nasabah dan menyimpan uangnya di &lt;b style=""&gt;PT.mitra karunia capital &lt;/b&gt;dalam bentuk deposito dengan besaran berpariasi ,antara jutaan rupiah hinnga ratusan juta rupiah.jangka waktu simpanan deposito tsb ditetapkan perusahaan yakni 3 bulan,6 bulan atau 1 tahun.tetapi bunga deposito harus di ambil nasabah setiap bulan.ke 28 orang nasabah tersebut sudah sempat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menikmati hasil tabungannya dan sama sekali&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tidak pernah curiga terhadap perusahaan tersebut.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Jumat (23/1) kantor &lt;b style=""&gt;PT.mitra karunia capital&lt;/b&gt; cabang kisaran tutup.para nasabah resah dan mencoba mencari tahu keberadaan AHR dan stafnya dan tak diketahui ke mana perginya.di cek ke medan yang disebut sebagai kantor pusat,tapi kantor di magsud juga tutup mendadak.Akhirnya Petrus budiman cs menyimpulkan mereka sebagai korban penipuan sehingga melaporkan kejadian itu ke mapolres Asahan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Menerima Laporan itu polres Asahan turun ke lapangan melakukan pengusutan,kantor &lt;b style=""&gt;PT.mitra karunia &lt;/b&gt;capital tersebut dibuka dan teryata didalam sudah kosong melompong.Yang tinggal hanya beberapa kursi dan meja yang tak bernilai.kini kantor tersebut dipasang “Police Line” dan kasus tersebut masih dalam proses pengusutan Polres Asahan.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sumber: Harian Sinar Indonesia Baru&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-1879302272774738214?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/1879302272774738214/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2009/01/ptmitra-karunia-kapital-kisaran-tutup.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/1879302272774738214'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/1879302272774738214'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2009/01/ptmitra-karunia-kapital-kisaran-tutup.html' title='PT.MITRA KARUNIA KAPITAL KISARAN TUTUP MENDADAK'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SYQEALrgxQI/AAAAAAAAAG4/p7dCQezly38/s72-c/logo.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-5874924212747424519</id><published>2009-01-14T12:04:00.001+07:00</published><updated>2009-01-14T12:07:14.788+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>MESJID TERTUA DIBATANGTORU TINGGAL KENANGAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SW1y6wTmMqI/AAAAAAAAAGU/yN7WpsK0Tm0/s1600-h/Mesjid+tertua+Desa+Telo.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SW1y6wTmMqI/AAAAAAAAAGU/yN7WpsK0Tm0/s400/Mesjid+tertua+Desa+Telo.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5291011490955276962" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:8;"&gt;oleh samiun siregar*)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:8;"&gt;Terletak didesa telo kecamatan Batangtoru terdapat sebuah mesjid yg sangat sederhana ,simpel,unik dan mungil &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:8;"&gt;Berukuran kuranglebih 8 x 12 m2 ketinggian sekitar 13 m&lt;span&gt; &lt;/span&gt;bangunan mesjid ini masih tetap peninggalan bangunan lama tiang tengah ,dindingnya terbuat dari batukali/sungai yg dibangun secara gotongroyong pada masa silam mesjid ini dibangun atas prakarsa seorangtokoh yg hampir terlupakan dengan jasa jasanya didesa telo khususnya dan kecamatan Batangtoru bernama H Abdulgani siregar pada saat colonial Belanda H Abdulgani siregar ikut berjuang bersama rekanrekannya mempertahankan hak masyarakat Batangtoru agar jangan sampai dikuasai Belanda sang penjajah H Abdulgani tahun 1921&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:8;"&gt;Telah melaksanakan rukun islam yg kelima menunaikan ibadah haji kebaitullah dengan berlayar melalui laut ditempuhnya &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:8;"&gt;Saat itu ,merupakan tokoh yg sangat disegani Belanda karena kevokalannya ide dan pemikirannya yg begitu mengganggu &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:8;"&gt;Kehadiran Belanda diBatangtoru serta memberikan perlawanan dengan demikian Belanda selalu berusaha agar H Abdulgani &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:8;"&gt;Siregar bersama kelompoknya ditangkap untuk melemahkan perlawanannya kepada Belanda demikian sekilas cerita H Abdulgani siregar (Alm) makamnya terletak diperkuburan sisoma dekat sungai batangtoru ungkap Dra Rahmadiani siregar &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:8;"&gt;Pada Fib. beberapa waktu lalu .&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:8;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:8;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;Kembali kita kupas mengenai mesjid peninggalannya yg diplopori H Abdulgani siregar didesa telo menurut catatan sejarah rumah ibadah ini awalnya adalah syuro kecil tempat H Abdulgani siregar melaksanakan perintah agama dengan para sahabatnya sambil memberikan tausiyah seputar pendidikkan islam kepada masyarakat dulunya dinominasi marga siregar &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:8;"&gt;,harahap,hutasuhut yg turun dari daerah marancar satu huta (kampong ) yg berada didaerah pegunungan arah sipirok lalu turun kebatangtoru tepatnya didesa telo dan kini mesjid tersebut tinggal kenangan karena perkembangan jaman perhatian &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:8;"&gt;Terhadap rumah ibadah nyaris tak tersentuh akhirnya mesjid yg banyak menyimpan sejarah serta penuh makna ini terkesan &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:8;"&gt;Terabaikan padahal bila didata turunannya dari H Abdulgani siregar bukannya sedikit jumlahnya yg tersebar diseluruh penjuru nusantara ada dan mengalami kehidupan yg sukses &lt;span&gt; &lt;/span&gt;seperti Hanif siregar SKm ,H M Nawi siregar Bsc,Rahmat sentosa siregar SH ,Abdulkasim siregar,manara siregar ,Hasyimi siregar SE,Ardiansyah siregar Sag, Hajarin siregar dan Dra Rahmadiani siregar ,Dra.Maruntung siregar , Sawal siregar ,Tantawi sirega ,rahmat siregar ,Duski siregar Abdulrahman siregar , Dra Nurhasbah siregar, muhammadmari siregar &lt;span&gt; &lt;/span&gt;dan banyak lagi keturuannya diperantauan untuk itu diharapkan perhatiannya kiranya mesjid ini tetap jadi perhatian khususnya agar sejarah yg ditinggalkan H Abdulgani siregar tetap berkenang dan bermakna besar buat masyarakat batangtoru ujar parmohonan siregar saat bincang bincang&lt;span&gt; &lt;/span&gt;dengan FIB. jumat 9/1di mesjid&lt;span&gt; &lt;/span&gt;peninggalan H Abdulgani siregar didesa Telo &lt;span&gt; &lt;/span&gt;semoga kebersamaan ,kekompakan tetap terjalin katanya&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:8;"&gt;*)samiun siregar adalah wartawan forum indonesia baru-tulisan di atas sudah di muat di Fib&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-5874924212747424519?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/5874924212747424519/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2009/01/mesjid-tertua-dibatangtoru-tinggal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/5874924212747424519'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/5874924212747424519'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2009/01/mesjid-tertua-dibatangtoru-tinggal.html' title='MESJID TERTUA DIBATANGTORU TINGGAL KENANGAN'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SW1y6wTmMqI/AAAAAAAAAGU/yN7WpsK0Tm0/s72-c/Mesjid+tertua+Desa+Telo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-2981545795603292790</id><published>2009-01-05T18:28:00.002+07:00</published><updated>2009-01-05T18:40:04.323+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wisata batangtoru'/><title type='text'>Muara Opu Tapanuli Selatan Dikembangkan jadi Daerah Tujuan Wisata</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 6pt; text-align: justify; line-height: 13.5pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:130%;color:black;"   &gt;Muara Batangtoru- Muara Opu merupakan satu-satunya desa di Kabupaten Tapanuli Selatan terletak di pesisir pantai Barat berhadapan langsung dengan Samudra Hindia. Penduduknya berjumlah 80 KK bermata pencaharian sebagai nelayan, sedangkan luas wilayah menurut sejarah sekira 37 km2 dan telah ada penduduknya sejak 103 tahun yang lalu. Kawasan ini sangat potensial dikembangkan menjadi tujuan wisata namun karena miskinnya sarana membuat daerah ini masih sulit berkembang.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 6pt; text-align: justify; line-height: 13.5pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:130%;color:black;"   &gt;“Wah, deburan ombaknya cukup bagus dan sangat menggoda. Kita bebas memandang ke lautan lepas tanpa ada yang menghalanginya, benar- benar menakjubkan. Kawasan ini sudah seharusnya kita kembangkan,” ujar Bupati Ongku P Hasibuan ketika turun ke desa tersebut, Jumat (11/1).&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 6pt; text-align: justify; line-height: 13.5pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:130%;color:black;"   &gt;Kunjungan Bupati ke desa terisolir ini bersama Wakil Bupati Aldinz Rapolo Siregar, Dandim 0212/TS Letkol Inf Warsito, Dan Yon 123 / RW Letkol Inf Edi Hartono, Wakaden Brimob Detacemen C Tapsel AKP Binsar Aritonang, Ka. Bappeda Ir. Saulian Sabbih, Kadis PU Ir H Arwin Siregar, MM, Kadis Kanla Ir Akhmad Efendi Harahap, Kabag Humasy Drs. Batara Hasibuan dan Camat Padangsidimpuan Barat Arseh Hasibuan, S. Sos serta sejumlah wartawan.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 6pt; text-align: justify; line-height: 13.5pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:130%;color:black;"   &gt;Muara Opu yang sejak lama belum terjamah secara terarah , saat ini mulai menggeliat setelah Ongku P Hasibuan menjadi orang nomor satu di Pemkab Tapsel. Program turun kedesa (turdes) setiap akhir pekan bukan saja melihat proyek akan tetapi untuk melihat langsung kehidupan masyarakat di desa-desa terpencil.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 6pt; text-align: justify; line-height: 13.5pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:130%;color:black;"   &gt;Walaupun harus berjalan kaki melintasi hutan karena ketiadaan insfrastruktur bukanlah menjadi halangan. Tidak terkecuali ke Muara Opu tersebut. Saat berangkat ke desa ini bupati masih bisa menggunakan sepeda motor dan sebagian rombongan menggunakan spead boad, namun ketika ingin pulang bupati dan rombongan terpaksa jalan kaki beberapa jam menelusuri hutan karena jalan pantai sudah tertutup air laut pasang naik dan ombak lautan hindia mulai bergemuruh dan kian besar.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 6pt; text-align: justify; line-height: 13.5pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:130%;color:black;"   &gt;Jarak antara Kecamatan Batangtoru dengan Muara Opu tersebut hanya sekitar 30-an kilometer, akan tetapi waktu yang dibutuhkan mencapai 4 jam. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:130%;color:black;"   lang="IT" &gt;Perjalanan agar tembus ke desa dimaksud, itupun mesti menggunakan mobil gerdan dua. Perjalanan yang cukup melelahkan memang namun mengasyikkan juga karena disisi kiri dan kanan jalan mulai tampak perkebunan kelapa sawit milik perusahaan swasta maupun milik masyarakat serta lahan pertanian yang berbatas dengan hutan.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 6pt; text-align: justify; line-height: 13.5pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:130%;color:black;"   lang="IT" &gt;Pantai Muara Opu memiliki pasir putih dan bersih serta kelihatan asri,sampai saat ini belum dimanfaatkan untuk peningkatan perekonomian masyarakat. Masyarakat disana cukup ramah dan sangat familiar. Bahasa sehari-hari warga mengunakan dialek melayu pesisir. Hal itu dibuktikan saat kunjungan bupati, para ibu- ibu secara suka rela menanak nasi dan memasak lauk untuk tamu yang datang. Kepada bupati dan rombongan disuguhkan ikan bakar ukuran jumbo hasil tangkapan penduduk dari laut dengan bumbu seadanya namun cukup nikmat juga makannya.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 6pt; text-align: justify; line-height: 13.5pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:130%;color:black;"   lang="IT" &gt;Kunjungan bupati dan rombongan yang tanpa pemberitahuan sebelumnya membuat masyarakat terharu dan penuh antusias. Saat berdialog dengan penduduk setempat, Bupati Ongku P Hasibuan berpesan agar masyarakat terus rajin bekerja, menjaga kekompakan, dan jangan mau di pecah belah oleh pihak luar dan kedamaian di desa ini harus tetap di bina.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 6pt; text-align: justify; line-height: 13.5pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:130%;color:black;"   lang="IT" &gt;Sesuai rencana bahwa tahun 2008 Dinas Tarukim Tapsel merencanakan akan membangun rumah untuk 80 KK, MCK, Mesjid, untuk peningkatan kesejahteraan warga desa pesisir pantai tersebut. Agar akses kedesa ini bisa terbuka, Pemkab Tapsel juga sedang membangun jalan darat dari Ampolu ke Muara Opu sepanjang 16 Km bila jalan sudah terbuka, pendapatan masyarakat akan meningkat.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 6pt; text-align: justify; line-height: 13.5pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:130%;color:black;"   lang="IT" &gt;Bupati juga meminta masyarakat agar mendukung pembangunan di kawasan ini, karena dengan adanya investor swasta akan lebih cepat berkembang. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:130%;color:black;"   &gt;Mengenai kepemilikan lahan harus jelas dan jangan ada klaim-mengklaim kepemilikan status tanah, ujar Ongku. Selain untuk pengembangan pariwisata di Muara Opu sedang berkembang pembukaan perkebunan. Dan akan dibuka pelabuhan laut yang lebih maju.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 6pt; text-align: justify; line-height: 13.5pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:130%;color:black;"   &gt;Kades Muara Upu Isar Harahap mengatakan, desa mereka sudah dihuni penduduk sekitar 103 tahun lalu, terletak di pesisir pantai barat, tepatnya dipantai lepas Samudera yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kabupaten Mandailing Natal. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:130%;color:black;"   lang="IT" &gt;Muara Opu di apit samudra hindia dan Sungai Aek Muara Opu. Bentuknya memanjang, lebar hanya sekitar 300 meter. Melihat abrasi pantai menjadi ancaman yang harus segera diatasi, sehingga desa itu tidak hilang dihantam ombak lautan tersebut.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 6pt; text-align: justify; line-height: 13.5pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:130%;color:black;"   lang="IT" &gt;Pemandangan mengasyikkan sesaat ingin kembali dari Muara Opu yaitu ketika menikmati detik- detik menjelang sang surya kembali ke peraduan. Pemandangan indah tampak bagai Aurora dimana seluit merah jingga memancar di kejauhan. Jika ingin menikmati pemandangan seperti itu, silahkan datang ke Muara Opu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 6pt; text-align: justify; line-height: 13.5pt;"&gt;foto-foto,&lt;a href="http://batangtoruhariini.blogspot.com/2008/08/galery-foto.html"&gt;Klik di sini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:130%;color:black;"   lang="IT" &gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:8;color:black;"   lang="IT" &gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Sumber : &lt;i&gt;Sinar Indonesia Baru&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-2981545795603292790?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2008/08/galery-foto.html' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/2981545795603292790/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2009/01/muara-opu-tapanuli-selatan-dikembangkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/2981545795603292790'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/2981545795603292790'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2009/01/muara-opu-tapanuli-selatan-dikembangkan.html' title='Muara Opu Tapanuli Selatan Dikembangkan jadi Daerah Tujuan Wisata'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-2986771123246719142</id><published>2008-12-14T07:55:00.003+07:00</published><updated>2009-10-01T02:51:52.191+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><title type='text'>BENDUNGAN IRIGASI MOMBANGBORU-ANGGOLI-AMBRUK</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;*1 Orang Tewas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; Batangtoru,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Niat ingin mendapatkan ikan disungai anggoli(perbatasan tapanulitengah dengan kabupaten tapanuliselatan) malah musibah yg didapatkan,begitulah yg dialami kiman nasution penduduk desa anggoli yg dalam kesehariannya berpropesi sebagai petani&lt;br /&gt; dan menangkap ikan demikian informasi yg disampaikan masyarakat jumat 12/12  pada penulis.&lt;br /&gt;menurut keterangan salah seorang warga pak jendato menjelaskan bahwa kuranglebih pukul 11 siang korban sedang berusaha memasang jaring  alat penangkap ikannya tepat dibawah bendungan pintu air, tiba tiba bangunan roboh/ambruk&lt;br /&gt;serta menimpanya lalu korban kami panggil panggil  tak menyahut kemudian kami menyampaikan pada masyarakat&lt;br /&gt;kalau bendungan tali air ambruk dan kiman tertimpa saat itulah masyarakat berdatangan untuk mencarinya ucap&lt;br /&gt;pak jendato bersama rekannya.&lt;br /&gt;Mendengar kabar demikian masyarakat berduyun duyun mendatangi bendungan tali air mombangboru&lt;br /&gt;Dan berusaha mencari korban dengan memindahkan aliran sungai dgn maksud agar air disekitar bangunan menyusut karena diduga korban tertimpa bangunan yg roboh sedangkan air didaerah tersebut cukup deras serta dalam . usaha yg dilakukan masyarakat dgn rasa kekeluargaan sangatlah terpuji sampai beberapa jam disungai melakukan pencarian korban begitu merasakan kalau warganya mendapat musibah  namun sayang masyarakat belum menemukan korban,pemerintah kecamatan sibabangun ditempat kejadian dengan rasa perihatin juga berusaha mencari alat untuk secepatnya menemukan korban.&lt;br /&gt;Pantauan penulis saat kejadian keadaan bangunan bendungan sangat memprihatinkan dan keterangan warga&lt;br /&gt;Bangunan ini sudah lama tak mendapatkan perbaikan,apalagi bangunan yg baru roboh ketinggian kuranglebih dua meter  sudah sangat mengkhawatirkan.Diduga pelaksana proyek bendungan ini asal jadi sebab tampak bangunan tersebut&lt;br /&gt;Banyak kejanggalan seperti pondasi,sekat pinggir bangunan berbentuk liang dibawahnya ucap salah seorang warga.Pencarian korban tetap dilanjutkan masyarakat dan malam harinya pemkab tapteng  hadir kelokasi membantu untuk menemukan korban, anggota TNI,satpol PP,polisi,juga rombongan  partai demokrat turun kesungai  bergabung dengan masyrakat hingga pukul 1.00 pagi dinihari korban tetap belum ditemukan  (Arifin sibuea/samiun siregar)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-2986771123246719142?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/2986771123246719142/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2008/12/bendungan-irigasi-mombangboru-anggoli.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/2986771123246719142'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/2986771123246719142'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2008/12/bendungan-irigasi-mombangboru-anggoli.html' title='BENDUNGAN IRIGASI MOMBANGBORU-ANGGOLI-AMBRUK'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-8317920057784993913</id><published>2008-12-06T11:56:00.003+07:00</published><updated>2009-10-01T02:53:01.023+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Batangtoru'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><title type='text'>TERMINAL BATANGTORU BUTUH PERBAIKAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SToH-G8P5FI/AAAAAAAAAGA/0C7RR501t4E/s1600-h/pasar+bt+toru.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SToH-G8P5FI/AAAAAAAAAGA/0C7RR501t4E/s400/pasar+bt+toru.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5276538677014553682" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Batangtoru ,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;                       &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;Terminal Batangtoru  kondisinya saat ini memprihatinkan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Warga batangtoru ,pedagang pemilik toko sering bertanya tanya sesama rekannya kenapa terminal ini selalu begini jorok apalagi musim hujan,waduh air bertahan adapun parit pembuangan tapi banyak tersumbat sehingga air tidak bisa mengalir mengikuti arahnya.Anehnya bangunan parit pembuangn pengerjaannya baru beberapa bulan DIKERJAKAN sudah bolong bolong rusak dan berhancuran ungkap salah seorang pedagang yg tak ingin identitasnya disebutkan,Jumat 5/12.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Pantaun penulis terminal Batangtoru memang sangat membutuhkan perbaikan dari pemerintah kabupaten tapanuli selatan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;keadaannya semraut tidak teratur terlebih lebih bila hari pekan situasi lalulintaspun&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;macet hingga para pengendera harus sabar antri&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berlamalama menunggu bisa keluar dari kemacetan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-8317920057784993913?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/8317920057784993913/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2008/12/terminal-batangtoru-butuh-perbaikan.html#comment-form' title='19 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/8317920057784993913'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/8317920057784993913'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2008/12/terminal-batangtoru-butuh-perbaikan.html' title='TERMINAL BATANGTORU BUTUH PERBAIKAN'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SToH-G8P5FI/AAAAAAAAAGA/0C7RR501t4E/s72-c/pasar+bt+toru.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>19</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-9136511530717918866</id><published>2008-09-09T14:24:00.007+07:00</published><updated>2009-10-01T02:54:27.086+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Batangtoru'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Panorama Batangtoru'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nasional'/><title type='text'>Penbuatan Film Pasukan Semut</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PEMBUATAN FILM&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="font-weight: bold; text-align: center; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Film &lt;span class="grame"&gt;Pasukan  &lt;/span&gt;&lt;span class="spelle"&gt;Semut&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;Pilih&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;Lokasi&lt;/span&gt;  &lt;span class="spelle"&gt;Syuting&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;Daerah-Daerah&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;Wisata&lt;/span&gt; TAPSEL&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" class="spelle" &gt;&lt;span style=""&gt;Diantaranya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:85%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" class="spelle" &gt;Pemandian&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt; SARAJEVO &lt;/span&gt;&lt;span class="grame"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Parsariran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Batangtoru,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="grame"&gt;SINERGY  Pictures&lt;/span&gt; yang &lt;span class="spelle"&gt;berkiprah&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;dalam&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;perfilman&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="spelle"&gt;Nasional&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;menggarap&lt;/span&gt; film &lt;span class="spelle"&gt;layar&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;lebar&lt;/span&gt; &lt;span class="grame"&gt;untuk  &lt;/span&gt;&lt;span class="spelle"&gt;anak&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;remaja&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;berjudul&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;‘’&lt;span class="spelle"&gt;Pasukan&lt;/span&gt; &lt;span class="grame"&gt;Semut[&lt;/span&gt;PS]’’.&lt;span class="spelle"&gt;Syuting&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;dilakukan&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;lokasi&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;pemandian&lt;/span&gt; SARAJEVO &lt;span class="spelle"&gt;Parsariran&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;kec&lt;/span&gt;. &lt;span class="grame"&gt;Batangtoru &lt;/span&gt;&lt;span class="spelle"&gt;kab&lt;/span&gt;&lt;span class="grame"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="spelle"&gt;Tapanuli&lt;/span&gt; &lt;span class="grame"&gt;selatan&lt;/span&gt;[19/8/2008] .&lt;br /&gt;Film yang &lt;span class="spelle"&gt;mengangkat&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;kisah&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;perjuangan&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;masyarakat&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;sipirok&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;dizaman&lt;/span&gt;&lt;span class="spelle"&gt;pergerakan&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;kemerdekaan&lt;/span&gt; RI &lt;span class="spelle"&gt;ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="grame"&gt;disutradarai&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;oleh&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;Irwan&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;siregar&lt;/span&gt; –&lt;span class="spelle"&gt;putra&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;tapsel&lt;/span&gt; . &lt;span class="grame"&gt;yang&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;sudah&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;ber&lt;/span&gt;-&lt;br /&gt;&lt;span class="spelle"&gt;Kiprah&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;dijakarta&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;sejak&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;beberapa&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;tahun&lt;/span&gt; &lt;span class="grame"&gt;lalu .&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;   &lt;span class="grame"&gt;“ Film&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;ini&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;diilhami&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;kisah&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;perjuangan&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;mamang&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;sahala&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;dan&lt;/span&gt; mayor &lt;span class="spelle"&gt;bejo&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;para&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;pejuang&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;grilya&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;rakyat&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;sipirok,tentu&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;saja&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;ada&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;improvisasi-improvisasi&lt;/span&gt; yang &lt;span class="spelle"&gt;kita&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;ramu&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;kisah&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;nyata&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;dalam&lt;/span&gt; film &lt;span class="spelle"&gt;pasukan&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;semut&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;ini”ujar&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;irwan&lt;/span&gt;.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYr2egZKnI/AAAAAAAAAFQ/fbDEpdwk7as/s1600-h/pasukan+semut2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYr2egZKnI/AAAAAAAAAFQ/fbDEpdwk7as/s400/pasukan+semut2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243927031021382258" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;kru dan Artis pendukung PS Berfoto bersama&lt;/span&gt;:&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tampak sutradara Irwan siregar(Kaos putih) serta wartawan FIB Hendrik silalahi(paling kanan)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span class="grame"&gt;Dipaparkan Sutradara muda ini, bahwa di zaman pergerakan bangsa. Masyarakat siprok ditapsel berjuang dengan penuh semangat sampai titik darah penghabisan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span class="grame"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Selain orang dewasa, bocah-bocah barusia belasan tahun bersama pemuda dan kaum perempuan turut bergerilya untuk kemerdekaan bangsa Indonesia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span class="grame"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Perjuangan gerilya masyarakat sipirok dikenal dengan istilah pasukan semut, itu sebabnya film ini diberi judul pasukan semut ,kata irwan siregar bercerita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span class="grame"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Disebutkan, rakyat tapsel didominasi penduduk sipirok terdiri dari laki-laki dewasa, kaum perempuan dan anak-anak turut serta berjuang melawan pasuk&lt;br /&gt;Jepang puluhan tahun yang lampau.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span class="grame"&gt;Kisah heroik itulah yang menjadi inspirasi bagi sutradara irwan siregar sengaja menggarap film’’pasukan semut’’ dengan lokasi syuting di kecamatan batang toru Dan sejumlah lokasi lainnya di tapanuli selatan,diantaranya Sipirok dan Padangsidempuan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span class="grame"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Putera kelahiran tapsel –irwan siregar ini terbilang sangat jeli melirik beberapa lokasi yang layak di jadikan tempat syuting sehingga nantinya film pasukan semut Ini akan menjadi tontonan yang sangat menarik bagi masyarakat Indonesia. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span class="grame"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Karya Irwan Siregar.&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span class="grame"&gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;Dan bagi masyarakat tapsel, secara tak langsung film pasukan semut ini ikut mendorong perkembangan objek wisata alam yang ada. meski tak seindah &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span class="grame"&gt;Panorama alam danau toba,namun sejumlah lokasi wisata alam yang ada di tapsel,patut diketahui public.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span class="grame"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Sakurta”kifli”ginting,aktris cilik dan lucu yg kerap dipanggil kifli dalam sinetron asuhan H.Dedy Mizwar “kiamat sudah dekat” mengatakan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ikut dalam film PS&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span class="grame"&gt;Adalah suatu pengalaman baru yg sangat bermakna.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span class="grame"&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Aktris Wike widowati yg turut bergabung dalam film ini ,mengaku senang membintangi PS,karena lokasi syutingnya yg menantang seperti derasnya sungai parsariran yg harus di seberangi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span class="grame"&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Selain Pasukan Semut&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Irwan Siregar juga pernah menggarap Film Layar lebar seperti; Rumah Pondok Indah(RPI),Aku Cinta Kamu Titik(ACKT) dan Tapi Bukan Aku(TBA) serta puluhan judul sinetron.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYuT_YCnBI/AAAAAAAAAFY/QVeLnBkONVc/s1600-h/pasukan+semut.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYuT_YCnBI/AAAAAAAAAFY/QVeLnBkONVc/s400/pasukan+semut.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243929737084181522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Salah satu adegan film Pasukan Semut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span class="grame"&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Film&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;ini&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;dibitangi&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;artis&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;ibukota&lt;/span&gt; Jakarta; &lt;span class="spelle"&gt;wike&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;widowati&lt;/span&gt;, &lt;span class="spelle"&gt;sakurta&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;ginting&lt;/span&gt;, &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span class="spelle"&gt;Yosep&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;ginting&lt;/span&gt;, &lt;span class="spelle"&gt;aritimi&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;pratimi&lt;/span&gt;&lt;span class="grame"&gt;,indra,ray&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;leo&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;putra&lt;/span&gt;, &lt;span class="spelle"&gt;juga&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;dibantu&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span class="spelle"&gt;Bintang&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;lokal&lt;/span&gt; Edi &lt;span class="spelle"&gt;siregar&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;ibu&lt;/span&gt; Ana-&lt;span class="spelle"&gt;istri&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;wakil&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;bupati&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;tapsel-berperan&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;sebagai&lt;/span&gt; &lt;span class="spelle"&gt;Erlina.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;Video &lt;a href="http://www.google.co.id/url?q=http://www.youtube.com/watch%3Fv%3DMBLGW_MVBgM&amp;amp;ei=CPTySYHyLpWVkAWemsnuCg&amp;amp;sa=X&amp;amp;oi=video_result&amp;amp;resnum=1&amp;amp;ct=thumbnail&amp;amp;usg=AFQjCNG22jNHmEuen1tB8pJjBI66aBNtxw"&gt;Klik Disini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="spelle"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="grame"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="grame"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-9136511530717918866?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/9136511530717918866/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2008/09/pembuatan-film-film-pasukan-semut-pilih.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/9136511530717918866'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/9136511530717918866'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2008/09/pembuatan-film-film-pasukan-semut-pilih.html' title='Penbuatan Film Pasukan Semut'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYr2egZKnI/AAAAAAAAAFQ/fbDEpdwk7as/s72-c/pasukan+semut2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-3927364653748710912</id><published>2008-09-02T22:43:00.000+07:00</published><updated>2008-09-02T22:45:36.948+07:00</updated><title type='text'>Camat Muara Batangtoru Tapsel: "Warga Harus Hentikan Kebiasaan Menjual Tanah Milik</title><content type='html'>Batangtoru,&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Camat Muara Batangtoru Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel)&lt;br /&gt;Drs.Guslan Sakolin Hutasuhut meminta warga menghentikan kebiasaan&lt;br /&gt;menjual tanah milik, karena dikhawatirkan para generasi penerus akan&lt;br /&gt;menjadi 'kuli di atas tanah sendiri'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sudah saatnya kebiasaan menjual tanah milik dihentikan karena&lt;br /&gt;dikhawatirkan para generasi muda daerah bisa-bisa menjadi kuli&lt;br /&gt;diatas tanahnya sendiri," ujarnya didampingi Subbag Humas Pemkab&lt;br /&gt;Tapsel Drs.Isnut Siregar kepada Analisa di P.Sidimpuan, Kamis (3/7),&lt;br /&gt;ketika dimintai tanggapannya tentang banyaknya warga yang menjual&lt;br /&gt;tanah kebun sendiri kepada investor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guslan mengatakan, masyarakat hendaknya belajar ke masa silam,&lt;br /&gt;dimana ribuan hektar tanah milik yang tadinya dikuasai warga kini&lt;br /&gt;harus berpindah tangan kepada para investor akibatnya status warga&lt;br /&gt;berubah dari pemilik menjadi buruh di atas lahan yang telah menjelma&lt;br /&gt;menjadi lahan perkebunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi itu kata Guslan, menjadikan ekonomi pribumi semakin&lt;br /&gt;tertinggal karena tidak beranjak dari kemiskinan, sehingga dari masa&lt;br /&gt;ke masa tidak dapat melanjutkan pendidikan yang pada ahirnya menjadi&lt;br /&gt;generasi yang lemah, baik secara ilmu pengetahuan maupun ekonomi.&lt;br /&gt;Khusus tanah di Desa Muara Upu, selain meminta kepada masyarakat&lt;br /&gt;jangan terus menjual Guslan juga berharap kepada calon pembeli untuk&lt;br /&gt;berkordinasi dengan pihak kecamatan untuk kepentingan keabsahan&lt;br /&gt;tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jangan sempat membeli tanah sebelum meminta penjelasan kepada camat&lt;br /&gt;atau minimal kepada kepala desa, sebab selama ini sudah menjadi&lt;br /&gt;rahasia umum, terlalu banyak jual beli tanah di bawah tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal tanah tersebut merupakan milik negara atau perusahaan yang&lt;br /&gt;sudah memiliki izin HGU yang akan segera mereka olah. Bila beli&lt;br /&gt;tanah demikian sama saja dengan membakar duit," ujarnya&lt;br /&gt;Kepala Desa Muara Upu Isar Harahap didampingi tokoh masyarakat&lt;br /&gt;Agusman Hasibuan dan Namin kepada Analisa juga mengatakan hal senada&lt;br /&gt;agar warga menghindari menjuali tanah milik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pikirkan nasib generasi muda kita nantinya, dimana mereka akan&lt;br /&gt;bercocok tanam bila tanahnya sendiri sudah berpindah tangan ke&lt;br /&gt;investor," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isra menambahkan, untuk mengantisipasi kebiasaan negatif tersebut&lt;br /&gt;pihaknya baru-baru ini telah membuat keputusan bersama dengan pemuka&lt;br /&gt;masyarakat agar setiap penjualan tanah mendapat persetujuan 12 orang&lt;br /&gt;tokoh yang terdiri dari berbagai elemen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebagai usaha pencegahan aparat desa dan pemuka masyarakat telah&lt;br /&gt;membuat sebuah kesepakatan bagai warga yang hendak menjual tanah&lt;br /&gt;harus terlebih dahulu mendapat persetujuan 12 tokoh masyarakat,&lt;br /&gt;walau masih sering terjadi pelanggaran, karena pembeli mau membayar&lt;br /&gt;tanpa surat jual beli yang jelas," sebutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diharapkannya, masyarakat Desa Muara Opu bisa lebih berpikir jernih&lt;br /&gt;dan berpandangan ke depan dalam memutuskan penjualan tanah milik&lt;br /&gt;karena kebijakan yang salah akan sangat berdampak negatif pada&lt;br /&gt;eksistensi daerah itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Sumber: Harian "ANALISA", Medan, 5 Juli 2008]&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-3927364653748710912?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/3927364653748710912/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2008/09/camat-muara-batangtoru-tapsel-warga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/3927364653748710912'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/3927364653748710912'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2008/09/camat-muara-batangtoru-tapsel-warga.html' title='Camat Muara Batangtoru Tapsel: &quot;Warga Harus Hentikan Kebiasaan Menjual Tanah Milik'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-2348659957868821002</id><published>2008-09-01T22:11:00.003+07:00</published><updated>2008-09-01T22:27:51.335+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Artikel</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;DAS Batang Toru Dikaji&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;                                Kawasan konservasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;KOMPAS 23 Januari, 2 006&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Berdasarkan temuan dan hasil lokakarya, kawasan hutan alam Batang Toru bernilai konservasi global&lt;br /&gt;dan bernilai ilmiah tinggi. Kawasan itu diperkirakan merupakan transisi biogeografis antara kawasan&lt;br /&gt;Danau Toba bagian utara dan selatan&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLwI1NJBzwI/AAAAAAAAAE4/HzsqxxYQPtw/s1600-h/DAS+Sungai+Batangtoru.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLwI1NJBzwI/AAAAAAAAAE4/HzsqxxYQPtw/s400/DAS+Sungai+Batangtoru.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5241073776506031874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pengelolaan kebun bersifat tradisional (hanya mengambil hasil kebun)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;menjadi ciri khas sistem agroforestri di DAS Batang Toru.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:100%;"&gt; &lt;span style="font-weight: normal;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;K&lt;/span&gt;awasan Daerah Aliran Sungai Batang Toru yang&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: normal;"&gt;meliputi empat kabupaten di Provinsi Sumatera&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Utara dikaji kemungkinannya menjadi kawasan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: normal;"&gt;konservasi.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Luas DAS Batang Toru 234.000 hektar dan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: normal;"&gt;dikategorikan sebagai kawasan DAS prioritas 2&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;yang harus ditangani. Selain memiliki keunikan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: normal;"&gt;jenis fauna, DAS ini menjadi penyimpan air bersih&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;bagi ratusan ribu warga kabupaten di sekitarnya.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Fungsi DAS Batang Toru vital bagi kami, kata&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Pulung Hutabarat dalam pembukaan Lokakarya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Para Pihak Masa Depan Habitat Orangutan dan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Pembangunan di Kawasan Hutan DAS Batang&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Toru di Kota Sibolga, pekan lalu.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Di sebagian kawasan DAS Batang Toru berdiri&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: normal;"&gt;PLTA Sipan Sipahoras dengan kekuatan 50&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;megawatt (MW). Selain itu, juga bersinggungan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: normal;"&gt;dengan HPH Teluk Nauli dan operasional PT&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Newmont Horas Nauli.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Lokakarya yang di antaranya difasilitasi&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Conservation International (CI) Indonesia dan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: normal;"&gt;International Center for Research in Agroforestry&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;(ICRAF) tersebut dimaksudkan menampung&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: normal;"&gt;masukan dari pemerintah daerah, masyarakat&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;sekitar kawasan, dan organisasi kemasyarakatan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;lokal.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Kami hanya memfasilitasi para pihak di sana&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;untuk mencari bentuk pengelolaan terbaik, bukan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: normal;"&gt;menekan agar menjadi status tertentu. Yang&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;penting, kawasan tersebut dijaga kelestariannya,&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: normal;"&gt;kata Manajer Program Koridor Sumatera bagian&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Utara CI Indonesia Erwin Widodo.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Dampingi petani&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: normal;"&gt;ICRAF secara khusus akan mendampingi para&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;petani dan pekebun di sekitar kawasan demi masa&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: normal;"&gt;depan yang lebih baik.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Berdasarkan temuan dan hasil lokakarya, kawasan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: normal;"&gt;hutan alam Batang Toru bernilai konservasi global&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;dan bernilai ilmiah tinggi. Kawasan itudiperkirakan merupakan transisi biogeografis&lt;br /&gt;antara kawasan Danau Toba bagian utara dan&lt;br /&gt;selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingginya nilai kekayaan dan keunikan hayatinyaditunjukkan dengan fenomena keberadaan 60&lt;br /&gt;jenis satwa liar, di antaranya 15 jenis terancampunah seperti orangutan sumatera (Pongo abelii)&lt;br /&gt;dan harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae).Orangutan tidak ditemui di hutan alam Danau&lt;br /&gt;Toba bagian selatan, sementara kambing hutansumatera (Capricornis sumatraensis) dan tapir&lt;br /&gt;sumatera (Tapirus indicus) tidak ada di DanauToba bagian utara. Tapi, semua ada di BatangToru.&lt;br /&gt;Hidup pula ratusan jenis burung, tiga diantaranya terancam punah dan 52 jenis menuju&lt;br /&gt;kepunahan. Terdapat juga dua jenis tanamanlangka termasuk jenis raflesia (Raflesia gadutnesis).&lt;br /&gt;Kepala Subdirektorat Konservasi Jenis danGenetik Departemen Kehutanan Herry Djoko&lt;br /&gt;Susilo mengatakan, apa pun status DAS BatangToru, konservasi alam harus diutamakan.&lt;br /&gt;Memang lebih bagus jadi kawasan konservasidaripada hutan lindung. Kawasan konservasi&lt;br /&gt;berarti melindungi semuanya, hutan lindung lebihmelindungi fungsi hidrologis, kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gesit Ariyanto&lt;br /&gt;Wartawan Kompas&lt;br /&gt;Jakarta, Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-2348659957868821002?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/2348659957868821002/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2008/09/artikel.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/2348659957868821002'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/2348659957868821002'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2008/09/artikel.html' title='Artikel'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLwI1NJBzwI/AAAAAAAAAE4/HzsqxxYQPtw/s72-c/DAS+Sungai+Batangtoru.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-6787297759494277306</id><published>2008-09-01T18:29:00.001+07:00</published><updated>2008-09-01T19:03:54.261+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Artikel</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;RAKYAT DAN LINGKUNGAN MENSUBSIDI INDUSTRI PERTAMBANGAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:130%;"&gt;Penulis : Siti Maimunah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  align="justify" style="font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:12;" class="Apple-style-span" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 10pt;" align="justify"&gt;Freeport bilang, “Tanah ini milik negara, kami sudah beli dari negara.”  Saya tanya, “Sejak kapan negara bikin tanah, air, ikan dan karaka lalu kasih saya sehingga dia boleh ambil seenaknya?”  Mama Yosepha, Yamahak)&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 10pt;" align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:130%;"&gt;Ungkapan penuh makna diatas keluar dari mulut seorang perempuan pejuang dari suku Amungme di pegunungan tengah Papua Barat. Yoshepa Alomang namanya,  Dia adalah salah seorang dari tujuh tokoh dunia yang menerima penghargaan  Goldman Environmental Prize pada tahun  2001.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;Ada nada marah dalam ungkapan Yoshepa. Betapa tidak, tanah yang tadinya milik komunal masyarakat adat Amungme, kini beralih menjadi wilayah pertambangan milik PT. Freeport Indonesia. Sungai yang tadinya bening kini rusak parah karena menjadi tempat buangan limbah perusahan itu. Dusun-dusun sagu yang menjadi sumber pangan bagi penduduk lokal mati tergenang rembesan air limbah. Belum lagi dampak lainnya seperti pelanggaran HAM, ketimpangan sosial,  gangguan kesehatan dan lain sebagainya juga dirasakan penduduk yang tadinya hidup bersahaja. Sementara disisi lain, perusahaan asal Amerika Serikat itu  menikmati keuntungan yang luar biasa besar dari tanah orang Amungme.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="font-size: 9pt;" align="justify"&gt;Yoshepa ternyata tidak sendiri. Di banyak tempat, daya rusak pertambangan skala besar terbukti menurunkan bahkan menghentikan keberlanjutan pelayanan alam, produktifitas rakyat hingga mengancam keselamatan mereka. Kasus buyat menjadi bukti tak terbantahkan bahwa pertambangan memiliki daya rusak. Tiga bulan sejak Newmont membuang 2000 ton limbah tailing setiap harinya ke teluk Buyat, Minahasa, Sulawesi Utara. Penghasilan nelayan menurun drastis, beberapa tahun berikutnya semakin banyak keluarga nelayan yang tak bisa bekerja karena mengalami sakit. Mulai tumor, sakit kepala akut, lumpuh hingga gangguan reproduksi perempuan. Beberapa dari mereka meninggal setelah sakit berkepanjangan. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 9pt;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Hak Menguasai Negara atas Bahan Tambang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengambilalihan urusan pertambangan dari komunitas dan atau organisasi kekuasaan lokal di nusantara untuk pertama kalinya terjadi pada tahun 1850. Pemerintah Hindia Belanda mengeluarkan Mijn Reglement 1850 . Peraturan ini diberlakukan hampir di seluruh wilayah   yang kini menjadi negara Republik Indonesia. Inilah satu instrumen hukum yang digunakan pemerintah kolonial Belanda mengambil alih, mengatur dan memanfaatkan bahan mineral bagi kepentingan ekonomi mereka. Dari sinilah pemerintah kolonial Belanda berhak memberikan konsesi kepada pihak swasta. Demi menjamin kepentingannya terhadap bahan tambang diwilayah jajahannya. Kepentingan itu seiring dengan perkembangan teknologi, khususnya teknologi transportasi yang menggunakan batu bara. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 9pt;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Lantas 39  tahun kemudian, pemerintah kolonial Belanda mengeluarkan Mijnwet 1899. Wet pertambangan ini dibuat Staten Generaal  dengan Pemerintah di negeri Belanda. Sejak saat itu tampak bahwa pemerintah Hindia Belanda telah menempatkan negara pada posisi sentral mengurus pertambangan di wilayah jajahannya. Siapapun yang ingin menambang pada saat itu, haruslah dengan izin dari pemerintah. Izin diberikan dalam bentuk konsesi. Hal lain yang diatur oleh wet pertambangan itu adalah penggolongan bahan galian menjadi 2 golongan, tetapi secara tidak langsung terdapat  pula bahan galian  golongan ke-3, yaitu bahan galian yang tidak tercantum dalam pasal 1 Indische Mijnwet . Dalam hal ini walau tidak secara tegas, wet pertambangan saat itu telah menentukan kewenangan pemerintah berdasarkan jenis bahan galian yang penting dan tidak penting. Dimana untuk bahan galian yang penting, kewenangaan pemberian konsesi ada ditangan pemerintah pusat. Kata penguasaan negara atas sumberdaya pertambangan pada periode tersebut dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan pemerintahan kolonial Belanda. Jalan yang ditempuh adalah memasukkan para pemodal besar untuk melakukan eksploitasi besar-besaran sesuai dengan teknologi yang ada pada saat itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 9pt;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Pengurusan sektor pertambangan umum ini sama sekali tak berubah hingga 68 tahun kemudian saat terbitnya UU No 11 tahun 1967 tentang Pokok-Pokok Pertambangan Umum. Bahkan kemana arah pengelolaan sektor pertambangan Indonesia saat itu dengan gamblang diarahkan oleh UU No 1 tahun 1967 tentang penanaman Modal Asing. Beberapa bulan setelah UU PMA disahkan, pemerintah melakukaan penandatanganan Kontrak Karya generasi pertama dengan PT Freeport Indonesia. Barulah kemudian UU No 11/ 1967 disahkan. Sehingga jangan heran jika pertambangan PT Freeport begitu kental mewarnai arah kebijakan sektor pertambangan di Indonesia.  &lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 9pt;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Daya Rusak Pertambangan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak dipungkiri, pertambangan memberikan pendapatan bagi negara dan juga pemerintah daerah. Tetapi yang lebih tak terbantahkan adalah bagaimana daya rusak sektor ini berkontribusi terhadap pemiskinan di sekitar kawasan pertambangan. Kegiatan pertambangan (baik tambang skala besar maupun kecil) pada dasarnya memiliki daya rusak bagi lingkungan yang sulit dipulihkan. Pemiskinan disekitar pertambangan terjadi karena pengurus negara dan perusahaan mengingkari daya rusak sektor pertambangan. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 9pt;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Daya rusak sendiri dibatasi pengertiannya sebagai suatu bentuk campur tangan terhadap sistem-sistem alami yang mengakibatkan rusaknya sistem alami tersebut sehingga fungsi-fungsi alamiahnya berkurang atau bahkan hilang. Semakin besar skala suatu kegiatan pertambangan maka potensi terjadinya kerusakan ekosistem menjadi makin besar dan sulit dipulihkan. Semakin rendah campur tangan negara dalam memperkecil daya rusak pertambangan, makin besar biaya pemulihan yang ditanggung rakyat dan lingkungan sekitar. &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLvZtHquSEI/AAAAAAAAAEo/xxvYPFiWS-w/s1600-h/31%2520Pabrik%2520Pengolahan%2520Bijih23.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLvZtHquSEI/AAAAAAAAAEo/xxvYPFiWS-w/s320/31%2520Pabrik%2520Pengolahan%2520Bijih23.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5241021960551286850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 9pt;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Seluruh tahap pengembangan tambang mineral misalnya memiliki dampak merusak lingkungan hidup dan ekosistem alami tempatnya beroperasi. Di wilayah operasi, dimana masyarakat setempat hidup dan penghidupannya bergantung sebagian dan/ atau sepenuhnya kepada tanah dan kekayaan alam, seluruh mata rantai operasi tambang mineral memiliki dampak terhadap penurunan mutu dan pelenyapan kehidupan masyarakat. Berbagai aspek penghidupan rakyat mulai dari biofisik, sosial ekonomi, hingga politik menerima dampak seluruh mata rantai operasi tambang mineral. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 9pt;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Proses pemiskinan terjadi bahkan sejak awal pertambangan masuk. Sejak hak penguasaan dan kelola rakyat atas tanah diingkari. Sehingga perizinan pertambangan dikeluarkan secara sepihak. Terbukti tak ada satu pun Kontrak Karya (KK) Pertambangan dan Kuasa Pertambangan yang mendapatkan persetujuan rakyat sebelum diberikan. Bahkan KK Generasi Pertama PT Freeport menyebutkan kawasan pertambangan mereka sebagai kawasan yang tidak berpenghuni. Padahal kawasan tersebut adalah wilayah kelola suku-suku Pengunungan Tengah Papua.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 9pt;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Lain lagi di kawasan eksplorasi Newmont Horas Nauli di daerah batang Toru, Sumatera utara. Entah apa yang dibuang oleh Newmont ke sungai Aek Pahu di Kecamatan Batangtoru saat melakukan eksplorasi untuk tambang emasnya, yang jelas warga mulai merasakan gatal-gatal disekujur tubuhnya. Akhirnya lewat surat No.540/5126 tertanggal 13 Juli 2004, Bupati Tapanuli Selatan meminta Newmont menghentikan sementara kegiatan eksplorasinya. Surat ini tak pernah digubris oleh Newmont. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 9pt;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kebijakan pertambangan yang berlaku saat ini, UU No 11 tahun 1967, menjadi pintu masuk daya rusak pertambangan. Misalnya Pasal 26 UU No 11 tahun 1967 yang  menyebutkan ”... apabila telah didapatkan izin kuasa pertambangan atas sesuatu daerah atau wilayah menurut hukum yang berlaku, maka kepada mereka yang berhak atas tanah diwajibkan memperolehkan pekerjaan pemegang kuasa pertambangan atas tanah yang bersangkutan atas dasar mufakat kepadanya". Akibatnya jika perusahaan tambang akan beroperasi, pilihan bagi penduduk lokal hanya ada dua: menerima ganti rugi pelepasan tanah sepihak, atau digusur karena menolak menerima ganti rugi. Akibatnya konflik tanah antara pertambangan dan masyarakat di awal operasi terjadi hampir di semua lokasi pertambangan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 9pt;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sebut saja kasus gantirugi tanah Rp 30,- per meter oleh perusahaan Beyond Petroleum - BP Tangguh di Saengga Papua. Atau petani gula aren dipaksa meninggalkan lahan jalitnya dengan gantirugi sepihak di kawasan pertambangan PT Newmont Nusa Tenggara di Sumbawa. Demikian juga sebanyak 444 KK warga sekitar sungai Kelian (1990) digusur dari pemukiman dan kebunnya ketika PT Kelian Equatorial Mining (KEM) akan beroperasi di Kalimantan Timur. Ribuan penambang tradisional rakyat Suku Dayak Siang, Murung, dan Bakumpai diusir dari lubang-lubang pendulangan emasnya karena wilayah mereka dimiliki oleh PT Indo Muro Kencana (IMK)  di Kalimantan Tengah dan lainnya. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 9pt;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Umumnya kasus pembebasan tanah ini disertai intimidasi dan bentuk kekerasan lainnya hingga penghilangan nyawa. Penduduk lokal seolah tak punya hak menolak pertambangan yang akan beroperasi di wilayah kelolanya. Apalagi memilih model ekonomi yang lebih berkelanjutan, seperti pertanian, kehutanan, pariwisata atau perikanan. Warga Ratatotok di Minahasa Selatan, mengalami intimidasi oleh aparat pemerintah dan kepolisian saat menolak lahan-lahan kebunnya diganti rugi hanya Rp 250 per m². Kelak kebun-kebun warga diperuntukkan bagi lubang tambang (pit), gedung pabrik, jalan serta fasilitas tambang Newmont lainnya. Saat Newmont berhasil membangun sarana dan prasarana tambangnya, warga Ratatotok juga kehilangan mata pencaharian dari kebun. Sebagian warga akhirnya harus beralih kerja di sektor informal menjadi buruh, penjaja ikan keliling (tibo-tibo) atau berdagang makanan. Sebagai modal berdagang, beberapa dari mereka terjebak utang karena harus meminjam uang dari rentenir sebagai modal awal. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 9pt;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Saat perusahaan tambang berproduksi, pemiskinan terus berlangsung melalui menurunnya kualitas pelayanan alam dan produktifitas rakyat, khususnya terkait sumber daya tanah dan air. Untuk mendapatkan 1 gram emas di tambang PT Freeport dihasilkan 2480 ribu gram limbah. Selain itu pertambangan juga dikenal rakus air. Air menjadi bahan baku kedua setelah batuan dan tanah galian. Air tak hanya digunakan untuk kebutuhan harian karyawan perusahaan, tetapi yang utama digunakan dalam proses ekstraksi pemisahan bijih. Di pertambangan Barisan Tropikal Mining, Sumatera Selatan, dibutuhkan setidaknya 104 liter air untuk mendapatkan 1 gram emas. Krisis air merupakan masalah yang selalu dijumpai disemua lokasi pertambangan. Penurunan kuantitas dan kualitas air terjadi karena operasi pertambangan membutuhkan air dalam jumlah besar sementara kualitas air juga menurun karena rusaknya sistem hidrologi tanah. Sementara limbah tambang berpotensi mencemari kawasan perairan sekitar, baik karena rembesan air asam tambang, rembesan logam berat ataupun buangan lumpur tailing.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 9pt;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Lantas kemana limbah dengan jumlah massif ini dibuang? Tentu saja ke lingkungan sekitar. Tepatnya ke lokasi-lokasi produktif tempat mata pencaharian penduduk, yaitu sungai, hutan rawa, sumber-sumber air, lahan pertanian hingga ke laut. Itulah mengapa sektor pertambangan potensial mematikan sektor lainnya yang lebih berkelanjutan. Dari kasus-kasus pertambangan yang di catat JATAM, terlihat bahwa sektor pertambangan kontraproduktif terhadap sumber-sumber penghidupan lain yang berkelanjutan. Sumber penghidupan tersebut adalah kebun, lahan pertanian, rumah atau pekarangan, hutan adat, tambang rakyat, wilayah peternakan atau penggembalaan dan  perikanan. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 9pt;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Catatan berikut akan melengkapi gambaran di atas. Hingga tahun 2004, Newmont membuang sekitar 5,8 juta ton tailing ke Teluk Buyat dan 310 juta ton tailing ke Teluk Senunu, Sumbawa. Perempuan di kedua teluk mengeluhkan hilangnya nener (anakan udang) yang merupakan mata pencaharian mereka di sekitar teluk. Freeport membuang sedikitnya 5 milyar ton limbah ke sungai, danau dan hutan-hutan hingga laut. Perempuan tak bisa lagi mencari Karaka (kerang) di sungai. Sementara sumber pangan berupa hutan rawa sagu tertimbun tailing PT Freeport. Warga Dayak Siang, Murung dan Bakumpai harus membeli ikan asin jika ingin mengkonsumsi ikan. Padahal dulunya mereka bisa menangkapnya di sungai sebelum PT Indo Muro Kencana (Aurora Gold) mencemari sungai disana. Hal yang sama juga terjadi pada warga Rupit yang hidup di tepi sungai Tiku, dimana Barisan Tropikal Mining (Laverton Gold) membuang 2,5 juta ton tailing ke lingkungan dan mencemari sungai. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 9pt;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat sekitar pertambangan juga makin turun daya belinya akibat tingginya harga-harga bahan makanan pokok. Tak berhenti disitu, pemiskinan semakin sulit dipulihkan saat pertambangan berakhir (mine closure). Lubang-lubang menganga dengan dalam ratusan meter dan luasan puluhan hektar akan menjadi warisan jangka panjang penduduk lokal. Di kawasan pertambangan PT Barisan Tropikal Mining milik laverton Gold Australia, warga harus mengalami gangguan kesehatan begitu perusahaan tambang pergi, karena tailing damnya secara diam-diam dialirkan ke sungan Tiku. Sungai yang memenuhi kebutuhan air warga mencuci dan mandi sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 9pt;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Korban Paling Rentan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan dan anak-anak adalah kelompok paling rentan terhadap daya rusak pertambangan. Hal ini terkait dengan peran domestik dan produktif perempuan. Umumnya tanggung jawab penyediaan pangan, perawatan keluarga, dan pengurusan rumah dibebankan kepada perempuan. Adanya krisis air di sekitar lokasi pertambangan, baik  dalam segi jumlah dan kualitas  membuat beban perempuan untuk pengadaan air bersih menjadi lebih berat. Terjadinya kelangkaan air bersih, baik di mata air maupun di sungai, maka ia harus berjalan lebih jauh untuk mendapatkannya. Apalagi di musim kemarau. Sebuah survei terbatas di Afrika dan Asia menemukan bahwa perempuan menghabiskan 5-17 jam/minggu untuk mengumpulkan air bersih dari sumber air yang letaknya jauh (UNDIESA, 1991). &lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 9pt;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Tidak tertutup kemungkinan, keterbatasan ekonomi serta sangat jauhnya jarak ke sumber air membuat perempuan tidak mempunyai pilihan selain memanfaatkan air yang ada di sekitarnya. Di teluk Buyat, perempuan dan anak-anak terpaksa menggunakan satu-satunya sumber air, yaitu sungai Buyat yang berlumpur dan tercemar untuk mandi dan mencuci. Sementara untuk kebutuhan minumnya mereka mendapatkan pasokan dari Newmont, yang belakangan diketahui juga telah terkontaminasi Arsen (Tim Terpadu, 2004). Ironi sekali, ketika ia berupaya menjaga kebersihan rumah dan keluarga demi kesehatan anggota keluarganya, justru terbuka peluang baginya untuk terpapar logam berat akibat limbah pertambangan. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 9pt;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Peran produktif perempuan juga tak lepas dari pengelolaan sumber daya alam, khususnya pangan. Perempuan di desa nelayan Terusan, Kab. Kutai Timur misalnya, kini tak bisa memperoleh penghasilan dari menangkap bibit udang (benur) dan nener. Penurunan hasil tangkapan benur mencapai 95%. Jika sebelumnya perempuan bisa mendapatkan 10.000 ekor/ hari, sekarang hanya 300 ekor bahkan kadang tidak ada sama sekali. Saat musim angin utara, limbah Unocal masuk ke pantai Terusan,  akibatnya bibit udang menghilang. Kondisi ini terjadi sejak tahun 1987. Namun dampak terbesar terjadi sejak 1992 hingga sekarang. Kehilangan bibit yang terbesar dialami setelah seismic dilakukan tahun 1998 oleh PT Alico - Total, sekitar 2 bulan bibit udang menghilang. kasus ini membuktikan, hilang dan rusaknya wilayah kelola perempuan mengakibatkan pemiskinan terhadap perempuan.  &lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 9pt;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Tak berhenti disitu, pertambangan juga mengancam peran reproduktif perempuan. Gangguan kesehatan warga Buyat Pante yang terjadi sejak pembuangan tailing PT Newmont Minahasa Raya (NMR) ke Teluk Buyat, mayoritas dialami oleh kaum perempuan. Hasil temuan lapangan Yayasan Suara Nurani (YSN), Sahabat Perempuan dan mahasiswa pascasarjana kedokteran jurusan Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi menunjukkan bahwa dari 94 pasien yang diperiksa, sebanyak 60% penderita adalah perempuan, sedangkan 40% lainnya balita dan anak-anak. Warga Buyat mengalami gangguan kesehatan, termasuk kesehatan reproduksi perempuan, dari pencemaran yang terjadi. Hasil temuan Komnas Perempuan memperkuat temuan-temuan sebelumnya tentang kondisi kesehatan terakhir warga Buyat. Gangguan kesehatan yang dialami warga perempuan Buyat antara lain benjolan-benjolan muncul di daerah payudara, ketiak dan leher. Selain sakit kepala dan gatal-gatal di seluruh tubuh, para nelayan perempuan juga mengalami gangguan pada siklus menstruasi. Seorang ibu perempuan bernama Puyang (alm), meninggal dunia setelah payudaranya pecah dan diduga kuat tercemar logam berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Komoditas Kutukan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laporan Oxfam Amerika, Oktober 2001 bertajuk “Extractive Indutrie Review and the Poor” menyimpulkan bahwa negara-negara berkembang yang bergantung pada ekspor minyak dan mineral tingkat korupsinya cenderung sangat tinggi, pemerintahannya otoriter, tingkat kemiskinan dan kematian anak yang tinggi, ketidakadilan pemerataan pendapatan dan rentan terhadap kejutan ekonomi. Laporan lainnya bertajuk “Digging to Development” (2002) yang melihat bagaimana sejarah keterkaitan tambang dan pembangunan ekonomi (2002) memperkuat fakta tersebut. Amerika Serikat, Kanada dan Australia yang dikenal memiliki ekonomi yang kuat dan terus berkembang bukan digerakkan oleh sektor pertambangan, tetapi pertanian, industri teknologi dam manufaktur. Laporan ini mengoreksi pernyataan Bank dunia dan pelaku pertambangan yang misleading menyebutkan bahwa kemajuan tiga negara tersebut disebabkan oleh pertambangan. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 9pt;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya konflik pertambangan dengan penduduk lokal terjadi di banyak tempat di banyak negara yang bergantung kepada ekstraksi mineral dan migas. Kondisi ini juga ditemukan dalam evaluasi independen Bank Dunia (EIR) yang diketuai oleh Prof. Emil Salim (2004). Panel EIR merekomendasikan Bank Dunia menghentikan pendanaannya terhadap pertambangan batubara dan energi fosil dalam 20 tahun kedepan, dengan alasan utama karena berkontribusi terhadap pemiskinan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 9pt;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana di Indonesia? Temuan-temuan diatas, tak jauh dari kenyataan yang dijumpai di Indonesia. Apalagi, selama ini eksploitasi sektor tambang di Indonesia sebagian besar berbasiskan bahan mentah untuk kebutuhan ekspor. Bahkan Freeport dan Newmont mengekspor emas dalam bentuk konsentrat. Akibatnya nilai tambah sektor ini sangatlah kecil. Sepanjang tahun 2000 – 2004, sumbangan sektor pertambangan umum untuk APBN hanya berkisar antara 1,3 – 2,3 trilyun royalti yang disumbangkan pertambangan kepada APBN. Departemen ESDM mengklaim, pemasukan sektor tambang kepada negara mencapai Rp 17 trilyun pertahun. Bandingkan dengan pendapatan yang diterima negara dari pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) keluar negeri yang mencapai Rp 25 trilyun pertahun.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 9pt;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Penyerapan tenaga kerja massal di tingkat lokal juga tidak terjadi seperti yang dibayangkan. Sektor pertambangan hanya menyerap 0,13% tenaga kerja Indonesia. Bandingkan dengan sektor pertanian yang menyerap hinggga 43,7% tenaga kerja Indonesia. Apalagi, operasi sebuah perusahaan tambang juga berumur pendek, karena besarnya produksi dan bahan yang digali adalah bahan tidak terbarukan. Umurnya hanya berkisar antara 3 hingga 12 tahun, tentu pengecualian untuk PT Freeport karena menguasai 51% cadangan emas dan tembaga Indonesia. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Setelah hampir empat dekade pengelolan pertambangan, sektor pertambangan mineral yang diharapkan menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia tak sesuai antara manfaat (benefit) dan mudharatnya (cost). Mudharat adalah biaya-biaya yang dikeluarkan oleh negara dan penduduk lokal dan negara saat pertambangan masuk, beroperasi hingga mereka meninggalkan kawasan pertambangannya, termasuk resiko terjadinya kecelakaan, kerusakan baik sosial, budaya maupun ekologi. Keyakinan bahwa sektor tambang mensejahterakan suatu negara berkembang pemilik sumberdaya mulai memudar. Alih-alih kesejahteraan yang didapat penduduk lokal dan lingkungan sekitar, mereka justru harus mensubsidi perusahaan tambang yang beroperasi dikawasan mereka dengan cera kehilangan lahan, mata pencaharian, menurunnya kualitas lingkungan dan kesehatan akibat pertambangan.[selesai]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini telah dimuat di Jurnal Pembaruan Pedesaan dan Agraria, Edisi 1 Tahun 2007, KARSA&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-6787297759494277306?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/6787297759494277306/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2008/09/rakyat-dan-lingkungan-mensubsidi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/6787297759494277306'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/6787297759494277306'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2008/09/rakyat-dan-lingkungan-mensubsidi.html' title='Artikel'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLvZtHquSEI/AAAAAAAAAEo/xxvYPFiWS-w/s72-c/31%2520Pabrik%2520Pengolahan%2520Bijih23.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-5727443539595664203</id><published>2008-09-01T11:47:00.008+07:00</published><updated>2009-10-01T02:48:24.661+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Galeri foto'/><title type='text'>GALERY  FOTO-Komunitas</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: center;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;KOMUNITAS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLuCqC3QyDI/AAAAAAAAAEQ/ugbYC04RuDs/s1600-h/My+Best+Friend_Ruli.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLuCqC3QyDI/AAAAAAAAAEQ/ugbYC04RuDs/s400/My+Best+Friend_Ruli.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5240926250210478130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Foto: Ruli&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLuCqbJdULI/AAAAAAAAAEY/Nn4MFjrq94w/s1600-h/Bornanta_jembatan+batangtoru.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLuCqbJdULI/AAAAAAAAAEY/Nn4MFjrq94w/s400/Bornanta_jembatan+batangtoru.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5240926256729247922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Foto:Bornanta di jembatan batangtoru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLuCMvlA9rI/AAAAAAAAAEA/sybIMSSjQX0/s1600-h/Di+Tor+Manjuram.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLuCMvlA9rI/AAAAAAAAAEA/sybIMSSjQX0/s400/Di+Tor+Manjuram.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5240925746817463986" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Foto:Di Tor(Puncak) Manjuram-sipente&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLuCMnhqAjI/AAAAAAAAAEI/907OjolSAl0/s1600-h/Di+Tor+Manjuram1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLuCMnhqAjI/AAAAAAAAAEI/907OjolSAl0/s400/Di+Tor+Manjuram1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5240925744655893042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Di Tor(Puncak) Manjuram-sipente&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLuBnmLCPAI/AAAAAAAAAD4/V4vUXvziWFM/s1600-h/Di+Tor+Manjuram2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLuBnmLCPAI/AAAAAAAAAD4/V4vUXvziWFM/s400/Di+Tor+Manjuram2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5240925108637416450" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLuAUXuVQvI/AAAAAAAAADg/5b38FTv9Onw/s1600-h/My+Best+Friend_Beken.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLuAUXuVQvI/AAAAAAAAADg/5b38FTv9Onw/s400/My+Best+Friend_Beken.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5240923678829789938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLuAUW_yicI/AAAAAAAAADo/ppJjqOOuTK0/s1600-h/My+Best+Friend_mukmin.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLuAUW_yicI/AAAAAAAAADo/ppJjqOOuTK0/s400/My+Best+Friend_mukmin.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5240923678634576322" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLuBnrN8UmI/AAAAAAAAADw/ouEfewThiVA/s1600-h/Siais_expdc.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLuBnrN8UmI/AAAAAAAAADw/ouEfewThiVA/s400/Siais_expdc.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5240925109991789154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;di danau siais&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLt2hHImhcI/AAAAAAAAADY/urdbKAlWUrQ/s1600-h/danau+siais.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLt2hHImhcI/AAAAAAAAADY/urdbKAlWUrQ/s400/danau+siais.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5240912902598591938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLt0bz8KoFI/AAAAAAAAADI/JYkLjP8lvGM/s1600-h/Once+Upon+A+Time+In+Panyabungan2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLt0bz8KoFI/AAAAAAAAADI/JYkLjP8lvGM/s400/Once+Upon+A+Time+In+Panyabungan2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5240910612523556946" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;suatu waktu di panyabungan&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLt0cv-IVFI/AAAAAAAAADQ/wtzwsxFAzgA/s1600-h/Once+Upon+A+Time+In+Panyabungan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLt0cv-IVFI/AAAAAAAAADQ/wtzwsxFAzgA/s400/Once+Upon+A+Time+In+Panyabungan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5240910628637922386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-5727443539595664203?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/5727443539595664203/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2008/09/galery-foto-dongan-dongan.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/5727443539595664203'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/5727443539595664203'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2008/09/galery-foto-dongan-dongan.html' title='GALERY  FOTO-Komunitas'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLuCqC3QyDI/AAAAAAAAAEQ/ugbYC04RuDs/s72-c/My+Best+Friend_Ruli.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-5221931082949232305</id><published>2008-08-31T22:54:00.006+07:00</published><updated>2008-08-31T23:31:30.025+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Panorama Batangtoru'/><title type='text'>GALERY  FOTO</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLrDvwyAuTI/AAAAAAAAACY/4KrTbp7TD_g/s1600-h/parsariran.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLrDvwyAuTI/AAAAAAAAACY/4KrTbp7TD_g/s400/parsariran.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5240716341714925874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Foto:parsariran(congke-congke)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rangka Pelestarian Ikan Jurong9Mera) Di Parsariran Sedang di galakkan lubuk Larangan,masyarakat hanya bisa memanen ikan dalam jangka yang ditentukan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLrBHY0q7cI/AAAAAAAAACA/ou9FyZPjWb4/s1600-h/danau+siais2.jpg"&gt;&lt;span style="font-family: lucida grande; color: rgb(51, 0, 51);font-size:180%;" &gt;PANORAMA BATANGTORU&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLrErjtUlII/AAAAAAAAACw/n74ND6qMSTY/s1600-h/Pantai+Barat_muara+Batangtoru2.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLrErjtUlII/AAAAAAAAACw/n74ND6qMSTY/s400/Pantai+Barat_muara+Batangtoru2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5240717368997745794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt; &lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLrCUF6dDmI/AAAAAAAAACI/qxowrmjKZsk/s1600-h/Pantai+Barat_muara+Batangtoru1.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLrCUF6dDmI/AAAAAAAAACI/qxowrmjKZsk/s320/Pantai+Barat_muara+Batangtoru1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5240714766839516770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLrCUWZHNTI/AAAAAAAAACQ/V6lkK_EaS9s/s1600-h/Pantai+Barat_muara+Batangtoru.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLrCUWZHNTI/AAAAAAAAACQ/V6lkK_EaS9s/s320/Pantai+Barat_muara+Batangtoru.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5240714771263075634" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Foto: Panorama Pantai Barat Di Kecamatan Muara Batangtoru-kecamatan ini merupakan pemekaran kecamatan batangtoru setahun yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLrErjtUlII/AAAAAAAAACw/n74ND6qMSTY/s1600-h/Pantai+Barat_muara+Batangtoru2.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLrBHY0q7cI/AAAAAAAAACA/ou9FyZPjWb4/s1600-h/danau+siais2.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLrBHY0q7cI/AAAAAAAAACA/ou9FyZPjWb4/s400/danau+siais2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5240713449065606594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Foto: Danau Siais&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLrErjtUlII/AAAAAAAAACw/n74ND6qMSTY/s1600-h/Pantai+Barat_muara+Batangtoru2.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-5221931082949232305?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/5221931082949232305/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2008/08/galery-foto.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/5221931082949232305'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/5221931082949232305'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2008/08/galery-foto.html' title='GALERY  FOTO'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLrDvwyAuTI/AAAAAAAAACY/4KrTbp7TD_g/s72-c/parsariran.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-1576870521770859124</id><published>2008-08-31T15:01:00.001+07:00</published><updated>2009-10-01T02:51:22.636+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tokoh'/><title type='text'>TOKOH</title><content type='html'>&lt;h1 class="firstHeading"&gt;Mansur Samin&lt;/h1&gt;       &lt;h3 id="siteSub"&gt;Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas&lt;/h3&gt;                 &lt;!-- start content --&gt;    &lt;p&gt;&lt;b&gt;Mansur Samin&lt;/b&gt; (lahir di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Batangtoru&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Batangtoru (belum dibuat)"&gt;Batangtoru&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatra_Utara" title="Sumatra Utara" class="mw-redirect"&gt;Sumatra Utara&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/29_April" title="29 April"&gt;29 April&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1930" title="1930"&gt;1930&lt;/a&gt;) adalah sastrawan Indonesia. Pendidikan terakhir: SMA Solo. Pernah menjadi guru, redaktur Siaran Sastra RRI Solo, redaktur mingguan &lt;i&gt;Adil&lt;/i&gt;, (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Solo" title="Solo"&gt;Solo&lt;/a&gt;), wartawan harian &lt;i&gt;Merdeka&lt;/i&gt; (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jakarta" title="Jakarta" class="mw-redirect"&gt;Jakarta&lt;/a&gt;), dan redaktur majalah &lt;i&gt;Cerpen&lt;/i&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sajaknya, "Raja Sisingamangaraja", mendapat Hadiah Kedua majalah &lt;i&gt;Sastra&lt;/i&gt; tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1963" title="1963"&gt;1963&lt;/a&gt;. Karya lainnya:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Perlawanan (kumpulan sajak, 1966)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kebinasaan Negeri Senja (drama, 1968)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tanah Air (kumpulan sajak, 1969)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dendang Kabut Senja (kumpulan sajak, 1969)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sajak-Sajak Putih (1969)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sontanglelo: Sajak-Sajak Cerita Rakyat (1996).&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Dia juga banyak menulis cerita anak-anak.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-1576870521770859124?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/1576870521770859124/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2008/08/tokoh.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/1576870521770859124'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/1576870521770859124'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2008/08/tokoh.html' title='TOKOH'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-4040399726846590402</id><published>2008-08-31T14:51:00.002+07:00</published><updated>2009-10-01T02:49:02.629+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hutan batangtoru'/><title type='text'>Diusulkan, Batangtoru Jadi Hutan Konservasi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLpPXfnU2sI/AAAAAAAAABw/FRjDWnhm0pc/s1600-h/Hutan+Batangtoru_hk1.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLpPXfnU2sI/AAAAAAAAABw/FRjDWnhm0pc/s400/Hutan+Batangtoru_hk1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5240588381441022658" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Medan, - Areal hutan lindung Batangtoru dan&lt;br /&gt;hutan produksi di sekitarnya seluas sekitar 95.000 hektar&lt;br /&gt;akan diusulkan menjadi hutan konservasi. Upaya&lt;br /&gt;tersebut terkait dengan penelitian Ian Singleton dari&lt;br /&gt;Pusat Konservasi Orangutan Sumatera (PKOS) tahun&lt;br /&gt;2003, yang menemukan sekitar 1.000 orangutan di&lt;br /&gt;hutan Batangtoru.&lt;br /&gt;"Saat ini kami sedang melobi pemerintah kabupaten di&lt;br /&gt;mana Hutan Batangtoru berada. Mudah-mudahan&lt;br /&gt;pemerintah setuju untuk menetapkan status kawasan&lt;br /&gt;konservasi di Batangtoru agar populasi orangutan yang&lt;br /&gt;ada di sana terlindungi," kata Direktur PKOS Suherry di&lt;br /&gt;Medan, Sabtu (18/9).&lt;br /&gt;Hutan Batangtoru memiliki areal sekitar 15.000 hektarterbentang dari Kabupaten Tapanuli Selatan, Tapanuli&lt;br /&gt;Tengah, hingga Tapanuli Utara. Bulan Juli lalumasyarakat menemukan seekor bayi orangutan berumur&lt;br /&gt;3 tahun. Melalui Badan Konservasi Sumber Daya Alam IISibolga dan Yayasan Samudera, masyarakat&lt;br /&gt;menyerahkannya kepada PKOS di Medan untuk segeradirehabilitasi di Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang.&lt;br /&gt;Selain kawasan Batangtoru, orangutan juga banyakterdapat di tiga blok hutan di sekitar Kawasan Ekosistem&lt;br /&gt;Leuser (KEL). Di antaranya berada di Kabupaten AcehSingkil, Aceh Tenggara, dan Aceh Selatan. Kemudian di&lt;br /&gt;Kabupaten Langkat, Aceh Tamiang, Aceh Timur, danAceh Utara. Selanjutnya di Kabupaten Aceh Tengah,&lt;br /&gt;Bener Meriah, dan Gayo Lues. Di ketiga blok itu terdapat sekitar 5.000 orangutan. (HAM)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:Kompas&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-4040399726846590402?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/4040399726846590402/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2008/08/diusulkan-batangtoru-jadi-hutan.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/4040399726846590402'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/4040399726846590402'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2008/08/diusulkan-batangtoru-jadi-hutan.html' title='Diusulkan, Batangtoru Jadi Hutan Konservasi'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLpPXfnU2sI/AAAAAAAAABw/FRjDWnhm0pc/s72-c/Hutan+Batangtoru_hk1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-6946410440471260795</id><published>2008-08-31T14:42:00.003+07:00</published><updated>2009-10-01T02:49:44.305+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hutan batangtoru'/><title type='text'>DAS Batang Toru, Benteng Terakhir Habitat Orangutan Sumatera</title><content type='html'>&lt;span class="reporter"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;strong&gt;Medan&lt;/strong&gt; - Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Toru di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara (Sumut), merupakan benteng terakhir habitat Orangutan Sumatera. Hal ini terkuak dari hasil survei yang dilakukan sejumlah lembaga lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian ini selama hampir dua tahun yang dilakukan Conservation International Indonesia (CI) bekerjasama dengan LIPI, ICRAF dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumut II, berhasil mengidentifikasi lokasi-lokasi habitat orangutan Sumatera dan satwa lain yang penting untuk segera dilindungi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lokasi-lokasi ini berada dalam ketiga wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara dan Tapanuli Selatan. Dalam kajian ini diketahui estimasi populasi Orangutan Sumatera di bagian barat DAS Batang Toru sebanyak 380 ekor dengan kerapatan populasi 0.2-0.82 individu per kilometer persegi," kata Rondang Siregar, Manager Program Konservasi Orangutan Batang Toru kepada wartawan di Medan, Jumat (30/3/2007).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Rondang, estimasi populasi ini berdasarkan perhitungan dengan metode &lt;i&gt;line transect nest-count&lt;/i&gt;. Yakni berdasarkan jumlah sarang Orangutan dalam satu transek penelitian. Berdasarkan hasil survei ini, keberadaan dan sebaran populasi orangutan Sumatera telah diidentifikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wilayahnya meliputi kawasan hutan produksi yang dikelola PT Teluk Nauli, hutan lindung dan hutan suaka alam serta sebagian kecil konsesi eksplorasi pertambangan emas PT Newmont Horas Nauli, kawasan rencana eksploitasi panas bumi PT. Medco Geotermal Indonesia dan daerah tangkapan air PLTA Sipan Sihaporas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekitar 60 persen lokasi habitat Orangutan tumpang tindih dengan lokasi kontrak karya antara HPH Teluk Nauli dan geothermal," kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain Orangutan Sumatera (Pongo Abelii) hasil penemuan lainnya adalah Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae), Beruang Madu (Helarctos Malayanus), Kukang (Nycticebus Coucang), Kambing Hutan Sumatera (Naemorhedus Sumatrensis), Tapir (Tapirus Indicus), Kucing Emas (Pardofelis Marmomata) dan Rusa Sambar (Cervus Unicolor).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Adanya hasil survei ini tentu saja memberikan gambaran bahwa banyak terdapat kekayaan hayati Sumatera Utara yang belum tersingkap," kata Luhut Sihombing, Kepala BKSDA Sumut II. &lt;b&gt;  ( rul / mar )&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="reporter"&gt;&lt;strong&gt;Sumber:Khairul Ikhwan&lt;/strong&gt; - detikFood&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-6946410440471260795?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/6946410440471260795/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2008/08/das-batang-toru-benteng-terakhir.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/6946410440471260795'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/6946410440471260795'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2008/08/das-batang-toru-benteng-terakhir.html' title='DAS Batang Toru, Benteng Terakhir Habitat Orangutan Sumatera'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-4914750178598405952</id><published>2008-08-29T15:04:00.004+07:00</published><updated>2008-08-29T15:35:01.341+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hutan batangtoru'/><title type='text'>HUTAN BATANGTORU-HARTA KARUN TAPANULI</title><content type='html'>Batangtoru,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lokasi dan Kondisi Umum&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLeydfJiNrI/AAAAAAAAABg/LrHz2vcv4qo/s1600-h/Peta+Hutan+Batangtoru.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 363px; height: 274px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLeydfJiNrI/AAAAAAAAABg/LrHz2vcv4qo/s320/Peta+Hutan+Batangtoru.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239852911116302002" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Kawasan Hutan Batang Toru terdiri&lt;br /&gt;dari Blok Barat dan Blok Timur&lt;br /&gt;(Sarulla), secara geografis terletak&lt;br /&gt;antara 98° 53’ - 99° 26’ Bujur Timur dan&lt;br /&gt;02° 03’ - 01° 27’ Lintang Utara. Hutan&lt;br /&gt;alami (primer) di Batang Toru yang tersisa&lt;br /&gt;saat ini diperhitungkan seluas 136.284 ha&lt;br /&gt;dan berada di Blok Barat seluas 81.344 ha&lt;br /&gt;dan di Blok Timur seluas 54.940 ha. Secara&lt;br /&gt;administratif berada di 3 Kabupaten yaitu&lt;br /&gt;Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli&lt;br /&gt;Selatan dengan luas hutan di masing-&lt;br /&gt;masing kabupaten sebagai berikut:&lt;br /&gt;• Kabupaten Tapanuli Utara: Kawasan&lt;br /&gt;hutan Batang Toru yang termasuk kedalam&lt;br /&gt;daerah Tapanuli Utara adalah&lt;br /&gt;seluas 89.236 ha atau 65,5% dari luas&lt;br /&gt;hutan. Air dari hutan Batang Toru diTapanuli Utara mengairi persawahan&lt;br /&gt;luas di lembah Sarulla dan hulunya&lt;br /&gt;dari DAS Sipansihaporas dan Aek Raisan&lt;br /&gt;berada di Tapanuli Utara. Pegunungan&lt;br /&gt;yang paling tinggi di Batang&lt;br /&gt;Toru berada di Tapanuli Utara (DolokSaut 1.802 m dpl)&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLevmyUluEI/AAAAAAAAABQ/Ys6tnd02Vzk/s1600-h/Hutan+Batangtoru3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLevmyUluEI/AAAAAAAAABQ/Ys6tnd02Vzk/s400/Hutan+Batangtoru3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239849772346882114" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Kabupaten Tapanuli Tengah: Hutan&lt;br /&gt;Batang Toru yang termasuk daerah TapanuliTengah adalah seluas 15.492 ha&lt;br /&gt;atau 11,4% dari luas hutan. Kawasan&lt;br /&gt;hutan Batang Toru di Tapanuli Tengahmerupakan daerah tangkapan airbagi PLTA Sipansihaporas.Areal sekitar&lt;br /&gt;Sipansihaporas merupakan hutan ditebing kapur yang sangat indah dengan&lt;br /&gt;banyak air terjun. Hulu DAS Garogadan DAS Tapus berada di Tapanuli Tengah. Kawasan Bukit Anugerah yang sedang&lt;br /&gt;dibangun untuk dijadikan sebagai kawasan ekowisata Tapanuli Tengah, berada di&lt;br /&gt;tepi hutan Batang Toru.&lt;br /&gt;• Kabupaten Tapanuli Selatan: Kawasan hutan Batang Toru yang termasuk ke dalam&lt;br /&gt;daerah Tapanuli Selatan adalah seluas 31.556 ha atau 23,1% dari luas hutan. Air&lt;br /&gt;dari sungai Batang Toru dan Aek Garoga menjadi penting untuk perkebunan luas&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;yang berada di daerah hilir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLex2fASedI/AAAAAAAAABY/Oq02bFjDsXE/s1600-h/Fauna+Hutan+Batangtoru3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 313px; height: 128px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLex2fASedI/AAAAAAAAABY/Oq02bFjDsXE/s320/Fauna+Hutan+Batangtoru3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239852241062623698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Kondisi Hutan dari Segi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Topografi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Keadaan topografi di kawasan hutan Batang Toru sangat curam. Berdasarkan peta&lt;br /&gt;kontur sebagian besar kelerengan berkisar &gt; 40%, dan lebih curam lagi di Blok&lt;br /&gt;Timur Sarulla. Tanah di hutan Batang Toru termasuk yang peka terhadap erosi.&lt;br /&gt;Hutan Batang Toru menjadi areal yang penting untuk mencegah banjir, erosi dan longsor&lt;br /&gt;di daerah Tapanuli ini yang rentan terhadap datangnya bencana alam, termasuk&lt;br /&gt;gempa. Dengan ketinggian sekitar 400-1.803 m di atas permukaan laut, kawasan hutanBatang Toru merupakan hutan pegunungan dataran rendah dan dataran tinggi.Status hutan di Batang Toru saat ini sebagian besar tidak memadai untuk mewujudkan&lt;br /&gt;pengelolaan jasa lingkungan yang bisa memberikan manfaat keberlanjutan&lt;br /&gt;kepada masyarakat, kabupaten-kabupaten di Tapanuli, dan Propinsi Sumatera&lt;br /&gt;Utara. Status hutan Batang Toru saat ini sekitar 68,7 % Hutan Produksi (93.628 ha),&lt;br /&gt;APL 12,7 % (17.341 ha) dan sebagian Hutan Lindung (Register) atau Suaka Alam&lt;br /&gt;18,6 % (25.315 ha). Saat ini sedang sedang disiapkan usulan perubahan status untuk&lt;br /&gt;menjadikan hutan Batang Toru sebagai hutan lindung oleh kabupaten-kabupaten yang&lt;br /&gt;ada di Tapanuli.&lt;br /&gt;Air merupakan bagian penting bagi&lt;br /&gt;kehidupan manusia. Air dari hutan&lt;br /&gt;Batang Toru sangat penting bagi&lt;br /&gt;masyarakat di sekitarnya untuk perkebunan,&lt;br /&gt;pertanian lahan basah dan untuk keperluan&lt;br /&gt;rumah tangga di 3 Kabupaten tersebut.&lt;br /&gt;Hutan Batang Toru merupakan daerah&lt;br /&gt;tangkapan air untuk 10 sub-DAS. Kawasan&lt;br /&gt;DAS ini masih memiliki tutupan hutan&lt;br /&gt;yang utuh di bagian hulunya dan mempunyai&lt;br /&gt;fungsi penting sebagai penyangga dan&lt;br /&gt;pengatur tata air maupun sebagai pencegah&lt;br /&gt;bencana. Sepuluh sub-DAS (garis biru tebal&lt;br /&gt;di peta) berasal dari Hutan Batang Toru,&lt;br /&gt;yaitu: Sipansihaporas; Aek Raisan; Batang&lt;br /&gt;Toru Ulu; Sarulla Timur; Aek Situmandi;&lt;br /&gt;Batang Toru Ilir (Barat dan Selatan); Aek&lt;br /&gt;Garoga; Aek Tapus; Sungai Pandan. Sub-&lt;br /&gt;DAS yang paling besar terdapat di blok&lt;br /&gt;hutan Batang Toru Sebelah timur, yaitu&lt;br /&gt;Batang Toru timur (atau disebut juga dengan&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLe0cZUUfYI/AAAAAAAAABo/bqPm61-lz5M/s1600-h/Hutan+Batangtoru5.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLe0cZUUfYI/AAAAAAAAABo/bqPm61-lz5M/s320/Hutan+Batangtoru5.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239855091394313602" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Aek Namapar/Aek Puli).&lt;br /&gt;DAS Sipansihaporas&lt;br /&gt;PLTA Sipansihaporas sudah beroperasi sejak&lt;br /&gt;tahun 2002 dengan kapasitas 50 MW.&lt;br /&gt;Luas DAS 20.792 ha; Status Hutan Lindung&lt;br /&gt;(Register 13) seluas 10.106 ha, status&lt;br /&gt;Hutan Produksi seluas 8.909 ha, dan status&lt;br /&gt;perkebunan besar seluas 800 ha. DAS Sipansihaporas&lt;br /&gt;yang sudah digunduli seluas&lt;br /&gt;1.680 ha. Luas genangan dam adalah 18.4&lt;br /&gt;ha. Saat ini 1.127 ha dari DAS Sipansihaporas,&lt;br /&gt;yang penutupan lahan hutan primer&lt;br /&gt;di kelerengan yang terjal masih berstatus sebagai&lt;br /&gt;lahan HPT di Tapanuli Tengah.&lt;br /&gt;DAS Aek Garoga&lt;br /&gt;Sisa hutan yang di hulu Aek Garoga sangat&lt;br /&gt;penting sebagai sumber dan penyangga&lt;br /&gt;air untuk seluruh perkebunan, persawahan,&lt;br /&gt;pertanian dan rumah tangga yang tinggal di&lt;br /&gt;Kecamatan Sibabangun dan di Kecamatan&lt;br /&gt;Batang Toru di Tapanuli Selatan. Sisa hutan&lt;br /&gt;primer di hulu DAS Aek Garorga saat ini&lt;br /&gt;sekitar 4.484 ha dengan status HPT.(SUMBER:Yayasan Ekosistem Lestari-Medan)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-4914750178598405952?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/4914750178598405952/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2008/08/hutan-batangtoru.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/4914750178598405952'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/4914750178598405952'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2008/08/hutan-batangtoru.html' title='HUTAN BATANGTORU-HARTA KARUN TAPANULI'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLeydfJiNrI/AAAAAAAAABg/LrHz2vcv4qo/s72-c/Peta+Hutan+Batangtoru.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-8823024354740032303</id><published>2008-08-29T00:35:00.001+07:00</published><updated>2009-10-01T02:50:12.175+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tambang emas'/><title type='text'>MENDEKATI  TAHAP AKHIR PTAR BERIKAN GANTI RUGI LAHAN KE SEJUMLAH PEMILIK DI BATANGTORU</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Batangtoru,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt;PT AGIN COURT RESOURCES (PTAR) &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;mencairkan biaya ganti rugi /pembebasan lahan secara simbolis&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; Kepada&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; sejumlah pemilik yang berkisar 32 orang bertempat di Bascamp martabe Aekpining.senin 4/8 belum lama ini.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Kordinator pembebasan lahan yg diketuai oleh HM ISROK Harahap Asisten III Bupati Tapsel dalam sambutannya &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;dihadapan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;pemilik tanah serta undangan menjelaskan penandatanganan peralihan hak kepada pemilik lahan dari&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; PTAR.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Ini didasari dengan seleksi berkas-berkas dgn teliti dan ketat sejak pembebasan dari priode I sampai priode ke VI saat ini&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; dan upaya penadatanganan PTAR berjalan dengan langgeng&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;,lanjut Isrok harahap.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Sistem yg dipegang kordinator&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pem&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;bebasan lahan menyangkut dgn pajak langsung&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; dipotong dari pemilik lahan dengan menyesuaikan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;NJOP(Nilai Jual Objek pajak) &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;pph,dan PBB &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;yang realisasinya melelui kantor pelayanan pajak Tapanuli Selatan dan mengenai hal ini sesuai&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; dengan pasal 21 UU perpajakan /pajak &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;tersebut sudah disetor ke kas Negara dan daerah setempat demikia&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;n HM ISROK HARAHAP Menjelaskan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Camat kecamatan Batangtoru Ibnussalam Harahap Ssos Msi pd kesempatan yg sama mengutarakan bahwa proses&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; penelitian pemilik lahan pada hari ini sudah diproses sampai empat lapis penyelidikan atas hak pemilik atau seleksi ketat&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; terhadap seluruh keluarga pemilik yg berkaitan dgn haknya pada lahan tersebut yg akan diganti rugi oleh PT AR &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;dari petugas kata IBNUS SALAM .&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Seterusnya manager&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; PT AGIN COURT RESOURCES, TED FOWLES &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;menerangkan pembebasan lahan adalah langkah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; yang sangat penting dan sangat mengharapkan dukungan dari masyarakat dan pemerintah kiranya proses ini berjalan mulus.&lt;br /&gt;Dijelaskan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; perusahaan telah menjalakan penelitian&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; selama 11 tahun sejak 1997&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;saat itu diawali oleh PT NORMANDI terus dilanjutkan PT TOBA MINING&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; beralih ke PTNEWMONT&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; dan sekarang dilanjutkan oleh PT AGIN COURT RESOURCES (Samiun/Arifin Sibuea)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: -81pt; text-align: left;"&gt;Kordinator pe&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: -81pt;"&gt;PT AGIN COU&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-8823024354740032303?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/8823024354740032303/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2008/08/mendekati-tahap-akhir-ptar-berikan.html#comment-form' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/8823024354740032303'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/8823024354740032303'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2008/08/mendekati-tahap-akhir-ptar-berikan.html' title='MENDEKATI  TAHAP AKHIR PTAR BERIKAN GANTI RUGI LAHAN KE SEJUMLAH PEMILIK DI BATANGTORU'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-8289956761004597538</id><published>2008-08-28T13:32:00.001+07:00</published><updated>2009-10-01T02:50:46.164+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Panorama Batangtoru'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wisata batangtoru'/><title type='text'>PANORAMA  DANAU SIAIS  PULUHAN TAHUN TERABAIKAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLbZe24FN_I/AAAAAAAAABE/69iEhhsjvsk/s1600-h/Danau+Siais.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLbZe24FN_I/AAAAAAAAABE/69iEhhsjvsk/s320/Danau+Siais.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239614340642191346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;.Danau Siais&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLZIJeYYk2I/AAAAAAAAAAc/gp-eluuTECs/s1600-h/Danau+Siais.jpg"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Batangtoru,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;Danau Siais demikian masyarakat Tapanuliselatan menyebut namanya terletak kuranglebih 47km &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;dari kota Batangtoru menuju arah pantai barat diwilayah Propinsi SumateraUtara . keindahan danau&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; Siais sangatlah berpotensi menjadi objek wisata domestic maupun mancanegara karena potensi yang&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; dimilikinya tidaklah kalah dengan danau singkarak&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;,&lt;span style="font-size:130%;"&gt;maninjou yang ada dipropinsi sumatera Barat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;bahkan danau toba di parapat&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;di tempat ini&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;banyak menyimpan keunikan seperti dikampung rianiate&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;,Kecamatan angkola barat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tapanuliselatan terdapat sungai kecil dekat mesjid masyarakat rianiate yang mana sungai tersebut memiliki ikan jurung yg sudah ratusan tahun tetap berada disungai tsb.jumlahnya sangatlah begitu banyak dan besar.menurut cerita masyarakat rianiate bahwa ikan tersebut sengaja ditebar oleh seorang syeh yg sakti saat itu dan berpesan pada masyarakat bilamana ikan yang disungai ini masih berada dan bertambah maka bolehlah penduduk tetap tinggal&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; dikampung rianite ini tapi kalau ikan tersebut&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;berkurang atau tidak adalagi maka secepatnyalah masyarakat disini&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;agar meninggalkan kampong ini demikian secara singkat cerita ikan jurung tersebut yang dikatakan AB&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;lubis penduduk rianiate pada penulis. Minggu 10/8 . dan ab. Lubis menambahkan keunikan ikan jurung yang ada disungai kecil itu&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;tidak boleh dimakan selama berada disungai dan bila ada yg berani utk memakannya maka harus&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;bertanggung jawab menanggung resikonya sangat membahyakan ujar ab.lubis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;kira kira 5 km dari kampung rianiate baru kita menikmati pemandangan yg indah danau siais yg tampak masih alami penduduk disini dalam kesehariannya berpropesi sebagai penangkap ikan dan menyaleh ikan tangkapan untuk dijual ke berbagai daerah ada lagi tempat yg begitu mempesona dengan keindahan alam air terjun bersar 10 km dari danau siais air terjun mengalir dari ketinggian kurang lebih 200m serta dikelilingi hutan alami yg sangat sejuk bila kita berada ditempat ini dan kalau kita bandingkan air terjun yg ada disiais ini dgn air terjun lembah anai propinsi sumaterabarat tidak kalah potensi keindahannya jadi bila merenungi keindahan alam yg dimiliki kab.tapanuli selatan telah disiasiakan /terabaikan sehingga kekayaan alam ini tidak dapat tersentuh oleh para investor dari luar sangat disayangkan pemerintah pusat /setempat dalam hal ini kabupaten tapanuliseltan mengabaikan keindahan alam yg berpotensi dibidang pariwisata baik domestic atupaun mancanegara .&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;Saat ini jalan menuju ke danau siais yg telah dilaksanakan oleh pekerjaan umum(Pu) yg baru dikerjakan lebih kurang satu tahun sangat disayangkan bahwa jalan tersebut telah banyak mengalami kerusakan mulai dari simataniari hingga kelokasi danau siais dan sapai saat ini ada satu pembangunan jembatan dekat huta baringin yg pembangunannya masih terkendala dalam hal ini pembangunan jalan tersebut perlu ditinjau ulang pelaksanaan proyek tersebut demi kualitas serta&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; mutu pembangunan jalan yg telah dianggarkan oleh Negara tsb. Bisa dimanpaatkan masyarakat tidak sia sia atau terkesan menghamburkan biaya yg besar bilangannya namun pemanpaatannya Cuma bisa dinikmatidalam waktu yg singkat . ( Samiun siregar/Arifin Sibuea )&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLbWyaK7DJI/AAAAAAAAAA8/QVWxUjKlkx0/s1600-h/danau+siais2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLbWyaK7DJI/AAAAAAAAAA8/QVWxUjKlkx0/s400/danau+siais2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239611377999088786" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Foto: Dua Orang Warga Berpose Berlatar belakang Danau Siais,saat ini danau siais belum tersentuh pembangunan,nampak masih asli/alami&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-8289956761004597538?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/8289956761004597538/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2008/08/panorama-danau-siais-puluhan-tahun.html#comment-form' title='13 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/8289956761004597538'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/8289956761004597538'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2008/08/panorama-danau-siais-puluhan-tahun.html' title='PANORAMA  DANAU SIAIS  PULUHAN TAHUN TERABAIKAN'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SLbZe24FN_I/AAAAAAAAABE/69iEhhsjvsk/s72-c/Danau+Siais.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>13</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1905657179128240699.post-4686103690148784280</id><published>2008-08-28T13:17:00.000+07:00</published><updated>2008-08-28T13:31:21.806+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='listrik'/><title type='text'>KONSUMEN PLN  BATANGTORU MENGELUH ARUS LISTITRIK PADAM TAK MENENTU</title><content type='html'>&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Batangtoru&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pelanggan /konsumen Pln dibatangtoru mengeluh akibat seringnya arus listirik padam secara tiba-tiba &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dan tidak menentu jadwal pemadamannya sehingga pelanggan merasa dirugikan pihak pln sebab pelanggan tetap menanggung beban rekening listirik yang harus dibayar tiap bulannya walau arus listirik hampir setiap hari padam dengan cara mendadak demikian diungkapkan salah seorang pelanggan pln Amrin siregar SH warga kecamatan Batangtoru pada penulis. Jum’at 15/8 mengatakan kayakmya ada indikasi Pln batangtoru melakukan pemadaman dgn unsure kesengajaan dugaan saya ini sangat memungkinkan meteran listirik melompat-lompat atau melonjak alias tidak stabil yg mengakibatkan pembayaran rekening listirik naik drastic ujung ujungnya toh pihak konsumen yg dirugikan kata Amrin siregar pelanggan pln diBatangtoru.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                 &lt;/span&gt;Amri lubis bendahara DPD TAPSEL Lembaga swadaya masyarakat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Forum Republik Indonesia satu meminta kepada PT PLN Tapanuli selatan agar membuat kebijakan terhadap permasalahan yang menyangkut&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ketidak senanangan para konsumen PLN yakni memberikan sikap disiplin bilamana memang ada pemadaman secara &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Bergiliran PTPLN cabang Tapanuliselatan harus teransparan supaya pemakai arus listirik pln tidak menimbulkan kecurigaan kecurigaan yang kurang nyaman didengar. Khususnya masyarakat Batangtoru menurut kami tidak mengetahui adanya pemadaman secara bergilir ucap Amri Lubis saat bincang bincang dgn Penulis.dikanttornya jl. Hapesong baru no. 04 Tapsel menanggapi problem ini pada hari yang sama .&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Ketika penulis Mengkonfirmasikan hal ini pada superpsor office rayon Batangtoru di Parsariran yakni R.siregar &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dalam waktu yang sama&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menjelaskan bahwa pemadaman listrik terjadi bukanlah ada unsur kesengajaan dari PT PLN dibatangtoru tapi memang ada jadwal pemadaman bergilir dari divisit gardu induk (GI) yang bertempat diBelawan dan ini harus bisa dimaklmi masyarakat khususnya diBatangtoru ini yg mungkin belum mengetahui hal ini dan sekali lagi saya tegaskan tidak ada unsur kesengajaan,&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;R Siregar menambahkan hal hal yang mengakibatkan arus listirik bisa padam dengan secara mendadak atau tiba tiba padam bisa saja dikarenakan ganguan dari berbagai hal salah satu contoh yaitu pohon yg dekat dengan tiang listirik &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Atau kabel pln umpamanya tumbang mengenai kabel atau bisa saja tiang listiri rubuh karena longsor ,ditimpah pohon&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Itukan bisaja jadi pasti terjadi pemadaman arus listirik inipun demi menjaga bahaya yg tidak diinginkan jadi harapan kami masyarakat bisa maklum atas terjadinya pemadaman listirik bukanlah unsur kesengajaan ( Samiun siregar ) &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1905657179128240699-4686103690148784280?l=batangtoruhariini.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/feeds/4686103690148784280/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2008/08/konsumen-pln-batangtoru-mengeluh-arus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/4686103690148784280'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1905657179128240699/posts/default/4686103690148784280'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://batangtoruhariini.blogspot.com/2008/08/konsumen-pln-batangtoru-mengeluh-arus.html' title='KONSUMEN PLN  BATANGTORU MENGELUH ARUS LISTITRIK PADAM TAK MENENTU'/><author><name>Batangtoru Hari ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03632935129100463755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ag_3NMKJYoA/SMYxZAcJKwI/AAAAAAAAAFg/Kwd82vGBQWc/S220/banner.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
